UI Membangun Kampus Sehat dengan Kawasan Tanpa Rokok

Kampus merupakan area pendidikan yang tentunya keberadaanya diciptakan untuk membangun generasi muda yang berprestasi, berkarakter dan sehat. Salah satunya Universitas Indonesia, UI membangun kampus sehat dengan kawasan tanpa rokok.

Selasa, 18 Juni 2019, Kantor Berita Radio (KBR) mengadakan talkshow secara online Ruang Publik yang menyajikan tema mendorong kampus dalam mengurangi prevalensi merokok. Untuk Ruang Publik KBR bisa disimak pada 8,9 PM, atau di fanpage facebook KBR dan website KBR.

Tema yang diusung kali ini selaras dengan dekalarasi penerapan pola sehat dan kampus tanpa rokok dalam konferensi Indonesia tentang tembakau atau kesehatan ke-5 di Surabaya pada pertengahan tahun 2018 oleh Pengurus Asosiasi Institut Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI).

Pada talkshow ruang publik ini telah hadir narasumber:

  1. Yuni Kusminanti, SKM, M. Si, Koordinator Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia.
  2. Dwidjo Susilo, Ikatan Ali Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Yuni Kusminanti memaparkan kampus sehat UI yang sudah lama menerapkan kebijakan kampus kawasan tanpa rokok. Sejak tahun 2005-2006, gagasan tersebut sudah diajukan sebagai upaya mengurangi jumlah perokok, maka pada tahun 2011, Universitas Indonesia telah menetapkan Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan Universitas Indonesia berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 1805/SK/R/UI/2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok Universitas Indonesia (KTR UI).

SKR UI 2011 tentang kawasan tanpa rokok ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan produktivitas kerja dan layanan umum di UI.
  2. Mendukung kampus UI yang sehat, baik sehat orangnya maupun lingkungannya.
  3. Menurunkan angka perokok. Adanya KTR ini dapat membantu berhenti merokok dan mencegah perokok pemula.
  4. Menciptakan generasi muda yang sehat. Misalkan, jika lulus dari UI, dan tes kerja, MCU lulus dengan bersih dan sehat.

Yuni, lebih lanjut memaparkan bahwa adanya KTR ini secara global upaya penerapannya mencakup kebijakan:

  1. Pemasangan rambu-rambu antirokok.
  2. UI tidak menerima sponsor beasiswa dari perusahaan, brand rokok atau industri rokok.
  3. Penerima beasiswa UI bukan perokok aktif.
  4. Setiap penyelenggaraan event di UI, wajib mengkampanyekan antirokok. Mereka harus sosialisasi edukasi antirokok.

Ketika ketetapan keputusan KTR ini, selain adanya kebijakan, ada program dan pengawasannya. Dalam pengawasan ini ada pengurus P3L yang mengawasi, bila ada mahasiswa yang melanggar, maka diperingati, lalu diedukasi. Namuh, bila tetap melanggar dan mengulangi, baru diberi sanksi.

KTR UI ini berlaku bukan hanya bagi mahasiswa dan seluruh akademisi UI, tetapi berlaku juga untuk tamu, mitra kerja atau vendor yang berada di lingkungan UI. Karena bicara rokok, bukan hanya berkaitan tentang kesehatan, tetapi juga keselamatan dan kebakaran. Maka, bagi yang kerja di lingkungan UI sangat diperingati perihal jangan merokok di lingkungan UI.

Dalam kebijakan, ada tantangannya dalam menerapkannya, untuk itu dibutuhkan konsistensi dalam edukasi antirokok dan pembatasan area rokok. Kawasan rokok, jaraknya 10 meter dari gedung dan cukup terpencil. Ada juga saksi dan denda, di beberapa fakultas menerapkan denda dengan variasi nilai dendanya.

Dwidjo Susilo selaku perwakilan Ikatan Ali Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) melihat kampus sebagai centra of excellence atau pusat unggulan buat masyarakat. Inisiasi kampus sebagai kawasan antirokok sudah sejak tahun 2005. Pada tahun tersebut, IAKMI mendorong kampus UI untuk KTR, yang dimulai dari Fakuktas Kesehatan Masyarakat dengan peraturan fakultas pada tahun 2007.

Konsep KTR UI bisa menjadi acuan bagi universitas-universitas lain dalam membuat KTR, terutama dalam kebijakan tidak bekerjasama dengan industri rokok. Dibutuhkan komitmen para pimpinan kampus dalam menerapkan KTR.

Dengan adanya peraturan kebijakan KTR ini, diharapkan jumlah mahasiswa perokok akan berkurang, karena lingkungan yang tidak mendukung. UI membangun kampus sehat dengan kawasan tanpa rokok bisa menjadi center of excellence dalam penerapan KTR di kampus lainnya, sehingga generasi muda Indonesia bebas rokok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: