Nurhamdhany, namanya. Dia pemilik D2tya Handmade. Brand ini memiliki usaha di bidang kerajinan tangan. Batu-batu akik dia olah menjadi berbagai perhiasan, sehingga saya pun tertarik singgah dan memilih barang-barang yang terpajang di etalase stand. Sungguh takjub, Telkom Craft Indonesia 2018, ajang UKM asli Indonesia menjadi juara, sehingga tak terasa saya cukup lama berada di sana.

Ketika saya menanyakan harganya, sungguh takjub karena harganya sangat terjangkau. Batu-baru itu Bu Dani dapatkan dari Martapura, dan awal mula tertarik berbisnis handycraft dari banyaknya batuan indah di Kalimantan. Kemudian dia oleh dengan mula melihat caranya dari Youtube, setelah itu dia improvisasi sesuai dengan feelnya dalam berkarya. Bukan hanya satu barang yang saya lirik, tetapi barang lainnya pun mulai saya tanya harganya. Bu Dani pun menawarkan masukan improvisasi yang langsung dibuat sendiri di tempat. Dengan membuat aksesoris tersebut, Bu Dani seakan memiliki passion handmade yang bisa dijadikan bisnis.

Sabtu, 24 Maret 2018, mendung menggelayuti langit di pagi yang segar oleh angin semilir dan bau gerimis pagi hari. Saya yang sudah berniat pergi ke JCC untuk melihat Telkom Craft Indonesia 2018, tak menghiraukan cuaca. Karena mendung tak berati hujan, awan pun akan segera hilang diganti san surya yang mulai terasa sinarnya.

Telkom Craft Indonesia 2018

Ketika memasuki JCC, saya langsung mengisi formulir masuk yang akan ditukar dengan nametag. Setelah memasuki ruangan, saya takjub dengan berbagai hasil karya berupa tenun dan seni ukir yang terpajang di lobby JCC. Indonesia sungguh kaya dan indah. Dari setiap hasil karya tersaji keunikan masing-masing yang mengejawantahkannya pada setiap produk.

Memasuki ruangan, saya mendapatkan banyak produk yang sangat menarik dan indah. Pada pameran kali ini, ada sebanyak 400 UKM yang turut berpartisipasi dalam acara ini, terdiri dari UKM Binaan Telkom sebanyak 224 stand (56%), UKM Binaan BUMN lain sebanyak 104 stand (26%), san UKM dari komunitas sebanyak 72 stand (18%). Mereka terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu Fashion sebanyak 209 stand (52%), Craft sebanyak 115 stand (28%) dan Food sebanyak 76 stand (20%).

Telkom Craft Indonesia 2018 merupakan offline event kedua dari program Rumah Kreatif BUMN yang diadakan pada tanggal 22-25 Maret 2018 di Hall A & B Jakarta Convention Center. Pameran ini pertama kali diselenggarakan pada 2017 dengan menghadirkan produk-produk terbaik khas nusantara.

Ajang tahunan ini mengajak seluruh anak bangsa, terutama generasi muda untuk lebih peduli terhadap budaya Nusantara yang sangat kaya dan menjadi kebanggaan bangsa melalui program “Telkom Peduli Budaya Nusantara”.

Acara Telkom Craft Indonesia 2018 dimeriahkan juga oleh berbagai suguhan penampilan menarik yang mengedukasi dan menghibur seperti talkshow, kesenian dan musik serta peragaan busana dengan sentuhan desain etnik ciri khas Indonesia.

Bagi yang hadir bersama keluarga, maka di sini juga disediakan permainan tradisional anak yang langsung anak-anak bisa belajar bermain permianan tradisional. Jadi jangan khawatir bagi yang membawa anak, tempat bermain anak tradisional pun ada.

Ketika sedang berkunjung kebetulan ada talkshow tentang UKM, saya pun mengikuti talkshow seru tentang offline dan online. Hadir dari UMKM Brodo yang bergerak pada bisnis sepatu dan Salawase yang bergerak pada bisnis pashion, mereka memaparkan tentang pengalaman mereka dalam berbisnis.

Pembicara dari BLANJA.com memaparkan bahwa BLANJA.com sebagai marketplace yang menyajikan produk khas Nusantara pertama di Indonesia dengan mengimplementasikan transaksi digital melalui mobile payment dan platform e-commerce.

Bukan hanya itu, dalam mengenalkan produk dalam negeri dengan online, maka secara global mempromosikan dan memasarkan produk-produk Indonesia.

Sangat menarik dari pemaparan para narasumber tersebut, karena sebagai pebisnis, mereka sudah memikirkan sejak awal nama brand usaha, target pasar, jenis usaha dan media. Mereka lebih banyak menggunakan internet untuk memperkenalkan dan mempromosikan brandnya. Dalam menggunakan intenret, mereka lebih pada membangun kepercayaan custemer, karena dengan kepercayaan tersebut, maka akan terbangun promosi.

UKM Asli Indonesia Menjadi Juara

Setelah menyimak talkshow UKM dan menikmati hiburan seni tari daerah dan musik, saya menelusuri setiap stand. Dari mulai kain, pakaian, cendera mata atau suvenir, maka Telkom Craft Indonesia, ajang UKM menjadi juara dalam memperkenalkan produknya secara offline melalui festival dan pameran.

Selain menampilkan karya terbaik Nusantara, saya selalu terpukau dengan sajian produk yang menyajikan kreativitas dan inovasi. Sebagai perempuan, saya mendekati stand asesoris yang menyajikan pernak pernik cincin dan gelang.

Pramuniaga yang ramah, maka akan membuat kita betah. Begitu pula saat saya berkunjung ke stand D2tya_Handmade yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Bu Dani menyambut saya dengan ramah. Dia pun menawarkan improvisasi perhiasan yang sesuai dengan keinginan saya.

Setelah berbelanja, Bu Dani pun menawarkan pembayaran dengan transaksi tunai atau TCASH dengan cashback yang menarik. Seperti belanja Rp.100 ribu dengan TCASH,maka mendapat cashback Rp.50.000.

Transaksi non tunai atau digital payment, yang terdiri TCASH, blanja.com, dan EDC Himbara ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sebagai sinergisitas offline dan online. Telkom Craft Indonesia, ajang UKM asli Indonesia menjadi juara dan siap bersaing secara global sekaligus menjadi penggerak ekonomi digital Indonesia. Untuk pembelanjaan online, cus aja kuy, kita order di BLANJA.com. 🙂

Advertisements