Tags

Jumat, 31 Agustus 2018, saya bersama teman blogger dari Blogger Perempuan berkesempatan tour Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista, menginspirasi para pembelajar, itu yang saya rasakan setelah dari sana. Ketika memasuki area lingkungan sekolah, saya harus menyerahkan tanda pengenal yang ditukar dengan kartu tanda pengunjung. Gedung pertemuan ada di lantai bawah, bagi yang baru akan tersesat, untungnya dengan dipandu security bisa sampai ruangan.

Sejak masuk saya terkagum dengan lingkungan sekolah yang saya lalui. Mr. John P Birch selaku Head Teacher of SIS Bona Vista menyambut kami dengan suka cita, dipandu oleh Mbak Deasy dari Blogger Perempuan yang menemani kami selama acara talkshow dengan narasumber Elizabeth T Santosa, seorang psikolog.

Kajian yang dibahas berkenaan tentang Raising Children in Digital Age, suatu pembahasan kekinian seputar anak jaman now. Elizabeth yang sering dipanggil Ka Lizzy ini menuturkan perkembangan anak millenial dan peran ibu dalam menyikapinya.

Ka Lizzy menyebutkan karakteristik anak di era digital, seperti:

  1. Memiliki ambisi besar untuk sukses.
  2. Generasi baru mencintai kepraktisan.
  3. Berperilaku instan -> speed.
  4. Cinta kebebasan.
  5. Percaya diri.
  6. Keinginan besar untuk mendapatka pengakuan.
  7. Digital dan teknologi informasi.

Fenomena di atas menunjukkan bahwa digital dapat meningkatkan kepercayaan diri dan pengetahuan. Saya sendiri sering melihat media sosial yang menyajikan video anak-anak kreatif dan lucu. Mereka tampil berani dan percaya diri meski dalam usia balita.

Namun demikian, dalam penggunaan smartphone oleh anak tetap harus ada aturan dan pengawasan. Digital yang bersifat mudah dan cepat, maka dalam informasi pun menjadi bagian yang seringkali dalam pencarian dengan satu kata, maka yang muncul berbagai tulisan dengan berkaitan dengan kata tersebut, sehingga bisa juga tulisan porno.

Dalam penggunaan digital yang harus diwaspadai adalah bully atau cyberbully, pornografi dan adiksi, serta sexting. Oleh karena itu, berikut beberapa tips dalam bermedia sosial bagi anak, yaitu:

  1. Penggunaan sosial media tidak diperuntukan untuk anak usia di bawah 13 tahun.
  2. Aplikasikan peraturan dasar.
  3. Setting privasi dalam sosial media.
  4. Gunakan perangkat lunak yang dapat menyaring website (filtering software).
  5. TIDAK menggunakan laptop/ komputer di kamar.
  6. Untuk anak di bawah usia 14 tahun.
  7. Orangtua perlu jeli untuk memperhatikan situs-situs yang sering ia kunjungi dan orang-orang yang berkomunikasi dengannya.

Sangat seru dan bermanfaat dari paparan Ka Lizzy. Banyak hal yang menjadi suatu sebab dalam suatu aturan dan penerapannya dengan konsisten.

Setelah berdiskusi seputar anak di era digital, kami berlanjut dengan tour SIS Bona Vista. Bersama Ka Monica, kami diajak ke lab, mulai dari lab biologi, bahasa, komputer dan lain-lain.

Di ruang-ruang kelas ini sangat terasa kreativitas dan inovasi dari anak-anak. Hal ini bertepatan dengan visi dan misi SIS Bona Vista, yaitu:

Vision, inspiring learners toward greater heights.

Mision, to spark curiosity and inquiry while developing values and 21st century skills. We prioritise learners and personalise learning to make a better world.

Visi dan misi tersebut teraplikasikan dengan tercermin pada ruang-ruang kelas yang menarik. Saya pun terpesona dengan kreativotas setiap kelasnya.

Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista sebelumnya lebih dikenal sebagai Singapore International School Bona Vista yang terletak di Jakarta Selatan menggunakan bahasa pengantar dengan Bahasa Inggris, kemudian Bahasa Mandarin, lalu Bahasa Indonesia.

Monica dari SIS Bona Vista menjelaskan bahwa kurikulum SIS sesuai dengan visi dan misi, yaitu menyiapkan individu-individu yang mengerti pentingnya keterampilan dan keahlian. Lebih lanjut, dalam website SIS memaparkan kurikulum SIS dengan PACE, yaitu perseverance (ketekunan), analytical thinking (berpikir kritis), collaboration/communication (kolaborasi/komunikasi), dan enterpreneurism (kewirausahaan).

Tidak heran bila melihat ruang-ruang kelas Singapore School dan aktivitas pelajarnya sangat inspiratif dan kreatif. Tour Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista, menginspirasi para pembelajar, terima kasih.

Advertisements