Tasikmalaya Kota Kenangan, Tempat Kembali Pulang

Jauh di mata, dekat di hati. Itu bak perumpamaan untuk kampung halaman, Tasikmalaya Kota Kenangan, Tempat Kembali Pulang. Setiap pengembara tentunya rindu untuk pulang kampung, berada pada lingkungan yang pernah tinggal di sana, rindu suasananya.

Tasikmalaya yang letaknya di Jawa Barat, sebetulnya tidak jauh jaraknya dari ibukota Jakarta. Perjalanan ke sana bisa dilakukan bolak balik satu hari, karena waktu jarak tempuh biasanya hanya 5 atau 6 jam. Namun, pembangunan infrastruktur ruas jalan Bekasi-Karawang, perjalanan dengan mobil atau bis bisa lebih lama dari waktu jarak tempuh biasanya.

Gunung Galunggung

Melihat arus lalu lintas yang waktu tempuh menjadi lama, saya pun memilih menggunakan kereta api. Sebetulnya saya sejak lama memilih kereta api karena kereta api sekarang sudah berasa aman dan nyaman, sehingga pulang kampung dengan menggunakan kereta api pun menjadi alternatif setiap perjalanan saya ketika bepergian.

Untuk pemesanan kereta api, sekarang lebih mudah dengan banyaknya aplikasi kereta api online yang menyediakan tiket kereta api. Saya memilih Pegipegi ketika memesan tiket kereta api, apalagi bila mendadak harus pulang kampung. Saya tinggal buka aplikasi Pegipegi, lalu klik gambar kereta api, pesan tiket kereta api kemudian tulis destinasi yang dituju dan asal keberangkatan serta jadwal kereta api pada waktu berangkat. Pada lembaran berikutnya kita mengisi data pemesan kereta api, karena sudah langganan, saya tinggal klik saja karena data sudah tersedia. Apabila ingin memilih kursi, maka saya pun klik pilih kursi dan memilih kursi sesuai keinginan saya yang biasanya memilih duduk dekat jendela.

Tasikmalaya Kota Kenangan, Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif

Tasikmalaya bagi saya adalah kota kenangan sebagai kampung halaman, tempat saya pulang kampung. Bila pulang kampung, saya pun tidak lupa untuk jalan-jalan menelusuri wisata kreatifnya. Apa saja yang terdapat di Tasikmalaya?

Kampung Naga

  1. Kampung Naga

Kampung Naga suatu kampung budaya yang masih memegang tradisi kesundaan. Tradisi yang terlihat dari struktur rumah mereka yang masih beratap injuk dan berdinding anyaman bambu. Kampung ini masih terjaga tradisinya dari budaya sampai ke lingkungan dengan adanya hutan larangan. Suatu simbol tradisi dalam menjaga hutan dan melestarikan alam.

Dalam proses pertanian pun mereka pun melakukannya dengan organik. Begitu pun dengan peralatan rumah tangga yang secara kreatif dibuat sendiri, malah beberapa kerajinan tangan peralatan rumah tangga ini bisa kita dapatkan karena mereka menjualnya bagi para wisatawan yang datang. Bukan hanya mengundang para wisatawan, kampung ini pun mengundang para peneliti dari manca negara sebagai pusat penelitian dalam kearifan lokal di era globaliasi. Penasaran kan, yuks datang saja ke sini ya…

2. Gunung Galunggung

Bicara Tasikmalaya tidak lepas dengan Gunung Galunggung. Gunung yang membentang dari Garut sampai Tasikmalaya ini merupakan gunung yang pada letusannya tahun 1982 telah merusak pesawat terbang dan debunya sampai ke Australia. Suatu cerita yang bergulir diceritakan oleh para tetua saat berkumpul bersama.

Gunung Galunggung ini sangat indah pemandangannya. Belum lagi ada curug dan telaga atau situ Sanghyang yang letaknya tidak jauh dari Gunung Galunggung. Menuju kawah Gunung Galunggung tidak sesulit dengan gunung lainnya, anak-anak pun bisa sampai di kawah Gunung Galunggung. Perjalanan menuju kawah bisa kita naiki bersama keluarga karena jalannya sudah menggunakan tangga, tapi bukan tangga berjalan ya…

3. Kota Kerajinan Tangan

Tasikmalaya terkenal dengan ekonomi kreatif kerajinan tangan. Kerajinan tangan ini diolah dari alam, seperti bambu atau kayu. Ada beberapa daerah yang menjadi pusat kerajinan tangan, di antaranya Rajapolah dan Kawalu.

Pertama, Rajapolah dikenal dengan kerajinan tangan yang berasal dari alam seperti kayu dan bambu. Kreativitas kerajinan tangan ini bisa didaptkan dengan mudah di sini, dari mulai mainan anak-anak sampai ke peralatan rumah tangga.

Kedua, Kawalu, yang dikenal dengan daerah bordir. Tasikmalaya sangat terkenal dengan fashionnya, karena inovasi karya pakaian yang selalu uptodate. Ada istilah, hari ini ada dipakai oleh artis di sinetron, maka besoknya pakaian tersebut sudah ada yang jual. Nah, Kawalu ini sebagai salah satu daerah yang menjadi pusat bordir di Tasikmalaya. Kita bisa menemukan banyak pengrajin bordir pakaian di sini.

IMAG0505

Ketiga hal tersebut yang menjadi ciri khas dari Tasikmalaya. Belum lagi dengan kulinernya. Kalau saya biasa makandi rumah saat pulang kampung, untuk jajanan biasanya kita makan bakso. Di Tasikmalaya, banyak sekali tukang bakso yang enak dan harganya pun tidak jauh berbeda dengan harga di ibukota Jakarta alias mahal untuk ukuran daerah. Namun demikian, saya kalau pulang kampung tetap beli bakso, dan menjadikan Tasikmalaya Kota Kenangan, Tempat Kembali Pulang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: