Ngobrol Bareng MPR, Memperkuat Nilai Kebangsaan

Tidak mudah bertemu dengan anggota MPR, selaku bagian legislatif tentunya sangat sibuk dengan segudang aktivitas mereka. Namun, pada Selasa, 27 November 2019 kemaren, netizen berkesempatan ngobrol bareng dengan MPR. Hadir Ibu Titi dan Pak Rizal dari Humas MPR RI dan Pak Zulkifli selaku wakil ketua MPR RI 2019-2014.

Acara yang dipandu oleh Mak Mira Sahid dan Mbak Lia sangat seru, karena dalam acara ini juga memperkenalkan tentang 4 pilar dan deklarasi netizen, yaitu:

  1. Memasyarakatkan ketetapan MPR.
  2. Memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Mengkaji sistem ketatanegaraan UUD NRI Tahun 1945 serta pelaksanaannya.
  4. Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945.

Hal tersebut membuat kita memahami bahwa dalam memperkuat kebangsaan itu dengan memahami falsafah dasar negara, yaitu Pancasila. Yang mana visi MPR sendiri adalah MPR menjadi rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat.

Pada dasarnya kebhinekaan adalah sebuah keniscayaan. Kita memang bhineka dan berbeda. Tapi dengan kebhinekaan itu, Indonesia semakin kuat. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk menjaga dan merawat kebhinekaan.

Dalam obrolan semalam sangat seru, yang mana para netizen dapat bercerita tentang kegelisahannya mengenai fenomena yang ada di Indonesia. Sejatinya, isu SARA sudah tidak lagi mnejadi bahan perdebatan di Indonesia sebab para pendiri bangsa Indonesia sejak dahulu sudah merumuskan dan menjadi satu kesepakatan bersama bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa Indonesia, bahkan menjadi elemen utama terbentuknya negara Indonesia.

Pada obrolan kali ini, wakil ketua MPR, Pak Zul melontarkan tentang pemilihan presiden langsung atau kembali dipilih oleh MPR. Saat itu, para netizen yang ditanya tentang hal tersebut langsung sontak bilang dipilih langsung.

Dalam lanjutannya, pemilihan langsung presiden dan kepala daerah itu telah menghabis uang triliun rupiah, disebutkan sampai 24 triliun. Pemilihan presiden kembali oleh MPR menjadi wacana menarik, karena di sini menggulirkan kembali model pemilihan lama.

Namun demikian, terlepas dari berbagai wacana yang ada, pemilihan presiden memang menghabiskan banyak uang, apalagi dengan perguliran pemilihan kepala daerah, namun demikian bagi saya sendiri pemilihan presiden penting untuk dipilih langsung oleh warga, namun kepala daerah sih silakan saja. Ini menurut pemikiran saya ya…:)

Ngobrol dengan MPR sangat seru, selaku netizen saya memahami akan kinerja MPR. Dalam mewujudkan visi MPR menjadi rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat, maka misi MPR adalah:

  1. Melaksanakan wewenang dan tugas konstitusional MPR sesuai dengan ketentuan UUD NRI Tahun 1945 dan peraturan perundang-undangan, dengan berlandaskan asas legalitas, asas kekeluargaan, musywarah dan gotong royong.
  2. Melaksanakan revitalisasi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara KEsatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal IKa serta ketetapan MPRS/MPR dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. Mengawal penataan sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan pelaksanaannya.
  4. Memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah tentang pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945 dalam setiap kebijakan nasional.
  5. Memperkukuh prinsip permusyawaratan, kerukunan nasional, perstuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
  6. Menegakkan etika kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya serta pertahanan keamanan.
  7. Meningkatkan akuntabilitas kinerja lembaga-lembaga negara dalam melaksanakan wewenang dan tugas yang diamanatkan oleh UUD NRI Tahun 1945 dalam rangka memenuhi hak kedaualtan rakayat untuk meningkatkan partisipasi dan akses informasi kepada masyarakat.
  8. Mewujudkan harmonisasi hubungan antar lembaga negara dalam melaksanakan wewenang dan tugas yang diamanatkan oleh UUD NRI Tahun 1945 berdasarkan prinsip checks and balances.
  9. Memperkuat harmonisasi dalam hubungan diplomatik antar parlemen dan antar negara sahabat dalam rangka mendukung pelaksanaan politik luar negeri yang bebas dan aktif serta fungsi diplomasi parlemen.

Demikian visi dan misi MPR RI. Semoga Ngobrol Bareng MPR, Memperkuat Nilai Kebangsaan. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: