Tags

, ,

Surya berada tegak di antara bumi dan langit yang menjadi saksi perjalanan hari ini, Sabtu, 17 Nopember 2018 di Citra Maja Raya. Ketika bel berbunyi tanda memasuki Stasiun Maja, hati merasa senang, karena sudah sampai tujuan. Ketertarikan saya ke Maja, karena ada Sanur di Citra Maja Raya.

Perjalanan 1,5 jam dari Tanah Abang ke Maja, tiada membuat lelah melihat pemandangan di luar KRL yang selalu membuat saya takjub dan terpesona bila melihat lintasan daerah dari dalam kereta. Kantuk kadang menyergap membawa sang jiwa menyelam dari raga yang tertimpa lelah.

Maja, tempat yang berada di daerah Lebak, wilayah Banten. Tepatnya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini memiliki potensi dan sedang dikembangkan menjadi kota baru yang terpadu. Seiring dengan pencanangan pemerintah sejak April 2015, yaitu Rencana Pembangunan Jaminan Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, maka Ciputra Group hadir sebagai upaya mendukung program pemerintah Republik Indonesia.

Maja menjadi wilayah strategis yang langsung berbatasan dengan wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang, serta masuk jalan lintas provinsi menuju Kabupaten Bogor. Sebagai bagian dari daerah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang termasuk salah satu kota baru publik dari 10 tempat yang dicanangkan oleh pemerintah, Maja hadir dengan Citra Maja Raya menjadi kota terpadu yang akan terkoneksikan dengan berbagai fasilitas umum, seperti stasiun, pasar, rumah sakit dan pendidikan.

Berdasarkan Surat Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) No. 02/KPTS/M/1998, Maja menjadi ditetapkan sebagai Kota Kekerabatan, penyangga di bagian barat Metropolitan Jakarta. Pada tahun 2015, Lebak, di antaranya Maja, menjadi salah satu Kota Baru Terpadu yang masuk Rencana Pembangunan Jaminan Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Sejalan dengan rancangan tersebut berbagai fasilitas pendukungnya terus dipacu, mulai dari infrastruktur utama, sistem transportasi massal, hingga utilitas kota lainnya. Ketika kami para blogger berkeliling Citra Maja Raya, terlihat pembangunan infrastruktur dimana-mana.

Kemaren, Sabtu, 17 Nopember 2018, saya berkesempatan berkeliling melihat luas area dan pembangunan Citra Maja Raya. Dengan luas 2.600 hektar, mengusung pembangunan Hunian Terpadu dan Terlenglap di Maja. Direncanakan 200.000 rumah akan dibangun di Citra Maja Raya yang dapat menampung hingza 1 juta jiwa, Citra Maja Raya digagas dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), yaitu pembangunan kota berbasis sistem transportasi massal, didukung dan sudah dilengkapi dengan Stasiun Maja, kereta Commuter Line, rel double track, dan sarana stasiun yang lebih modern, aman dan nyaman.

Citra Maja Raya dekat dengan stasiun Maja, dan saya melihat di kawasan ini telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dalam proses pembangunannya.

Ciputra Group turut dalam insfrastruktur kota baru terpadu Citra Maja Raya, dan menghadirkan juga rumah subsidi. Dalam 3,5 tahun, Citra Maja Raya telah berhasil mencatatkan prestasi dengan memodel dan membangun lebih dari 13.500 rumah. Sebagian besar pembangunan rumah di tahap pengembangan saya sudah rampung, bahkan sudah tersebar luas ke konsumen sejak 2017. Progres lainnya seperti pembangunan flyover, dan penghijauan-penghijauan sudah rampung.

Di semester II tahun 2017 ini Citra Maja Raya sudah mulai mengembangkan fasilitas penunjangnya, seperti fasilitas komersial di seluruh boulevard utama, Sport Club, dan EcoPark Citra Maja Raya akan terus berlanjut, seperti pembangunan pasar CGV Cinema modern, supermarket, kafe, restoran, dan ritel outlet. Pada tahun 2018 ini, pembangunan fasilitas kota untuk memenuhi kebutuhan penghuni di theme park, sekolah, sarana ibadah, hingga Eco Plaza pusat komersil yang lengkap.

Citra Maja Raya menyajikan Cluster Kota Baru Terpadu terbaru, rumah murah cicilan 1 jutaan. Di penghujung tahun 2018 ini, Citra Maja Raya merilis produk hunian asli Sanur, cluster rumah terbaru dengan konsep tematik resor Bali.

Cluster Sanur dapat menjadi pilihan terbaik bagi yang belum memiliki rumah. Rumah yang lebih modern dan berada dekat rencana Area Citra Maja Raya Business District (CBD) menjadi kelebihan cluster terbaru ini. Selain itu desain rumah di Cluster Sanur dibuat dengan ketinggian plafon mencapai 4 meter di ruang keluarga 1,8 membuat lebih luas dan sejuk. Kawasan dan unit rumah di Cluster Sanur dipasarkan dengan bangunan terbaik di kelasnya saat ini, seperti rangka atap baja ringan, plester cat aci luar dalam, cat luar menggunakan weathershield ex Jotun / setara, kusen jendela pintu menggunakan alumunium, plafon ruang utama gipsum, lantai keramik, dan jalan lingkungan di cluster sudah berkualitas cor.

Rumah murah di Cluster Sanur bisa dengan KPR yang memiliki DP mulai 5%, cicilan mulai Rp 1 Jutaan per bulan. KPR tersebut didukung oleh Bank BCA, Mandiri, CIMB Niaga, BTN, BNI, BRI, OCBC NISP, Maybank, UOB, CCB, Panin Syariah, Hana Bank, dan Artha Graha. Di dalam Cluster Sanur akan dikembangkan 3 tipe tumah, yaitu Tipe Kana (22/60) Rp 168 juta, Tipe Soka (27/72) Rp 208 juta, Tipe Dahlia (36/72) Rp 236 juta, dan Tipe Dahlia B (36 / 90) Rp 265 juta.

Seluruh harga tersebut sudah termasuk PPN dan biaya surat AJB BPHTB. Nomor Pendaftaran Urut Pembelian (NUP) untuk penjualan perdana cluster terbaru di Citra Maja Raya sudah mulai dibuka dan jadwal pemilihan unit pada Sabtu, 8 Desember 2018 mulai pukul 10.00 WIB di Atrium Mal Ciputra , Grogol, Jakarta Barat.

Bagi yang berminat, bisa menghadiri acara open house rumah contoh setiap hari dan Customer Gathering setiap Sabtu dan Minggu di Kantor Pemasaran Citra Maja Raya selama Oktober dan November 2018.

Saya sendiri sudah melihat rumah contoh cluster Sanur, dan sangat tertarik untuk memilikinya. Kebetulan sejak lama saya berkeinginan memiliki rumah sendiri. Yups, daripada uang habis buat kontrakan, maka membayar cicilan rumah sendiri menjadi alternatif saat ini.

Ada Sanur di Citra Maja Raya, maka bagi yang berminat bisa menghubungi Marketing Citra Maja Raya melalui nomor 0800 1552 883 (bebas pulsa) atau klik http://www.citramaja.com.

Advertisements