Suasana ceria di awal hari Sabtu, 11 Agustus 2018 sangat terasa di Lotte Shoping Avenue, Jakarta. Banyak remaja yang hadir dengan kreativitasnya pada lingkungan tampil gembira. Mereka adalah pada finalis peserta Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2018, Prestasi Junior gelar adu kompetensi wirausaha bagi generasi Z.

Senang rasanya pagi ini bisa menyaksikan kiprah Generasi Z, generasi muda produktif dan inovatif yang turut serta pada ajang Indonesia Student Company Competition 2018.

Indonesia Student Company Competition 2018

Para pelajar dari berbagai sekolah ini mengikuti ajang Indonesia Student Company Competition 2018, yaitu suatu ajang kompetisi tahunan Prestası Junior Indonesia untuk merayakan pencapaian siswa.

Indonesia Student Company Competition ini bertujuan untuk mencari keseimbangan antara pencapaian bisnis dari tiap tim dan juga perkembangan kemampuan personal setiap peserta program.

Dalam hal ini, para siswa akan menunjukkan pengalaman dan hasil pembelajaran yang didapat selama program. Oleh karena itu, tim yang memenangkan kompetisi ini tidak hanya diukur dari segi profit atau menciptakan produk (barang atau jasa), yang menarik Anggota Student Company juga harus membuktikan bahwa mereka memahami konsep- konsep pembelajaran yang didapat selama program.

Ada delapan booth yang menyajikan berbagai karya dan kreasi para siswa, mereka itu para finalis yang masuk 8 besar, yaitu: SMKN 27 Jakarta, SMA Plus Pembangunan Jaya, SMKN 63 Jakarta, SMAN 4 Denpasar, SMAN 1 Cisarua, SMKN 1 Bengalon, SMAN 3 Semarang, dan SMAN 1 Waru.

Saya takjub dengan produk-produk yang dibuat oleh para peserta. Setiap tim sekolah, bukan lagi mengatasnamakan sekolah, tetapi mereka sudah langsung membuat perusahaan menampilkan karyanya yang menarik dan unik.

Mereka bukan hanya dibimbing, mereka juga mendapatkan pembinaan dan melakukan pengembangan bisnis selama periode 2017-2018. Peserta program Junior Achievement Student Company dari SMA/K di Indonesia yang diselenggarakan untuk menyeleksi 1 (satu) perusahaan siswa terbaik.

Delapan sekolah terpilih tersebut bersaing memperebutkan kesempatan untuk menjadi wakil Indonesia di Manila, Filipina pada Maret 2019 mendatang. Masing-masing sekolah mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan yang terlibat sebagai sponsor program, antara lain Citi Indonesia (Citibank), PT AIG Insurance Indonesia (AIG Indonesia), PT Kaltim Prima Coal, dan Yayasan Pendidikan Jaya.

Saya sendiri sempat berbincang dengan tim perusahaan Sagasco SC SMAN 3 Semarang. Nida dan Faiza memperkenalkan perusahaan dan produknya. Perusahaan mereka mengambil materi eceng gondok yang bisa diolah menjadi berbagai produk dan kerajinan. Ada tas cantik, sepatu, kaos, bahkan Nida dan Faiza menggunakan rompi yang berbahan eceng gondok.

Pada sambutannya, Bapak Sidharta Mursyid memaparkan bahwa ajang kompetisi Indonesia Student Company Competition 2018 ini sebagai bentuk menunjukkan prestasi sekaligus bagian dalam sustainable development goals di bidang pendidikan dan penentasan kemiskinan. Di sini, para siswa mampu berkompetisi sekaligus menjadi pelaku dan penghasil entrepreneur.

Program ini sangat disambut oleh Bapak Asep Sukmayadi selaku Kepala Seksı Bakat dan Prestasi Peserta Didik SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang memaparkan bahwa kegiatan ini akan memunculkan percaya diri pada para siswa.

Bukan hanya itu, Andrew Shaw, Economic Counselor US Embassy Jakarta juga sangat mendukung program ini. Program yang mengembangkan bakat dan potensi siswa.

Adapun Elvera N Makki, Director Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia menjelaskan bahwa Citi sangat memerhatikan generasi muda. Citi Peka sangat memandang penting generasi muda dalam meningkatkan keahlian dan bakat sehingga mengembangkan potensi.

Sungguh takjub dengan kreativitas dan inovasi para siswa ini, mereka mampu mengubah sampah menjadu barang unik dan kreatif sehingga menghasilkan duit. Di tangan-tangan kreatif inilah saya masih percaya dan yakin, Indonesia di masa yang akan datang lebih baik dan sejahtera.

Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2018, Prestasi Junior gelar adu kompetensi wirausaha bagi generasi Z menunjukkannya bahwa generasi milenial kita mampu bersaing dan berkompetisi demi bumi pertiwi.

Advertisements