Tags

Lomba sholawat, membangun generasi milenial cinta sholawat menjadi urgensi yang saya tangkap dalam pagelaran lomba sholawat yang diadakan oleh Muslimat NU bekerjasama dengan Sabyan Gambus dan BroadcastingID.

Saya sendiri ketika buka youtube, memilih mendengarkan sholawat dan music tradisional klasik dalam mengiringi aktivitas kerja. Meskipun saya tidak begitu hapal banyak sholawat, bacaan sholawat ini seringkali tanpa sadar saya lantunkan ketika dalam keadaan duka yang mendalam. Ketika beraktivitas, maka sholawatlah yang sering terlirihkan seakan mengadu dan bercerita tentang hidup kepada Rasulullah.

Mungkin setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda, tetapi sholawat menjadi suatu bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad, Rasulullah.

Ahad, 4 November 2018, Muslimat NU bekerjasama dengan Sabyan Gambus dan BroadcastingID meluncurkan lomba sholawat yang berbasis IT. Di era digital sekarang ini, seperti kita ketahui banyak aplikasi yang bisa menyalurkan talenta atau hobi menyanyi. Maka, lomba sholawat ini sebagai ajang dalam membangun generasi muda pada pemanfaatan gadget menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Khofifah Indar Parawansyah selaku Ketua Umum Muslimat NU memaparkan bahwa penggunaan internet oleh generasi muda dengan bersholawat. Hal tersebut lahir dari keprihatinan beliau terhadap semakin banyaknya orang yang tersita waktu, bahkan ketergantungan dengan gadget.

Bagi muslim, sholawat menjadi hal penting sebagaimana mengutip ayat Al Quran dan hadis Rasulullah. “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang berimab, bersholawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab: 56)

Hadis riwayat Baihaqi yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah bersabda, “Perbanyaklah kalian membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jum’at, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

Sabyan Gambus, salah satu group musik yang konsen dengan tema sholawat. Meskipun terhitung group musik baru, Sabyan Gambus ini telah menarik minat masyarakat pada sholawat. Tidak berlebihan bila Muslimat NU dan BroadcastingID mendapuk Sabyan Gambus menjadi ikon sekaligus juri dalam lomba sholawat.

Lomba sholawat ini dilaksanakan secara live streaming, sehingga bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan live streaming ini tidak dimungkinkan digital editing, ketika tersiar langsung terekam.

Untuk mengikuti lomba sholawat ini, para peserta membayar Rp.10.000 per lagu sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti lomba. Adapun kategori lomba sholaawat, dari mulai usia 12 tahun. Namun, terbuka peluang bagi peserta di bawah umur 12 tahun, masuk kategori anak-anak.

Lomba terdiri dari 4 babak dengan penjelasan sebagai berikut:

Babak 1, dimulai tanggal 5 November 2018 berakhir tanggal 28 Februari 2019. Caranya, penonton menyanyi/sholawat pilihan secara live streaming melalui smartphone. Rekamannya akan di vote oleh pemirsa. 10% vote terbanyak akan masuk babak ke-2.

Babak 2, peserta berasal dari babak 1 yang akan menyanyikan 1 lagu wajib secara live streaming. 3 % vote terbanyak masuk ke babak ke-3.

Babak 3, diseleksi oleh juri non utama melalui video yang terpilih di babak 2, pemenang diseleksi juri. Seleksi babak 3 akan memilih 7 peserta kategori anak dan 7 peserta kategori umum. Pelaksanaan babak ke-3 minggu 2 dan 3 di bulan Maret 2019.

Babak 4, adalah babak final. Seleksi 7 + 7 peserta melalui menyanyii langsung di hadapan 5 orang juri utama, yaitu Ibu Khofifah Indar Parawansa, Mely Goeslow (dalam konfirmasi), Ustad Moamar ZA (dalam konfirmasi) dan Sabyan Gambus.

Bagi pemenang juara 1, 2, dan 3 pada kategori dewasa dan anak akan dibuatkan video klip resmi berduet dengan Sabyan Gambus. Bagi juara umum akan tampil bersama Sabyan Gambus di Perayaan HUT Muslimat pada tanggal 23 Maret 2019 di Gelora Bung Karno.

Syarat dan Ketentuan Lomba Sholawat

  1. Install gratis aplikasi broadcastingID di Android Play Store, click https://s.id/lombasholawat.
  2. Setiap lomba lagu atau sholawat dikenakan biaya sebesar Rp.10.000 untuk ditukar dengan 10 kain/lagu dan vote sebesar 1 koin/vote.

Lomba sholawat yang terbuka untuk umum ini bebas diikuti siapa saja yang telah memiliki aplikasi lomba sholawat dalam perangkat android. Maka, tidak berlebihan bila ajang perlombaan ini sebagai bentuk dalam pengejawanatahan lomba sholawat, membangun generasi milenial cinta sholawat. Yuk, kita bersholawat dan raih hadiah lombanya… 🙂

Advertisements