Untittled

Langit pagi ini sangat terang, biru dengan balutan awan putih yang bergerak dengan riang. Pagi ini kembali pikiran mengingatmu akan perjalanan, saat melangkah dengan menyusuri setiap hal yang tak pasti dan seakan tanpa tujuan.

Lintasan-lintasan pikiran akan kenangan, mengingatmu kembali sebagai guru, teman dan Bapak yang saling berbagi pengalaman perjalanan kehidupan.

Semangat dan cerita panjangmu kadang saya hentikan, degap hal yang akan dipaparkan selalu saya dengarkan. Sebuah perjalanan yang terkenang akan warna warni kisah yang tak bertuan.

Selamat jalan, Tuan… Ketenangan dan kebahagiaan semoga selalu menyertaimu. Dalam shalatku teriring doa untukmu, semoga engkau sekarang sudah berada di sisi-Nya dan Nabi Muhammad.

Hiruk pikuk duni dengan segala lintasan pikiran memang akan membuat lelah, apalagi ada banyak cerita yang beradu warna dalam riak setiap cerita.

Semoga engkau sekarang sudah tenang dan bahagia. Maafkan, bila dalam kepergianmu selalu menyeretmu dalam keramaian dunia yang fana.

Jarak dimensi kuanggap sebagai perpisahan yang jauh, padahal dimensi itu hanya dalam sudut pandang terbatas pada indera yang menyapa.

Sesungguhnya engkau masih tetap hidup dan ada, hanya perbedaan dimensi yang membuatku terkungkung dalam duka.

Namun demikian, ada pembelajaran bahwa melepaskan itu baik, karena menghilangkan melekatan yang berputar-putar di sekitar pikiran. Kemelakatan akan kisah dan kenangan, Rabbi, semoga Engkau mengampuni hamba. Amin

Jenjang cerita yang mengupas berbagai hal realita, membawa diri menyadari, menerima takdir Tuhan. Pahit rasa di dada, jangan sampai menolak ketetapan Yang Maha Kuasa. Dalam diri jangan sampai seperti iblis yang menolak ketetapan manusia menjadi khalifah.

Rabbi, sesungguhnya hamba telah menyerahkan segala kenangan dan pikiran, hamba menerima ketetapan-Mu, Tuhan. Hamba mohon petunjuk dan jalan lurus-Mu dalam menjalankan hidup sebagai hamba dan khalifah. Amin

“Sebesar apapun rasa bersalahmu tak akan mengubah masa lalumu, dan sebesar apapun kekhawatiranmu tak akan mengubah masa depanmu. Tenangkan dirimu, sebab ujung dari segala urusan sesungguhnya adalah ketetapan Allah. Jika sesuatu tidak Allah tetapkan untukmu maka ia tak akan sampai kepadamu. Namun jika sesuatu telah Allah tetapkan untukmu, maka kau tak akan bisa lari dari itu.” ~ Umar bin Khattab r.a.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: