Superqurban Solusi Ketahanan Pangan

Superqurban solusi ketahanan pangan sebagai konsep yang diusung oleh Rumah Zakat. Berkurban hakikatnya adalah perjalanan menemukan diri; jiwa dan raga. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa barangsiapa mengenal jiwanya, maka dia mengenal Tuhannya.

Hadis tersebut menjadi acuan dalam proses untuk pengenalan diri. Ketika berkurban, maka kita melatih untuk melepaskan kemelekatan. Suatu kepasrahan sebagai hamba Tuhan, yang hanya menjalankan perintah-Nya. Adapun secara sosial, berkurban menjadi cara untuk berbagi. Dalam mengelola daging kurban menjadi lebih luas tersebar pembagiannya dan sebagai Superqurban solusi ketahanan pangan yang diejawantahkan oleh Rumah Zakat sejak tahun 2000.

Rumah Zakat sebagai salah satu Lembaga Amil Zakat memeloporinya dengan pengemasan daging kurban secara sehat dan higienis. Nur Efendi selaku CEO Rumah Zakat memaparkan bahwa Superqurban hadir dari inspirasi berikut:

  1. Nabi Yusuf. Dalam kisah Nabi Yusuf yang tercantum di dalam Al Quran Surah Yusuf disebutkan bahwa untuk menghadapi musim kemarau atau paceklik, Nabi Yusuf mempersiapkan makanan sebagai ketahanan pangan ketika datang musim subur untuk menanggulangi kelaparan.
  2. Tidak merata. Pembagian daging kurban selama ini tidak merata, dan banyak yang berkerumun sehingga pemerataan sangat penting sehingga semua orang yang membutuhkan mendapatkannya.
  3. Indonesia rawan bencana. Indonesia merupakan wilayah ring of fire atau dikenal dengan cincin api sehingga pergerakan bumi seringkali menjadi perubahan bagi penghuni permukaan bumi.
  4. SDGs. Socail Developments Goals dalam salah satu programnya adalah mengentaskan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan. Maka, Superqurban menjadi bagian dalam mengentaskan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan melalui ketahanan pangan.

Mengapa Superqurban?

1. Sesuai Syariah

Superqurban selalu mengutamakan proses kurban sesuai syariah. Profesor Hasanudin selaku Ketua Komisi Fatwa MUI memaparkan bahwa menjalankan kurban pada tanggal 14, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Saat itu umat Islam menjalankan pemotongan hewan kurban.

2. Solusi Ketahanan Pangan

Tahun 2018, Rumah Zakat telah menyalurkan 502521 paket superqurban untuk 251257 penerima manfaat, adapun selama tahun ini, dari Januari sampai Juni 2019, Rumah Zakat telah menyalurkan 161986 paket Superqurban untuk 80993 peneriima manfaat.

Superqurban ini telah disalurkan ke berbagai desa dan pelosok di Indonesia, dan yang terbanyak juga untuk wilayah bencana. Diharapkan dengan Superqurban ini masyarakat mendapatkan gizi seimbang, sehingga mereka memiliki energi yang lebih produktif, maju dan berdaya.

3. Penyaluran hingga mancanegara

Superqurban juga sudah tersalurkan ke berbagai negara yang sedang membutuhkan bantuan, seperti Palestina, Suriah, Myanmar dan Bangladesh. Kemasannya yang praktis menjadikan Superqurban mudah untuk disalurkan ke berbagai tempat.

4. Raih penghargaan rekor MURI

Superqurban yang berbentuk kemasan sebagai inovasi dalam pengelolaan daging qurban. Tidak berlebihan bila Rumah Zakat mendapat penghargaan sebagai pengolah dan pengemas daging kurban pertama di Indonesia. Bahkan, MURI mencatatnya sebagai raih rekor pertama dunia dalam inovasi daging kurban.

Demikianlah, Superqurban solusi ketahanan pangan dalam membantu masyarakat dalam bidang pangan. Superqurban lahir dengan memegang pada hadis Rasulullah. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyaj (kurban) hanya dalam waktu tiga hari.” (HR. Bukhari-Muslim)

Advertisements

One thought on “Superqurban Solusi Ketahanan Pangan

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: