Tags

, ,

Tampilnya produk UKM di era digital tidak lepas dari content marketing strategi UKM, maka menjadi suatu hal yang menarik  untuk menyimak Digipraneur Day, menyibak content marketing strategy UKM.

Di era Masyarakat Ekonomi Asean sekarang ini, pemerintah dan segenap masyarakat ekonomi Indonesia sedang menggenjot bidang UKM dalam peningkatan ekonomi masyarakat Indonesia. Para UKM mendapat peluang besar dalam berkompetisi dan berlomba-lomba dalam peningkatan marketing.

Content Marketing

Di era digital sekarang, content marketing strategi sering saya dengar, tetapi secara detailnya belum begitu mendalam saya ketahui. Oleh karena itu, saya pun penasaran untuk mengetahui dan menyibak content marketing strategy.

Berdasarkan beberapa tulisan yang saya baca di google, termasuk pada forbes, saya menemukan pengerti content marketing strategy sebagai berikut:

Content marketing merupakan suatu teknik pemasaran yang difokuskan pada pembuatan dan pendistribusian konten yang bernilai, relevan dan konsisten agar bisa menarik dan mempertahankan audiens yang sudah ditetapkan secara jelas dan keseluruhan untuk mendorong tindakan pelanggan yang bisa menghasilkan keuntungan.

Konten yang bernilai menjadi kata kunci dalam pemasaran dan iklan, sehingga dari konten tersebut kita akan mengetahui apakah khalayak penasaran, mencari tahu produk lalu membelinya, atau malah sebaliknya menjadi menghindar.

Pada dasarnya, content marketing sangat penting dalam pemasaran. Ada empat tahapan yang menjadikan content marketing sangat penting, karena content marketing harus dapat menyelami keempat tahapan tersebut.

  1. Awereness. Kesadaran. Kesadaran produk dan merk ini menjadi pemula dalam mengenalkan produk dan merk pada konsumen. Karena bisa saja konsumen membutuhkan produk tetapi tidak tahu merk, atau sebaliknya, maka mengenal merk dan produk sebagai penyadaran untuk menjawab kebutuhan konsumen.
  2. Research. Penelitian. Setelah konsumen menyadari adanya solusi atas kebutuhan mereka, biasanya konsumen akan melakukan penelitian produk untuk menambah wawasan bagi konsumen dalam menentukan produk dan merk yang akan mereka pilih.
  3. Consideration. Perbandingan. Dari penelitian ini biasanya konsumen akan melakukan perbandingan, baik dari produk, merk, kecocokan sesuai kebutuhan dan harga. Tentunya yang menjadi pertimbangan adalah produk yang berkualitas, pelayanan yang baik dan harga yang wajar.
  4. Buy. Membeli. Akahirnya, konsumen membuat keputusan dan melakukan transaksi.

    Digipreneur Day, Strategi Marketing UKM

    Content marketing strategy bisa melalui digital marketing, di antaranya dengan pemasaran di media sosial, content yang baik dan SEO, sehingga mudah ditemukan di mesin pencari.

    Minggu, 27 November 2016, saya berkesempatan mengikuti Digipreneur Day di Smesco, dengan tema, Content Marketing Strategy. Hadir sebagai pembicara D. Gumelar selaku pemilik Rumah Baju Ambu, Derry Darmawan selaku Manager Bursa Sajadah Online, Edwin SA selaku Digital Konsultant, Bagus Rachman selaku Direkur Pengembangan, Pemasaran LPP KUKM Smesco Rumahku dan Sefa Firdaus selaku join foto product coaching.

    Diskusi yang menarik mengenai content marketing strategy UKM. Bu Lisma sebagai salah satu pelaku UKM berbagi pengalaman dalam menjalankan bisnisnya. Awalnya, Bu Lisma berkarir di perbankan menjadi pengusaha baju muslimah berdasarkan passion dan hobi. Dalam pemasaran produknya, Bu Lisma memilih bisnis secara offline utk menjaga keotentikan karyanya.

    Pemilihan penjualan secara offline lahir karena kecintaan Bu Lisma pada karyanya. Sebelumnya, Bu Lisma pernah melakukan penjualan online, namun sayang karya-karyanya banyak yang menjiplak dan menirunya. Informasi tersebut banyak dia ketahui dari para pelanggannya di berbagai daerah, maka akhirnya memutuskan untuk penjualan secara offline meski masih tetap melalui media sosial massanger seperti BBM dan WA. Namun demikian, Bu Lisma tetap menjaga hubungan dengan para pelanggannya yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia.

    Berbeda dengan Derry Darmawan, manajer Bursa Sajadah Online yang sejak tahun 2014, Bursa sajadah sudah merambah pada digital marketing. Bursa Sajadah sebagai toko yang hadirkan berbagai produk muslim secara lengkap ini tampil dalam Bursa Sajadah online, yang mana berperan sebagai katalog online dan menjangkau area yang jauh.

    Lebih jauh lagi, Derry Darmawan memaparkan bahwa marketing offline dan online pada dasar saling melengkapi. Penjualan marketing dengan online memiliki manfaat dalam kemudahan mendeteksi proses penjualannya, seperti berdasarkan data, warga Indonesia transaksinya lebih banyak menggunaka aplikasi chat, sedangkan transaksi dari luar negeri lebih memilih dengan website.

    Adapun content marketing strategi yang digunakan oleh Bursa sajadah online, di antaranya:

    • Konsistensi dalam penampilan produk. Dengan deskripsi produk yg jelas, maka konsumen akan mudah memilih produk yang diinginkannya.
    • Alamat toko atau offline. Konsumen akan percaya dengan adanya alamat toko, karena ada juga konsumen yang memilih transaksi secara COD.
    • Untuk konten produk, bisa menggunakan Google Adwords, karena semua informasi yg ditampilkan menjadi tahu dari Google Adwords.
    • Iklan dengan facebook adds. Harga iklan facebook dan google adwords sangat mudah dan terjangkau.
    • Dalam copywriting, harus menitikberatkan pada judul yang harus menarik.
    • Judul yang mengandung diskon, maka akan menarik para pembaca.

    Dilanjutkan oleh Edwin SA selaku Digital Konsultant yang memaparkan tentang strategi pemasaran digital. Pada dasarnya ada banyak media yang bisa digunakan dalam content marketing, seperti tulisan, foto dan video. Bila dalam media sosial, bisa menggunakan seperti website, video, facebook ads, google+, twitter, dan instagram.

    Untuk content marketing strategy UKM, Bagus Rachman selaku Direkur Pengembangan, Pemasaran LPP KUKM Smesco Rumahku paparkan bahwa saat ini Smesco sebagai rumah para UKM Indonesia sudah go digital, di antaranya dengan adanya Smescotrade. Smesctrade hadir sebagai wadah yang memfasilitasi para UKM dalam membangun networking dengan para steakholder.

    Suatu impian bersama dalam membangun para UKM Indonesia go internasional, tanpa melepaskan pelayanan konsumen dalam negeri. Untuk itu, dalam meningkatkan content marketing UKM, terutama dalam foto produk, Sefa Firdaus selaku join foto product coaching hadir untuk mengajarkan foto produk yang menarik dan menjual.

    Sehari penuh mengikuti digipreneur day, menyibak content marketing strategy UKM. Terdapat informasi dan teknik content marketing, sehingga menambah wawasan dalam memperkaya proses content marketing strategy yang dapat saya aplikasikan pada blog dan media sosial.

    Advertisements