Dalam setiap raga ada dangiang yang ada, kemudian dinggah pada setiap jejak yang menjadi cerita setiap langkah. Dalam cerita Arya Saloka Dharmaraja, bahwa hinggap dalam setiap keadaan, setiap manusia akan merasa benar atas apa yang dikatakananya dengan berbagai keadaan yang mewujud pada suatu hal dengan penetapan yang sudah Tuhan tentukan. Suatu titah yang mengajak pada kebenaran, sebenarnya bisa dilihat pada segala sisi yang menjadikan orang tersebut mengerti. Ada banyak hal yang da[at membuat berada pada posisi yang sungguh tidak diinginkannya, tetapi tetap melaksanakan hal tersebut karena keinginan yang menjadi hal tersebut ada.

Kami yang berada pada pemberi kabar, akan memberitahukan bahwa kehidupan bukan hanya sekedar materi dengan realitas yang menjadi lebih baik. Jiwa-jiwa yang terpapar itu menjadi keadaa yang menyatakan pada keadaan yang menyetujui mengenai hal tersebut. Sungguh kehidupan itu bukan hanya mengenai persepsi dan prasasti, tetapi mengenai segala hal yang menjadi bagian kehidupan. Ada banyak yang menyebut hal tersebut menjadio keadaan yang memastikan.

Sungguh dengan menyebutkan hal tersebut ada beberapa hal yang dapat dimengerti dengan proses perjalanan pada jalur cerita yang berbeda dan sama dengan berbagai peristiwa yang menunjukan bahwa itu bukanlah hal yang ada dengan keadaan yang berbeda.

Suatu hal yang menjadi bagian dari suatu perjalanan tersebut menyebut hal tersebut sebagai bagian yang menjadi kisah yang menjado suatu titath dalam setiap hal. Suatu hari, akan ada orang yang bijaksana dengan penuturan yang menyebut dirinya bagian hal yang sudah ada pada titik yang tidak dia kehendaki. seperti permata yang menjadi pondasi untuk mengerti dan mengenal tentang kehidupan yang menjadi acuan dan bagian dari berbagai hal yang sudah ditetapkan.

Ini bercerita tentang manusia. manusia yang tenggelam dalam keduaniaan dnegan mengatasnamakan spiritual, atau perjalanan yang mengatasnamakan keadaan yang berbeda. Suatu keadaaan yang menyebutkannya dengan waktu yang tidak terhingga dan menjadi beberapa yang menjadikan sang surya menjadi bagian dari belahan jiwa.