Tags

,

Hidup sehat itu mudah, tetapi seringkali malah kita membuatnya susah, terutama dalam pola hidup sehat. Berdasarkan data Kemenkes, bahwa Indonesia berada pada urutan ke-3 dunia dalam penyandang diabetes. Untuk itu, dalam peringatan hari diabetes dunia yang tahun ini bertema, eyes on diabetes, yuk, kampanyekan gerakan Indonesia lawan diabetes…

Diabetes atau gula darah bisa mengincar siapa saja, tanpa melihat usia muda ataupun tua. Namun demikian, penyandang diabetes tidak perlu khawatir, karena diabetes bukan akhir segalanya, terutama untuk meraih prestasi. Bila hidup disiplin, prestasi pun akan mudah diraih.

Gerakan Indonesia Lawan Diabetes

Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam dukungan gerakan Indonesia lawan diabetes. Selain secara individu dengan menjaga pola makan sehat, secara gerakan dapat dengan mensosialisasikan gerakan Indonesia lawan diabetes.

Ahad, 20 November 2016, Kemenkes bekerjasama dengan PT. Kalbe mengadakan kampanye Indonesia lawan diabetes dengan senam dan jalan sehat di Gelora Bung Karno. Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini sangat seru dan menarik.

Pagi yang cerah membuat semangat warga untuk turut berpartisipasi dalam dukungan gerakan Indonesia lawan diabetes. Pukul 6, masyarakat sudah berkumpul di GBK. Berlanjut pada pukul 7 dengan senam diabetes. Suasana semakin ramai, apalagi ketika serine peringatan hari diabetes dunia dibunyikan.

Masyarakat terlihat sangat antusias dengan mengunjungi berbagai booth yang tersedia, sampai saya numpang lewat pun tidak bisa. Seru…

Dalam gerakan Indonesia lawan diabetes, PT Kalbe Farma telah melakukan banyak aksi, tetapi fokus utamanya pada edukasi. Demikian kata Diny Elvirani selaku Group Business Head Kalbe Nutritionals Division.

Yuk, Kampanyekan…

Bu Diny lebih lanjut memaparkan bahwa Kalbe turut kampanye Indonesia lawan diabetes dengan memberikan seminar edukasi kepada lebih 1.500 tenaga medis di 5 kota besar di Indonesia.

Kampanye Indonesia lawan diabetes dengan 3 cara, yaitu:

  1. Deteksi dini dengan cek gula darah.
  2. Hidup sehat dengan olahraga.
  3. Edukasi pola makan dengan 3 j, yaitu jumlah, jenis dan jadwal.

Belum lagi dengan program 50.000 aksi, yang telah mendapatkan respon sesuai harapan. Bukan hanya itu, untuk memperingati World Diabetes Day, mengadakan pengecekan gula darah dan pangan nutrisi di seluruh wilayah Indonesia.

Eyes on Diabetes

Terdapat sesi talkshow yang dipandu oleh Ari Untung dalam membahas dukung gerakan Indonesia lawan diabetes. Hadir para narasumber yang berkompeten pada bidang kesehatan. Ada Ibu dr. Lily, S, Sulistyowati selaku direktur penyakit tidak menular Kementrian Kesehatan RI, Prof. Dr. Agung Pranoto selaku ketua PB Persedia, Prof. Sidartwan Soegondo dan Sarah Sechan.

Dalam pemaparannya, Ibu Lily menekankan bahwa pentingnya edukasi pada masyarakat untuk tahu, mau, dan kemampuan mengubah gaya hidup menjadi sehat. Dr. Lili pun sebutkan bahwa salah satu pola hidup sehat itu dengan berhenti sebelum kenyang. Sesuai anjuran Rasul, maka insya Allah bakal terhindar dari diabetes dan penyakit lainnya.

Pak Sudartawan lebih lanjut paparkan bahwa gaya hidup sehat itu dapat mencegah diabetes. Disiplin dalam pola makan, atau bisa dikatakan sebagai pemantauan pada pola makan, sama dengan mengobati.

Pak Agung pun menyebutkan bahwa kampanye gerakan Indonesia lawan diabetes sangat penting, seperti mempromosikan pentingnya tes penyaring diabetes pada kelompok resiko tinggi untuk mencegah terjadinya komplikasi berat. Deteksi dini komplikasi retinopati akan memungkinkan pengobatan dini yang aluray dan mencegah hilangnya penglihatan mata dan penurunan karier dan kualitas hidup pasien.

Ternyata, kakek Sarah Sechan meninggal karena penyakit gula darah. Untuk itu, Sarah Sechan sangat memerhatikan pola makan sehat, terutama setelah melahirkan.

Hal yang menarik dari paparan Sarah Sechan adalah tentang mindset, atau pola pikir kita. Sebelum diet atau olahraga, kita harus memahami dan menyadari bahwa tubuh itu ibarat rumah dan kendaraan. Oleh karena itu, kita harus memerhatikan tubuh kita agar bisa bermanfaat dan menggunakannya mencapai tujuan yang kita inginkan.

Demikianlah, untuk mendukung gerakan Indonesia lawan diabetes, ternyata hendaknya kita mulai dari diri sendiri dengan menggunakan pola hidup sehat. Selanjutnya mensosialisasikannya dengan menggunakan berbagai media. Sebagai blogger, saya bergerak dalam menuliskan informasi atau berita tentang pola hidup sehat dan diabetes. Maka, eyes on diabetes, yuk, kampanyekan Indonesia lawan diabetes…

Advertisements