Tags

,

Sarapan, hal yang mudah dan ringan. Tetapi seringkali suatu hal yang sering terlupakan bagi yang sibuk dengan berbagai aktivitas. Bermula dari mulai sarapan sehat, Nestle mengkampanyekan ayo bangun Indonesia dengan sarapan sehat.

Kamis, 9 Februari 2017, Nestle sebagai perusahaan makanan meluncurkan kampanye, Ayo Bangun Indonesia; Bangun Masa Depan Melalui Kebiasaan Sarapan Sehat. Hal tersebut sebagai upaya untuk membangun masa depan generasi muda Indonesia yang berkualitas.

Sarapan pagi bagi anak-anak Indonesia dapat membangun generasi muda Indonesia yang sehat dan kuat. Dengan adanya Hari Sarapan Pagi Nasional, menunjukkan bahwa sarapan sehat sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Nestle mensupport sarapan dengan keseimbangan sarapan dan hubungan keluarga dalam sarapan. Demikian kata Dharmesh Gordhon, Presiden Director Nestle.

Sosialisasi campaign Ayo Bangun Indonesia dihadiri juga oleh perwakilan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementrian Kesehatan.

Drs. Indra Jamal, MSI, asisten pemenuhan gizi dan kesehatan Anak KPPPA, memberi penghargaan pada Nestle atas program Nestle yang mengkampanyekan Ayo Bangun Indonesia dengan Pekan Sarapan Sehat. Dalam pengembangan pertumbuhan gizi anak memang harus dilakukan bersama2 untuk hak gizi anak demi terjamin tumbuh kembang anak. Indikator, menurunkan prevalensi gizi buruk anak.

Perwakilan Kemendikbud, Wowon Widaryat, mengatakan bahwa membangun bangsa dengan mengingatkan pada anak dan masyarakat untuk sarapan sehat. Bersinergi untuk membangun SDM melalui sarapan sehat yang bergizi.

Ayo Bangun Indonesia dengan mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan sarapan sehat. Kampanye yang diluncurkan dalam rangka Pekan Sarapan Nasional (PESAN) 2017 yang diperingati setiap 14-20 Februari.

Berbagai hal tersebut dapat kita lihat dengan menyimak dari talkshow yang menghadirkan beberapa narasumber, Ali Khomsan sebagai Ahli Gizi, Vera Itabiliana sebagai Psikolog dan Mira Susanti sebagai Health and Wellness Manager Nestle Indonesia.

Dalam paparannya, Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Gizi, bahwa Pesan sarapan sudah ada pada no 6. Biasakan sarapan. Sarapan dilakukan dua jam dari kita bangun tidur sampai sekitar jam 10. Kalau membiasakan diri sarapan, asupan makro dan mikro terpenuhi dalam sarapan. Sarapan dapat meningkatkan stamina. Sangat berkaitan dengan kognitif.

20170221_143037.jpg

Ada studi Jabodetabek yang menunjukkan bahwa sarapan pada anak-anak hanya 58,5%. Kebiasaan sarapan di negara lain relatif masih besar. Keluarga-keluarga di negara maju membiasakan dengan sarapan. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa jawaban yang dominan tidak ada waktu, maka 44,6% anak Indonesia sarapan dengan kualitas gizi rendah.

Perut lapar cenderung pada anak di bawah 12 tahun. Variasi menu masakan. Demokrasi dengan ibunya bertanya pada anak-anak tentang menu makan. Kebiasaan makan buah sangat bagus diawali sejak pagi.

Vera Itabiliana Hadiwidjijo sebagai psikolog menjelaskan bahwa anak yang setiap pagi gelisah seringkali karena disebabkan belum sarapan atau menahan lapar. Dalam sarapan, orangtua menjadi contoh. Saat sarapan, orangtua dapat menjadi contoh, karena ada kasih sayang dalam sepiring sarapan. Manfaat lain dari sarapan adalah dengan melatih apa yang dia mau.

Pada sessi talkshow juga hadir keluarga selebriti, Widi Mulia dan Dwi Sasono. Widi sependapat dengan Vera ketika dalam sarapan sebagai momen untuk kasih sayang kumpul bersama. Momen sarapan menjadi ruang untuk belajar hitung-hitungan dan dalam kategori mendisiplinkan. Sarapan menjadi waktu yang tepat untuk momen bersama dan bekerjasama.

Hal yang dilakukan oleh Widi untuk sarapan, dia bilang mudah saja, dengan tidak membanding dengan orang lain dan bekerjasama dengan anak. Widi menentukan komitmen dan menu. Keluarga Widi juga menanam hidroponik di rumah, sehingga bisa membantu dalam pemenuhan sayuran sehari-hari dan anak-anak bisa turut membantu dalam mengelola atau memanen sayuran. Widi pun sangat memerhatikan pemenuhan zat besi pada saat sarapan dengan pemenuhan vitamin C.

Adapun Dwi, berbincang bahwa kualitas sarapan sangat penting. Kebiasaan untuk bangun sewaktu sarapan. Menu sarapan, dengan menyebutkan protein, karbohidrat. Dengan berulang-ulang dan konsisten.

Dalam hal sarapan, Mira Susanti sebagai Health and Wellness Manager Nestle Indonesia. Program sarapan menjadi rutinitas. Sarapan itu ternyata powerpull tidak hanya pada kesehatan fisik dan karakter. Sejalan dengan Nestle yang mengutamakan kesehatan dan gizi anak, sehingga membentuk karakter bangsa yg kuat. Nestle ingin berpathner dengan keluarga Indonesia untuk sarapan sehat.

Kampanye Ayo Bangun Indonesia dengan membangun inspirasi untuk sarapan sehat. Sarapan sehat ini bisa melalui media sosial. Sarapan sehat sebagai awal yang sehat. Sarapan sangat memengaruhi pada kesehatan, prestasi dan karakter anak.

Sejak tahun 2013, Nestle sudah mendukung sarapan sehat. Pesan ini dari Persagi Indonesia yang mengusung untuk sarapan dan gizi Indonesia. Maka, Nestle mengkampanyekannya lewat campaign, ayo bangun Indonesia dengan sarapan sehat. (Lip)

 

Advertisements