Tags

, , ,

Suasana cerah dan ceria tergambar dari raut muka para siswa siswi MAN 2 Kota Bekasi. Sekolah yang berada di daerah Banyu Asin 5, Kota Bekasi, sudah empat hari ini kedatangan tamu dari Korea, yang sengaja datang untuk menjalankan misi program Employee Volunteer Samsung, sebagai kebersamaan dengan MAN 2 Kota Bekasi sebagai masa depan anak Indonesia.

 

Sejak tanggal 2o-24 November 2016, karyawan Samsung Korea melakukan aksi mengecat gedung sekolah, membuat mural, dan melatih IT pada guru dan murid MAN 2 Kota Bekasi. Para karyawan Samsung ini hadir untuk menjalankan program Employee Volunteer Samsung.

rps20161125_092850_743.jpg

Rabu, 23 November 2016, saya berkesempatan dapat berkunjung ke MAN 2 Kota Bekasi dan melihat hasil karya dari para relawan Samsung. Pada hari tersebut, saya juga menyaksikan penyerahan donasi oleh Samsung kepada MAN 2 Kota Bekasi.

Program Employee Volunteer Samsung

Program Employee Volunteer merupakan salah satu kegiatan filantropi Samsung global yang melibatkan sejumlah karyawannya yang diadakan pada setiap negara, tempat Samsung berbisnis. Aksi sosial ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2010.

Sudah tercatat pada tahun 2015 sudah ada 1.121 karyawan Samsung Electronics Co. Ltd sejak adanya program employee volunteer atau aksi sosial karyawan Samsung, hal ini menunjukkan bahwa karyawan Samsung dengan sukarela berbagi bakat dan keterampilan mereka serta membawa kebahagiaan kepada orang lain. Dengan kata lain, bahwa program employee volunteer Samsung untuk membantu meningkatkan kehidupan orang lain dalam komunitas di seluruh dunia.

Pelaksanaan employee volunteer selalu dilaksanakan pada bulan Oktober-November. Sepanjang bulan tersebut, karyawan Samsung di seluruh dunia datang bersama-sama untuk berpartisipasi dalam bulan aksi sosial (global volunteer month). Bulan aksi sosial Samsung ternyata sudah dimulai sejak tahun 1995 untuk meningkatkan kegiatan relawan karyawan di Korea, kemudian menyebar ke kantor-kantor cabang Samsung di seluruh dunia.

Tahun 2016, employee volunteer yang turut berpartisipasi ada 160.000 karyawan Samsung dengan sekitar 2.200 tim. Untuk aksi employee volunteer, sejak Agustus, sekitar 200 karyawan Samsung telah melakukan perjalanan ke enam negara, seperti Afrika Selatan, Myanmar, Uzbekistan dan Indonesia.

Adapun yang hadir ke MAN 2 Kota Bekasi ada 15 karyawan Samsung dari kantor pusat Korea, yang bergabung dan bekerjasama dengan 15 karyawan Samsung dari Sales Marketing dan 10 karyawan dari pabrik Samsung Electronics Indonesia. Mereka bekerja sama dalam membenahi, melatih siswa dan guru, dan membangun fasilitas IT MAN 2 Kota Bekasi.

rps20161125_092926_823.jpgKim Do Hum, Team Leader Employee Volunteer Program Samsung Electronics ini memaparkan, “Kami senang dapat membantu siswa di sini meningkatkan kemampuan menggunakan komputernya, maka kami buatkan buatkan kelas IT beserta alat-alat dan notebook.” Lebih lanjut, “Lukisan mural yang kami buat hari ini untuk memberikan inspirasi bagi siswa agar selalu senang, kreatif dan inovatif.”

Kehadiran bulan aksi Samsung sangat disambut baik oleh kepala sekolah MAN 2 Kota Bekasi, Ahmad Syaekhu selaku kepala sekolah MAN 2 Kota Bekasi, Momon Sulaeman selaku perwakilan walikota Bekasi, Maman Sulaeman selaku perwakilan Kementrian Agama Kota Bekasi.

Kebersamaan dengan MAN 2 Kota Bekasi

MAN 2 Kota Bekasi merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah Departemen Agama. Sekolah yang memiliki tugas untuk mencerdaskan anak bangsa ini berdiri sejak tahun 2001. Cikal bakalnya diawali Madrasah Aliyah Jati Asih, kemudian berdiri pada kawasan ini. Berdiri pada lahan 4000 m persegi, yang terdiri dari bangunan dan lapangan.

rps20161125_093027_651.jpgMAN 2 Kota Bekasi dalam pertumbuhannya selalu mengikuti perkembangan dunia pendidikan, termasuk dengan teknik informatika. Ahmad Syaekhu berterima kasih pada Samsung dan menuturkan bahwa dengan adanya bulan bakti sosial pada MAN 2 Kota Bekasi, kini MAN 2 Kota Bekasi selain tampil cantik dengan cat dan mural, memiliki laboratorium IT. Samsung telah membawa perubahan pada MAN 2 Kota Bekasi.

Para murid dan guru dilatih IT. Dengan program IT, yang mempelajari Excel secara mendalam selama 16 jam, 3 hari, telah terpilih 6 pelajar berprestasi IT dengan mendapat sertifikat, yaitu Aldi Karisma, Tania Iin, Fitria Annisa, Hilman Yasid, Hafizh Fakhrazi dan Alia Nabila.

