CERDIK dalam Menjaga Penglihatan dan dan Mencegah Obesitas Sejak Dini

CERDIK dalam menjaga penglihatan dan mencegah obesitas sejak dini menjadi hal penting. Kementrian Kesehatan bidang Pencegahan Penyakit Tidak Menular sudah lama mengkampanyekan perilaku CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

Selasa, 8 Oktober 2019, Kementrian Kesehatan bidang Pencegahan Penyakit Tidak Menular memeringati Hari Penglihatan Sedunia dan Hari Obesitas Dunia dalam talkshow seputar pentingnya kesehatan mata dan menjaga gizi seimbang agar terhindar dari obesitas. Dengan narasumber dr. M. Siddik, SpM dari Perdami dan Yudhi Adrianto, S. GzRD dari Persagi yang dimoderatori oleh dr. Edduwar Idul Riyadi, Sp. KJ selaku Kasubdit Gangguan Indra dan Fungsional.

Gaya hidup sehat merupakan hal penting dalam menjaga kesehatan. dr. Cut Putri Arianie, M.H.Kes selaku Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan menekankan perubahan perilaku secara ABC, yaitu:

a) Adaptasi perilaku hidup sehat dengan memiliki pola makan sehat, aktifitas fisik seperti jalan kaki dan bersepeda, tidak merokok, tidak banyak menggunakan mobil atau motor, tidak makan makanan cepat saji (fast food) dan tidak malas gerak.

b) Biasakan seimbang. Seimbang di sini dalam perilaku makan dan gerak fisik.

c) Cek berat badan.

Dalam tuturan di atas, dr. Cut mengajak kita untuk berubah kepada perilaku yang sehat. Saya pun menjadi teringat dengan penggalan ayat Al-Quran, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka” (QS. Ar-Ra’d [13]: 11)

Memasuki sesi talkshow, dr. M. Siddik, SpM dari Perdami memaparkan tentang pentingnya menjaga penglihatan. Sajian data penglihatan dan tips menjaga kesehatan mata. Paparan dr. Siddik ini sangat penting apalagi di era digital sekarang ini yang sehari-hari kita tidak lepas dari gadget dan laptop. Saya sendiri dalam pekerjaan lebih banyak menggunakan gadget dan laptop, maka menjaga penglihatan menjadi hal yang sangat berkaitan dengan kehidupan saya sendiri.

Tips Menjaga Kesehatan Mata

Sekarang ini tidak terasa kita dalam sehari-hari ternyata tidak lepas dari layar gadget atau komputer. Padahal, melihat gadget terlalu lama dapat mengakibatkan rangsangan miopia (rabun jauh) pada anak dan astenopia (mata lelah) pada semua usia. Untuk mata lelah ini gejalanya dengan mata lelah, penglihatan buram, penglihatan ganda, sakit kepala, mata berair, silau, pegal sekitar alis, pelipis, dahi atau leher.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata sejak dini bisa dimulai sejak anak-anak sampai dewasa. Berikut tips dalam menjaga kesehatan penglihatan.

  1. Pencahayaan. Bagi anak-anak, perlu pencahayaan yang baik terutama saat membaca dan belajar. Anak-anak pun dianjurkan untuk melakukan kegiatan outdoor tiap hari agar terhindar dari miopia (rabun jauh). Bagi orang dewasa (terutama di atas 40 tahun), pencahayaan sangat penting untuk kegiatan sehari-hari, terutama membaca.
  2. Konsumsi makanan sehat.
  3. Hindari paparan ultraviolet-B, rokok, alkohol dan kemungkinan cedera saat kerja. Lebih baik menggunakan pelindung mata ketika beraktivitas dengan layar gadget atau laptop.
  4. Dalam penggunaan gadget atau komputer, dengan memerhatikan kelainan refraksi/kaca mata yang pelru dikoreksi dengan ukuran dan model kacamata yang tepat. Ketika menggunakan gadget atau komputer maka kita harus istirahat secara berkala, kemudian tempatkan sumber cahaya jauh dari layar. Bila berada dalam ruangan, maka memberikan tirai pada jendela atau memberikan filter anti silau (anti-glare filters) pada layar.

Mencegah Obesitas

Paparan berikutnya oleh Yudhi Adrianto, S. GzRD dari Persagi yang menjelaskan seputar gizi. Bicara gizi maka akan berkaitan dengan pola makan sehingga terhindar dari obesitas. Obesitas sendiri adalah penumpukan lemak berlebihan dalam waktu lama yang dapat menggangu kesehatan akibat energi yang masuk lebih besar dibanding energi yang dikeluarkan.

Saya sendiri merasa berada dalam keadaan obesitas, kegemukan. Hal yang sangat saya rasakan berasa bengkak dan ketika melakukan sholat sudah tidak nyaman dalam gerakannya. Maka, ketika Pak Yudhi paparkan tentang gizi, saya pun berniat untuk berubah perilaku menjadi perilaku yang sehat. Bagaimana mencegah obesitas?

  1. Pola makan, Setiap kali konsumsi makanan mengacu dengan 5 kelompok pangan, seperti makanan pokok, lauk pauk, sayur, buah dan air putih.
  2. Pola aktivitas fisik. Pola ini dengan melakukan aktivitas fisik dengan minimal waktu 30 menit setiap hari, seperti naik tangga dan cuci mobil sendiri.

Untuk pola makan, kita tidak lepas dari zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, lemak dan air. Adapun untuk zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral. Semuanya harus dimakan dengan seimbang, tidak salah satunya saja. Dalam mengatur pola makan ini kita harus melihat dengan 3 J, yaitub jumlah, jenis dan jadwal. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam mengatur makan harus teratur dan disiplin.

Kegiatan peringatan hari penglihatan sedunia dan hari oebsitas sedunia ini diakhiri dengan latihan menjaga mata. Dipandu oleh staf Kementrian Kesehatan, kami diajari cara mengecek mata. Seru, ternyata dapat dilakukan dengan mudah dan murah. Demikianlah, kita harus CERDIK dalam menjaga penglihatan dan mencegah obesitas sejak dini agar hidup kita lebih sehat dan bermanfaat, insya Allah. Amiiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: