Seringkah ketika dalam perjalanan kita menahan buang air kecil (BAK) sehingga menimbulkan anyang-anyangan? Iya, anyang-anyangan yang buang air kecil sedikit-sedikit dan sering. Sungguh waktu itu bolak balik kamar mandi dalam bepergian sesuatu yang aduhai. Menjelang mudik kali ini, yuk kita waspada dan menjaga kesehatan saluran kemih.

Dulu, ketika menggunakan bis kalau pulang kampung, saya sedikit sering nahan BAK dan BAB dengan alasan tanggung bentar lagi nyampe ataupun karena sudah di toll. Naik kendaraan umum memang akan terasa bedanya bila menggunakan kendaraan pribadi bisa berhenti dan istirahat semaunya.

Belum lagi bila berhenti, dan toilet umumnya tidak memungkinkan, antara lanjut jalan atau BAK aja. Pilihan tetap ada di tangan saya, karena ibarat buah simalakama, menahan BAK tidak baik, di toilet umum juga kurang bagus. Oh, tidaaaaak….

Sabtu, 26 Mei 2018, saya berkesempatan mengikuti Blogger Ghatering dan Talkshow kesehatan yang menjawab problematika saya di atas. Dengan narasumber dr. Boy Abidin paparkan pentingnya menjaga kesehatan saluran kemih pada wanita.

Infeksi saluran kemih menurut dokter adalah infeksi akibat ada koloni kuman di saluran kemih, yang masuk secara hematogen (aliran darah) dan ascending (menjalar ke atas). Adapun gejalanya:

1. Nyeri saat buang air kecil dan terasa panas di urethra.

2. Buang air kecil lebih sering dan sedikit-sedikit.

Berdasarkan penelitian, yang banyak terkena infeksi saluran kemih adalah 50 – 60 % perempuan. Dengan demikian selayaknya kita sebagai perempuan harus lebih waspada dan sadar atas kesehatan saluran kemih.

Dengan interaktif, dr. Boy memaparkannya tanpa membuat kami bosan, bahkan malah bertambah wawasan dan pengetahuan kesehatan. Hal yang menjadi perhatian dalam penuturan dokter bahwa perempuan harus mampu menjaga kebersihan kewanitaannya. Karena dari itu ada reproduksi, produksi dan edukasi.

Dibanding pria, wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kemih berulang. Salah satu gejala awalnya anyang-anyangan atau buang air kecil terus menerus disertai nyeri dan tidak lancar. Penyebab dari infeksi saluran kemih ini 80% karena adanya bakteri E-coli yang menempel pada dinding saluran kemih/saluran kencing.

Sungguh hal yang mengingatkan betapa pentingnya untuk merawat tubuh, terutama daerah kewanitaan. Dalam paparan dr. Boy, saya pun mengambil beberapa point pengingat, terutama menjelang mudik sebentar lagi, yaitu:

1. Kendaraan yang menyiapkan fasilitas buang air kecil atau buang air besar.

Perjalanan mudik yang biasanya hanya 7 jam, bila mudik bisa mencapai 12 jam lebih, maka dalam hal ini kita harus paham menggunakan transportasi apa yang nyaman untuk bisa buang air kecil atau besar. Memungkinkankah ketika naik bis kita ijin ke supir untuk berhenti bila kebelet pipis? Bila bisa, itu bisa saja kita pulang dengan bis.

Namun, saya akan memilih kereta api sebagai alternatif kendaraan perjalanan pulang kampung. Dengan kereta api, meski agak lama, kita bisa ke toilet bila dibutuhkan.

2. Siapkan botol air bersih dan tisu.

Kebersihan toilet umum memang tidak ada yang menjamin apalagi di masa arus mudik yang biasanya banyak orang yang bolak balik membutuhkannya. Namun demikian, selagi masih ada air bersih dan tisu, maka kita bisa menjaganya. Kalau perlu, kita sendiri persiapkan air bersih dan tisu.

3. Siapkan handuk bersih

Hal yang terpenting dalam membersihkan kewanitaan dengan urutan dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Setelah membersihkannya, maka keringkan dengan handuk bersih.

4. Minum air putih 8 gelas sehari.

Minum air putih 8 gelas sehari menjadi sesuatu yang harus untuk menjaga kesehatan tubuh. Kalau kurang minum bisa kekurangan cairan.

Ketika puasa ini, kita bisa minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas ketika makan sampai tidur dan 2 gekas saat sahur.

5. Siapkan ekstrak cranberry (Prive Uri-Cran)

Untuk waspada infeksi saluran kemih, para ilmuwan menyarankan minum jus cranberry yang bisa mencegah perkembangan bakteri menjadi ISK. Reaksinya sekitar delapan jam setelah minum jus. Diduga, senyawa aktif dalam jus cranberry tak bisa hancur oleh sistem pencernaan. Metabolit cranberry ini justru bekerja melawan bakteri, termasuk E. Coli, dengan cara mencegahnya menempel pada bakteri lain, membatasi kemampuan bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak.

Untuk saat ini kita bisa menyiapkannya dengan mudah dan praktis melalui ekstraks cranberry berbentuk kapsul dan powder sachet dari Prive Uri Cran. Mempersiapkan yang kapsul atau powder tergantung dari kebiasaan kita, kalau saya lebih suka yang powder dicampur dengan air minum berasa sirup, enak, manyus seger diminum dingin-dingin. Tapi bisa juga dengan kapsul, lebih mudah dan praktis.

Demikianlah, bahwa betul yang dikatakan Ustadz Saleh Kurniawan pada kultum menjelang berbuka Blogger Gahtering dan Talkshow menyebutkan kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan bersih, maka keimanan kita semakin bertambah, karena ada syukur atas diri kepada Allah Swt. Oleh karena itu, hindari anyang-anyangan saat mudik, yuk jaga kesehatan saluran kemih.

Advertisements