Tags

Program Skilled Youth III, meningkatkan kompetensi generasi muda dalam kemandirian finansial hadir untuk para pemuda Indonesia. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa. Pemuda menjadi salah satu komponen penting bangsa, yang mana perencanaan pembangunan suatu bangsa sangatlah tergantung terhadap kader-kader pembangunan ini.

Kedudukan angkatan muda dalam suatu masyarakat adalah hal vital bagi masyarakat kita. Apalagi di era globalisasi memasuki industri 0.4, era penuh dengan kompetisi dan kreativitas, maka diperlukan pemuda yang terlatih dan bersemangat untuk meneruskan cita-cita pembangunan. Oleh karena itu, Citi Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung para pemuda Indonesia dalam mengembangkan potensi diri dalam kemandirian finansial dengan Program Skilled Youth III, meningkatkan kompetensi generasi muda dalam kemandirian finansial.

Rabu, 9 Januari 2019, Citi Indonesia (Citibank) melalui payung seluruh kegiatan CSR -nya, Citi Peka (Peduli dan Berkarya) bersama lembaga nirlaba Indonesia Business Links (IBL), kembali berkomitmen untuk membantu generasi muda dalam meningkatkan kemampuan diri serta dapat berkarya demi meraih kemandirian finansial di masa mendatang melalui Program Skilled Youth Tahap III yang diadakan di lima wilayah Jawa Barat, Bekasi, Cikarang, Karawang, Bandung dan Purwakarta.

Progrom Skilled Youth Tahap III ini ditargetkan untuk dapat membekali 250 pemuda di lima wilayah Jawa Barat dengan kemampuon soft skill dan hard-skill. Jawa Barat merupakan daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi kedua setelah Banten, dengan jumlah sebesar 8,17% dari total pengangguran.


Agustus 2018, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran penduduk usia lima belas tahun ke atas mencapai tujuh juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu sebesar 11,24%. Adapun wilayah yang jumlah presentasi besar pada TPT ini adalah 8,52% Banten, disusul oleh Jawa Barat sebesar 8,17%.

Dalam sambutannya, Elvera N. Makki selaku Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia menyampaikan bahwa Generasi muda yang terlibat dalam program Skilled Youth tahap III ini akan memiliki kesempatan ekonomi yang lebih baik melalui peningkatan kapasitas dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja yang siap untuk berkompetisi serta bagi mereka yang ingin membuka peluang berwirausaha.


Lebih lanjut lagi, Elvera memaparkan bahwa upaya ini sejalan dengan komitmen Pathways Foundation dalam memberikan dampak positif bagi 500.000 anak muda di seluruh dunia hingga 2020. Bersama dengan Indonesia Business Links, Citibank berkomitmen untuk terus mendukung individu-individu muda agar dapat mengembangkan potensi diri serta kemandirian finansial sejak dini, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia, utamanya di daerah yang menjadi target program ini.

Bu Selviana selaku Perwakilan Kementerian Tenaga Kerja paparkan tentang data angkatan kerja muda di Indonesia. Lebih lanjut lagi, Ibu Mahatmi Parwitasari selaku Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) memaparkan bahwa setiap tahun pemerintah terus melakukan upaya dan strategi untuk menekan jumlah pengangguran.

Komitmen dalam meningkatkan skill atau keahlian para pemuda, Citi Peduli dengan Indonesia Business Links bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan komitmen bersama berupa MoU dalam mengurangi jumlah penggangguran muda di wilayah Jawa Barat.

Mohamad Fahmi selaku Direktur Eksekutif Indonesia Business Links yang memaparkan bahwa Program Skilled Youth III akan memberdayakan potensi ekonomi peserta melalui peningkatan kemampuan baik soft skill dan hard skill, pendampingan bisnis kewirausahaan serta bimbingan kerja.

Berlanjut dengan talkshow yang menghadirkan narasumber Bambang dan Arif, keduanya sebagai peserta dari Skilled Youth. Bambang yang mengiktui Skilled Youth III mengaku telah mengambil banyak manfaat postif dari program ini. Dia memiliki semangat dan motivasi untuk terus maju dan berkarya demi diri sendiri, keluarga, lingkungan dan bangsa.

Adapun Arif, yang sudah mengikuti program sejak tahun lalu mengungkapkan bahwa kini dia sudah memiliki usaha sendiri. Dengan modal pengalaman bekerja paruh waktu di toko jamu, maka dia pun membuka usaha jamu.

Dari hal tersebut menunjukkan bahwa para generasi muda sesungguhnya mereka ingin maju dan memiliki kualitas yang mumpuni. Program Skilled Youth III, meningkatkan kompetensi generasi muda dalam kemandirian finansial. Dengan pendekatan Skilled Youth telah mampu menanamkan motivasi kepada peserta agar semangat mengembangkan kemampuan dirinya terus berkarya secara positif untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Advertisements