Mudik selalu identik dengan pulang kampung saat lebaran. Ada tips mudik bareng, asik dan lancar ala Menhub Budi Karya yang dapat membantu kita ketika mudik. Jumat, 24 Mei 2019, Bapak Budi Karya selaku Mentri Perhubungan memberi tips mudik bareng, asik dan lancar.

Mudik berasal dari akar kata udik yang artinya kampung atau desa. Istilah mudik pun menjadi arti kembali ke kampung halaman atau pulang kampung. Istilah yang sudah familier sejak lama ini sesungguhnya telah menjadi tradisi atau budaya Indonesia ketika lebaran.

Mudik ini telah mengantarkan untuk saling bersilaturahmi dan bercengkrama antar saudara, teman, tetangga di kampung halaman. Ketika semua dalam satu waktu berbarengan pulang, tentu arus kendaraan semakin tinggi, maka keselamatan dan keamanan di perjalanan sangatlah penting sehingga kita bisa sampai tujuan.

Kementrian Perhubungan telah mempersiapkan mudik tahun ini ternyata jauh ketika selesai arus mudik balik pada lebaran tahun kemaren. Dalam tuturannya, Bapak Budi Karya memaparkan persiapan mudik tahun ini.

Persiapan mudik sudah dimulai pada selesainya arus balik lebaran tahun lalu. Ketika selesai mudik tahun lalu, Kementrian Perhubungan langsung riset dari mulai kecendrungan, angka, dan futurenya. Setelah riset, tiga bulan berikutnya mendiskusikannya dengan semua yang terkait, seperti PUPR, Kapolda, gubernur dan lainnya.

Awal Bulan Ramadhan, Kemenhub memeriksa kembali persiapan mudik. Dalam persiapan ini juga ada diskusi dan komunikasi dengan pihak terkait lainnya, seperti menemui setiap kepala daerah. Sesudah semua dikoordinasikan, kemudian dibuat plannya.

Untuk mudik ini, pemerintah membangun sarana dan prsarana yang dapat membantu para pemudik. Dengan harapan mudik bareng, asik dan lancar, pemerintah juga menyiapkan info rute sekaligus wisata kulinernya. Selain mudik, bisa diiringi dengan jalan-jalan dan menikmati makan khas daerah yang dilewati mudik.

Tips Mudik Ala Menhub Budi Karya

Dalam diskusi dan buka puasa bersama, Mentri Perhubungan, Budi Karya memberi tips mudik bareng, asik dan lancar. Tips ini sebagai penunjang dari sarana dan prasarana yang sudah disediakan oleh pemerintah.

Ketika mudik, bisa menggunakan kendaraan umum atau pribadi. Bapak Budi Karya menganjurkan dan memilih dengan kendaraan umum. Adapun tipsnya ketika memilih kendaraan umum, yaitu memilih bis yang bisnya aman. Melihatnya dengan adanya rem check. Di sebelah kanan bawah itu ada rem check, berarti bisnya sudah berkualitasi. Bila tidak ada rem checknya, lebih baik pindah ke bis yang ada rem checknya.

Untuk memudahkan masyarakat mudik bareng, pemerintah sudah menyiapkan mudik gratis. Untuk tahun ini, mudik bareng sepeda motor pada tanggal 30 Mei, adapun mudik bareng gratis bis dimulai tanggal 31 Mei 2019. Adapun persiapan Posko Mudik sendiri sudah dibuka tanggal 29 Mei 2019. Sedangkan arus baliknya, untuk sepeda motor tanggal 7 Juni, dan balik bareng bis gratisnya tangal 8 Juni 2019.

Persiapan kendaraan pribadi, Pak Budi Karya memberi tips berikut:

1. Mobilnya dibersihkan, lalu dibawa ke bengkel untuk diperiksa.

2. Driver menjaga kesehatan. Kita harus cukup beristirahat dengan menjaga kesehatan.

3. Mempelajari rutenya dan membuat plan.

4. Ketika menjadi driver jangan sambil maen hape.

Acara yang berlangsung dengan buka bareng ini sebelumnya ada tausiyah dari Ustadz Komarudin. Ustadz berbicara inti tentang puasa adalah keimanan dan ketakwaan. Kedua hal tersebut nenjadi landasan dalam perjalanan kehidupan.

Bapak Joko Suseno, selaku Sekretaris Jenderal Kemenhub juga menekankan bahwa mudik bareng gratis sebagai upaya pemerintah dalam mengamankan mudik dengan aman dan damai.

Demikianlah, tausiyah dan tips dari Pak Budi Karya, Mentri Perhubungan. Pada dasarnya, mudik untuk bertemu keluarga, kuliner dan wisata. Ini kegiatan kultural. Persiapkannya sejak lama secara khusus dengan tips mudik bareng, asik dan lancar.

Selamat berpuasa dan mudik bareng dengan selamat serta sejahtera… 🙂

Advertisements