Ada juga aplikasi Salam untuk pembelajaran pendidikan agama. Maka, Samsung telah memberi perhatian dan bimbingan pada MAN 2 Kota Bekasi, sehingga nampak lebih cerah, bagus dan menawan, disertai dengan ilmu IT dan penerapan aplikasi salam.

Bukan hanya itu, Samsung menyerahkan donasi untuk MAN 2 Kota Bekasi berupa perlengkapan pelatihan guru dan IT Lab center. Semoga segenap aktivitas sekolah MAN 2 Kota Bekasi dapat merawat dan memelihara donasi tersebut dengan sebaik-baiknya dan dan bermanfaat.

Saya pun berkeliling sekolah dan melihat hasil karya karyawan Samsung. Terlihat para guru dan pelajar yang berfoto ria dekat dinding mural. Bahkan, karyawan Samsung turut berbaur dengan para murid dan guru berfoto bersama dan bersuka ria.

rps20161125_093233_578.jpgSaya pun melihat kelas budaya asing yang terlihat para karyawan Samsung sedang mengajarkan pembuatan layangan Korea. Ada yang nama layangannya Gaori Yeon yang artinya ikan pari, ada juga Bang Pae Yeon yang artinya perisai. Penamaan layangan ini dilihat dari bentuknya yang seperti ikan pari dan perisai.

rps20161125_093346_285.jpg

Gaori Yeon

rps20161125_093418_877.jpg

Bang Pae Yeon

Saya pun bertemu dengan karyawan Samsung Indonesia yang sedang mengecat ruang kelas. Berlanjut ke ruang laboratorium IT, yang sudah siap pakai dengan meja dan laptop dari Samsung.

rps20161125_093201_579.jpgMelihat hal ini saya pun menjadi terharu. Saya bermimpi, bahwa anak-anak Indonesia ini suatu saat akan berlaku seperti Samsung, mereka memberi dan berbakti kepada sesama tanpa melihat suku, agama dan ras.

Komunikasi karyawan Samsung dengan MAN 2 Kota Bekasi diharapkan masih tetap berlanjut lewat sms atau media sosial, sehingga keduanya masih bisa terus terhubung dan berkomunikasi dengan baik. Demikian kata KangHyun Lee, Vice Presiden PT SEIN.

CSR Samsung Indonesia

Pada dasarnya, Samsung Corporate Citizenship Program di Indonesia berfokus pada pengembangan bidang pendidikan, kesehatan dan komunitas.

Vice Presiden Samsung Electronics Indonesia, Mr. KangHyum Lee memaparkan bahwa Samsung yang bergerak pada elektronik berkomitmen untuk mengembalikan hasilnya pada masyarakat.

Selama 25 tahun Samsung di Indonesia, dalam misi membuka peluang bagi perbaikan yang berkelanjutan, Samsung memulai gerakan dengan berkolaborasi, dari mulai LSM, institusi pemerintah dan komunitas-komunitas untuk menciptakan perubahan positf bagi Indonesia yang lebih baik.

Untuk mengimplementasikan tiga pilar CSR Samsung, yaitu pendidikan, kesehatan dan komunitas, maka Samsung Indonesia mengembangkannya pada berbagai program kegiatan CSR, yaitu:

  • Penanggulangan bencana alam (Samsung Care). Kegiatannya dalam membantu korban kebanjiran berupa peralatan rumah tangga, gempa Yogyakarta berupa dana dan tsunami Aceh berupa pendirian 8 sekolah dan Samsung Digital Center.
  • Keterlibatan karyawan (employee volunteer). Kegiatannya pembangunan rumah di Sentul dan donor darah.
  • Beasiswa. Beasiswa diberikan pada 5 mahasiswa UI, 2 mahasiswa Universitas Prasetya Mulya, 10 mahasiswa UGM, 10 mahasiswa Universitas Surya, 8 mahasiswa UNAIR, 9 mahasiswa UNPAD, 15 mahasiswa UNDIP, dan 13 mahasiswa Universitas Mataram.
  • Program WASH (Water sanitation and hygiene) bersama palang merah di Kalimantan Timur dan Jawa Timur.
  • Build Home Build Lives bersama Habitat for Living .
  • OVOP (One Village One Program).
  • Tech Institute. Model kegiatannya berupa rumah belajar Samsung ada di Jakarta, Cikarang, Medan, Makassar, dan Banjarmasin.
  • Care Drive. Model kegiatannya pada kesehatan dengan aksi Samsung SONO School Jakarta dan Samsung SONO School Surabaya.
  • Smart learning class-teacher empowerment program bermitra dengan IGI (Ikatan Guru Indonesia).

Dari rangkaian CSR di atas, MAN 2 Kota Bekasi  menjadi salah satu tempat berkegiatan CSR Samsung. Samsung bersama karyawan kantor pusat Korea, karyawan Samsung Indonesia bekerjasama membantu mengecat dinding sekolah dan melatih para guru untuk mengoptimalkan teknoloi agar proses mengajar lebih menarik dan efektif.

Tak luput dari MAN 2 Kota Bekasi memberikan plakat kepada Samsung Indonesia dan employee volunteer Samsung Korea. Kim Do Hum, yang menerima plakat tersebut menggenggam erat dan menyimpannya dengan bangga dan hati-hati di atas meja.

Di sini saya melihatnya, bahwa apa pun pemberian orang lain, ada penerimaan, penghargaan dan penghormatan atas setiap kebaikan yang diterima. Employee volunteer Samsung; kebersamaan dengan MAN 2 Kota Bekasi telah memberi spirit untuk beraksi dan berbagi.

Advertisements