Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah gaya hidup kita menjadi tidak lepas dengan media komunikasi seperti media sosial. Penggunaan internet bukan hanya untuk kebutuhan bersosial, tetapi menjadi kegiatan sehari-hari dalam berbelanja dan berkomunikasi. Oleh karena itu, keamanan data pribadi di ruang digital sangatlah penting apalagi di era digital sekarang ini, maka dalam menggunakan internet hendaknya dengan memerhatikan pesan saat publish informasi di media sosial.

Sabtu, 21 Mei 2022, Andri Hutama Putra selaku President Director of ITSEC Asia dan Ani Berta selaku Content Writer yang mengupas keamanan di ruang digital. ITSEC merupakan salah satu penyedia layanan, solusi, dan teknologi keamanan informasi terbesar di kawasan Asia Pasifik, dengan jumlah karyawan ratusan dan memiliki lebih dari tujuh puluh pelanggan yang tersebar di seluruh kantor kami di lima negara. 

Keamanan data pribadi di ruang digital sangat penting. Andri Hutama Putra menyebutkan bahwa untuk keamanan di ruang digital bisa dimulai dari menjaga data pribadi. Memang secara tidak kita sadari bahwa pembagian data pribadi bisa tersebar lewat penggunaan berbagai aplikasi, bahkan aplikasi belanja dan games. Oleh karena itu, dalam penggunaan data pribadi tidak sembarang, sehingga dibutuhkan email dan password, termasuk nomor telepon.

Menurut Andri, dalam keamanan digital sangat penting. ITS EC Asia, sebuah perusahaan yang berdiri 2004 berkembang dari hobi, yang mana bergerak di bidang cyber security berbasis consulting services dengan lebih mengarah pada B2B atau business to business. Mengembangkan ekosistem yang terkait dengam cyber security dengan visi dan misi untuk berkontribusi di Indonesia.

Berselancar di dunia digital dihadapkan juga dengan berbagai permasalahan di antaranya virus Malware, fishing atau pencurian, cyber crime, bahkan sekarang sedang mewabah online grooming. Oleh karena itu, kita harus menjaga data pribadi kita secara personal, keluarga, dan lingkungan jangan sampai terkena kejahatan dunia maya.

Untuk penyalahgunaan data, saya sendiri pernah mendapatkan SMS, telepon dan WA dari yang mengaku pinjaman online atas nama orang lain. SMS dan WA tersebut sangat mengganggu, mereka tidak menerima penjelasan, karena langsung menuduh sebagai limpahan dari pengutang dan ngomel-ngomel dan menghina. Hal tersebut sangat mengganggu privasi dan aktivitas, serta menjadi kekhawatiran akan data nomor handphone yang ternyata disalahgunakan oleh orang lain. Sejak itu, saya pun menggunakan keamanan dua tahap untuk aplikasi dan email, serta rajin mengubah password.

Hal yang menarik, Ani Berta selaku content writer memberi tips untuk pwnggunaan password sebaiknya dengan kata alay sehingga tidak mudah ditebak. Narasumber kedua ini menambahkan tips lainnya seperti rajin melakukan pengecekan pada email dan aplikasi. Adapun tips lainnya bagi para content creator sebagai berikut:
1. Sebagai creator, maka posisi kita sebagai agen of change bagi follower.
2.Tambah value pada postingan.
3.Terus bisa belajar atau relevan dengan aktivitas postingan kita.

Keamanan data pribadi di ruang digital ini menjadi salah satu perhatian bagi ITSEC, dan secara khusus dalam bisnis karena menjadi core bisnis ecosistem. Dalam hal ini, bagaimana pun data merupakan harta karun, maka harus dipelihara atau dijaga. Oleh karena itu bisa dimulai dengan menjaga diri kita, perlindungan data pribadi. Misalnya dengan meng-cluster email bagi perbankan, game, dan aplikasi. Kemudian install antivirus dan SSL.