Jalanin Aja, Hidup Sehat dan Udara Segar

Jalanin aja, hidup sehat dan udara segar. Jalan kaki dapat menyehatkan sekaligus mengurangi polusi emisi atau kendaraan di lingkungan. Ketika badan sudah merasa kegemukan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi berat badan. Salah satunya bergerak dengan membiasakan diri jalan kaki. Beberapa bulan ini saya membiasakan diri untuk jalan kaki jarak menengah dan jauh. Selama ini jalan kaki hanya untuk jarak dekat saja, malah seringnya hanya sampai halaman rumah. Sebetulnya itu jalan kaki atau malah mager alias males gerak ya hehehe… Sampai akhirnya merasa berat badan sudah berlebihan, maka saya pun berpikir untuk memilih jalan kaki jarak jauh. Kenapa kok jalan kaki?

Jalan kaki itu hemat dan mudah. Di era digital ini kita dimudahkan dalam transportasi dan akomodasi. Segala yang kita inginkan, bisa kita pesan lewat smartphone. Istilahnya, makanan atau barang yang kita mau bisa langsung ada di depan mata, termasuk transportasi yang langsung menjemput ke depan rumah.

Kemudahan ini tentu sangat meringankan aktivitas sehari-hari, namun ternyata berdampak pada tubuh menjadi lebih berat dan gemuk. Memang sih tidak pada semua orang memiliki dampak demikian, tetapi saya merasakan sendiri dari dampak males gerak. Oleh karena itu, ketika akan melakukan perjalanan, sekarang saya akan mengukur dan melihat jarak serta waktu, sehingga bila masih memungkinkan naik transportasi publik, maka saya memilih menggunakannya.

Jarak dari tempat tinggal ke fasilitas kendaraan umum berjarak cukup jauh, harus jalan kaki sekitar 500 meter ke angkutan kota, 1 kilometer ke halte Transjakarta, dan 1,5 kilometer ke stasiun KRL. Jarak yang tanggung ini membuat saya sering menggunakan transportasi aplikasi, namun beberapa bulan ini saya memilih jalan kaki menuju transportasi publik.

Jalanin aja dulu ketika awal berjalan menuju transportasi umum. Saya jalan kaki menuju angkutan kota ketika menuju halte atau stasiun. Setelah melihat jarak, saya pun merasa jalan kaki juga bisa, karena jarak yang tanggung.

Ketika saya mulai jalanin aja dengan berjalan kaki menuju halte, ternyata berat itu dalam bayangan. Sesungguhnya ketika dijalani cukup cepat juga waktunya, malah seimbang atau sama aja dengan menggunakan transporatsi aplikasi karena waktu menunggu sering lumayan lama. Setelah jalanin aja dengan jalan kaki, selain sehat ternyata hemat juga. Maka, saya pun lebih banyak membiasakan naik transportasi umum dengan jalan kaki terlebih dahulu, toh waktu tempuhnya sama dengan menunggu transportasi online. 😊

Apalagi sekarang ini fasilitas bagi pejalan kaki semakin asik. Trotoar mulai rapi tanpa hambatan dari pedagang kaki lima. Bila Lelah, sekarang bisa duduk sebentar karena sudah disediakan kursi untuk duduk, terutama di trotoar di jalanan protocol, sangat terasa nyaman dan amannya, malah sekarang berasa instagramable alias banyak tersedia spot-spot yang bisa untuk foto-foto.

Kebiasaan jalan kaki ini seiring dengan program pemerintah jalan hijau, kegiatan yang bertujuan untuk mendorong semaksimal mungkin masyarakat untuk berpindah dari kendaraan (bermotor) pribadi ke angkutan umum massal dan berjalan kaki.

Jalan Hijau ini memilikit output lingkungan hidup dan udara sehat, bebas dari asap kendaraan. Apabila semakin banyak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum dan berjalan kaki, maka jalan akan menjadi semakin ramah lingkungan (hijau), yang akan memberikan banyak dampak positif baik secara individu maupun bagi masyarakat secara umum.

Jalan Hijau sebagai solusi untuk menjawab isu transportasi dan isu kesehatan/lingkungan. Isu transportasi adalah kenyataan bahwa lalu-lintas semakin macet dengan tingginya penggunaan kendaraan (bernotor) pribadi dan masih belum maksimalnya pemanfaatan angkutan umum massal dan aktifitas berjalan kaki. Bahkan terdapat kecenderungan jarak-jarak tertentu yang seharusnya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kini lebih memilih menggunakan sepeda motor.

Dari sisi isu kesehatan fakta menunjukkan kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) menyebabkan polusi udara parah yang berdampak serius bagi kesehatan. Selain itu tingginya penggunaan kendaraan pribadi terutama 2 sepeda motor menyebabkan kecenderungan masyarakat menjadi kurang bergerak sehingga resiko terkena penyakit non infeksi menjadi semakin tinggi pada usia muda. Saat ini rata-rata orang Indonesia sangat minim dalam hal berjalan kaki, rata rata hanya 3000 langkah/hari, seharusnya minimal 6000 langkah/hari atau idealnya 10.000 langkah/hari. Kondisi ini menyebabkan faktor resiko terkena penyakit non infeksi di Indonesia karena kurang gerak fisik berdasarkan data dari Kemenkes meningkat dari semula 26,1 % (2017) menjadi 33,5 % (2018).

Ketika saya menuju Sudirman, turun dari KRL dan berjalan kaki menuju Gedung tempat meeting, saya bertemu dengan para anak muda yang sedang kampanye Jalan Hijau. Mereka dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang sedang sosialisasi pentingnya jalan kaki. Mereka juga mengeluarkan pesan-pesan ala milenial yang asik dan menyegarkan. Melihat tersebut, tidak terlewatkan dong untuk foto-foto dengan mereka. Karena kesadaran jalan kaki itu harus digalakkan sejak dini, dan anak muda sendiri yang sosialisasi, sungguh membuat terharu dan ingin welfie dengan mereka. Semangat ya Kaka…

Saya sangat senang, karena kegiatan saya ini ternayata didukung oleh pemerintah. Untuk memulai suatu perubahan lebih baik, termasuk kesehatan dan kebersihan lingkungan memang harus dimulai dari diri sendiri. Alhamdulillah diri ini sudah menyadari beberapa bulan ini, dan merasakan jalanin aja, hidup sehat dan udara segar, tubuh saya pun berasa fit dan pengeluaran uang pun semakin hemat. Yuk, jalanin aja… 😊

Advertisements

2 thoughts on “Jalanin Aja, Hidup Sehat dan Udara Segar

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: