Trastuzumab emtansine; Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Payudara

Trastuzumab emtansine; harapan baru bagi pasien kanker payudara. Belum lama saya mengenal obat Trastuzumab emtansine, obat ini merupakan obat tunggal yang mensinergikan dua perlawanan terhadap kanker, yaitu kemoterapi dan terapi target, dalam satu obat. Obat ini bekerja dengan cara mengikat reseptor HER2 di permukaan sel kanker dan memblokir sinyal HER2 yang menjadi penyebab pertumbuhan sel kanker dengan cepat.

Kanker payudara merupakan penyakit yang seringkali dikaitkan dengan gaya hidup kita sehari-hari. Mewaspadainya menjadikan kita selalu waspada dan rutin sadari diri sejak dini dengan memeriksa payudara sendiri. Hal yang terpenting juga untuk menjaga gaya hidup dengan pola makan sehat dan hidup sehat. Global warming sangat terasa dengan ekstrimnya cuaca di ibukota Jakarta, tempat yang saya tinggali sekarang, maka menghirup udara segar pegunungan menjadi pilihan untuk selalu piknik dan hiking untuk memberi kesehatan pada alur pernapasan kita.

Menjaga kesehatan itu sangat penting. Kanker payudara salah satu penyakit yang mengakibatkan kematian dan menjadi momok bagi para perempuan. Sebagai edukasi tentang kanker payudara, Roche sebagai salah satu perusahaan farmasi global mengadakan talkshow seputar kanker payudara dengan menghadirkan para narasumber yang kompeten dan berkualitas.

Rabu, 28 Agustus 2019, dengan tema Harapan Baru bagi Pasien Kanker Payudara, hadir sebagai narasumber Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD-KHOM dan Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM, yang secara gamblang memaparkan tentang kanker payudara.

Ada sekitar 1 dari 5 perempuan yang terdiagnosis dengan kanker payudara di seluruh dunia diketahui menderita jenis HER2-positif yang bersifat agresif. HER2 adalah suatu protein yang diproduksi oleh gen tertentu dan memiliki potensi untuk menyebabkan kanker jika terekspresi berlebihan di permukaan sel-sel.

HER2 Kanker Payudara

Sel kanker dengan overekspresi HER2 (HER2-positif) memiliki sekitar 2 juta protein HER2 di permukaannya sekitar 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan sel normal. Ekspresi protein yang sangat berlebihan ini menyebabkan sel tumbuh dan memperbanyak diri lebih cepat dan tidak terkontrol.

Dalam kasus kanker payudara, jika sel kanker hanya ditemukan di payudara dan dapat dioperasi, kanker tersebut tergolong dalam stadium dini. Sekitar 98% pasien dengan kanker payudara stadium dini akanbertahan hidup selama lima tahun jika diobati dengan baik. Adapun untuk istilah kanker payudara stadium lanjut bisa digunaka untuk aknker payudara yang sudah pindah ke organ tubuh lain (metastasis) atau stadium lanjut secara lokal. Stadium lanjut secara lokal artinya sel kanker telah menyebar dari payudara ke daerah kulit atau dinding dada tapi belum ke organ tubuh lain yang jauh-jauh.

Kanker payudara metastatik terjadi saat sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti tulang, hati, paru-paru dan otak. Penelitian menunjukkan bahwa secara statistik hanya satu dari empat orang terdiagnosa dengan kanker payudara stasium lanjut dapat bertahan hidup 5 tahun setelah terdiagnosa.

Pasien dengan kanker payudara HER2-positif diprediksikan memiliki harapan hidup yang lebih rendah dibanding pasien dengan kanker payudara HER2-negatif, Dalam 15 tahun terakhir, perkembangan perawatan kanker payudara HER2-positif sudah lebih maju. Pasien kanker payudara HER-positif dapat ditangani dengan terapi kemoterapi, radioterapi dan terapi target yang secara umum menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kanker payudara HER2-negatif.

Trastuzumab emtansine, Obat Terapi Target

Penjelasan tersebut dengan gamblang dijelaskan oleh dr. Andhika Rachman. Lebih lanjut mengatakan bahwa bagi pasien kanker payudara HER@-positif stadium lanjut, pengobatannya bertujuan untuk mengendalikan penyakitnya sehingga pasien dapat memiliki harapan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Trastuzumab emtansine adalah antibody-drug conjugate yang bekerja sebagai obat tunggal yang mensinergikan kemoterapi dan terapi target di dalam satu obat. Obat yang dirancang untuk menargetkan protein HER2 secara spesifik dan juga menghancurkan sel kanker dari dalam sel kanker itu sendiri dan mengurangi kerusakan pada jaringan sel normal lainnya sehingga mengurangi efek samping akibat komponen kemoterapi. Trastuzumab emtansine memberikan rata-rata survival hingga 30,9 bulan dan menunda pemburukan penyakit hingga 9,6 bulan serta kejadian efek samping lebih sedikit dibanding pengobatan standar lapatinib dan capecitabine.

Selanjutnya, dr. Cosphiadi Irawan menuturkan bahwa pasien mendapat akses pengobatan inovatif seperti trastuzumab melalui Jaminan Kesehatan Nasional, karena sudah masuk dalam skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional di 41 negara sejak 6 tahun yang lalu. Adanya kerja sama antara pemangku kepentingan dangan pemerintah Indonesia sangat penting dalam menemukan cara untuk dapat mengakses pengobatan kanker payudara HER2-positif secara optimal.

Dari paparan narasumber di atas menunjukkan bahwa Trastuzumab emtansine sebagai obat terapi target yang sangat dibutuhkan oleh para pasien kanker payudara HER2-positif. Pengobatan yang secara komprehensif, dengan kemoterapi dan terapi target akan membantu kesembuhan dan memberi harapan hidup baru kepada pasien.

Trastuzumab sebagai inovasi pengobatan yang hadir untuk membantu pasein kanker payudara. Obat yang telah melalui uji klinis ini diproduksi oleh Roche, dan bisa membantu untuk mengobati kanker payudara sebagai terapi target.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: