Tags

, , ,

Menstruasi merupakan salah satu tanda bahwa seorang wanita telah dewasa atau baligh. Bagi seorang muslimah, menstruasi sebagai tanda dia sudah memiliki tanggung jawab dalam menjalankan aktivitas ibadahnya, seperti puasa dan shalat. Namun demikian, hal yang terpenting adalah memiliki tanggung jawab pada diri sendiri, termasuk tingkatkan kesehatan kewanitaan saat menstruasi.

Menjaga kesehatan kewanitaan saat menstruasi bisa diperkenalkan sejak dini. Hal ini penting untuk memberi kesadaran pada remaja perempuan dalam menjaga kesehatan kewanitaannya di masa yang akan datang.

rps20161104_154331_866.jpg

Saya sendiri ketika pertama kali menstruasi, Mamah sudah memberi pengarahan dan wejangan saat haid, sehingga meskipun saya tinggal di asrama, saya sudah mengetahui apa yang saya lakukan.

Kamis, 6 Oktober 2016, saya berkesempatan mengikuti talkshow kesehatan yang bertema, During Your Red Days, Betadine Feminie Hygiene Helps to Reduce the Risk of Infection. Diskusi yang mengupas tentang kesehatan vagina saat mestruasi. Hadir sebagai pembicara,Adi Prabowo sebagai Manager Marketing Betadine Hygiene, Ibu Merry Sulastri sebagai Educator and Trainer Mundhipharma, dr Liva Wijaya dan Alodita sebagai blogger.

Para narasumber dengan jelas berbagi informasi tentang menjaga kesehatan kewanitaan, terutama saat menstruasi. Kenapa tingkatkan kesehatan vagina saat menstruasi?

Siklus Menstruasi

Pada setiap tahapan umur, terkadang periode siklus menstruasi berbeda satu dengan yang lainnya. Namun yang jelas, biasanya periode menstruasi merupakan masa sensitif yang dilalui oleh semua wanita. Hal tersebut disebabkan oleh jumlah bakteri buruk di daerah kewanitaan bertambah, karena meningkatnya keasaman pH yang terkait dengan arah yang dikeluarkan. Maka, kemungkinan adanya kontaminasi bakteri menjadi sangat tinggi dan dapat berakibat pada vaginitas yang memiliki gejala, seperti gatal, rasa terbakar, iritasi, bau tidak sedap dan keputihan.

Bukan hanya itu, lendir pembatas di leher rahim menghilang sehingga bakteri-bakteri yang berada di area vagina bawah dapat mengakses daerah leher rahim. dr. Liva Wijaya, seorang spesialis kedokteran obstetric dan ginekologi menyebutkan bahwa mayoritas wanita dengan kondisi tuba fallopi normal dapat mengalami siklus menstruasi dua arah. Siklus dua arah ini terjadi ketika sel darah dan jaringan yang seharusnya terbuang ke vagina, juga mengalir ke arah leher rahim dan tuba falopi.

 

rps20161104_154219_623.jpg

Nah, kondisi demikian ini menurut dr. Liva, dapat memungkinkan kontaminasi mikroorganisme yang semakin tinggi, karena adanya aliran dari atas ke bawah dan sebaliknya sehingga penyebaran mikroorganisme menjadi semakin tinggi saat menstruasi. Inilah salah satu penyebab banyaknya ditemukan kasus infeksi saluran kemih/kelamin terjadi setelah periode menstruasi. Untuk itu, menjadi penting bagi para wanita untuk membersihkan daerah kewanitaanya dengan lebih seksama pada saat menstruasi dengan menjaga kebersihan dan kelembapan daerah kewanitaan.

Kesehatan Vagina

Vagina merupakan alat kelamin perempuan. Vagina sendiri memiliki fungsi sebagai tempat keluarnya darah saat menstruasi, tempat menerima penis saat berhubungan seksual dan menyimpan smentara sperma untuk masuk dalam uterus atau rahim, serta jalan melahirkan.

Sebagai perempuaan, mau ataupun tidak, kita harus mengenal vagina sebagai bagian dari tubuh kita. Bahkan, vagina menjadi salah satu bagian tubuh yang sangat penting. Untuk itu, kita harus menjaga kesehatan vagina. Adapun vagina yang sehat, ia memiliki pH dipertahankan 3.8-4.5. Dengan microbiome yang didominasi oleh laktobasillus, zat penekan pertumbuhan mikroorganisme patologis, seperti asalm laktat, hydrogen peroksida dan bakteriosins.

Adapun saat haid, keadaan vulva vagina memiliki pH meningkat, cairan mukus serviks berkurang, instabilitas flora vagina mungkin terjadi, dan terdapat alir balik dari ke peritoneum.

Berikut beberapa faktor yang mengubah keseimbangan pH, yaitu 1) hygiene kurang baik, 2) penggunaan pakaian dalam terlalu ketat dan tidak menyerap keringat, 3) keadaan iritasi atau alergi, 4) kerusakan jaringan, 5) kesehatan tubuh secara umum pada nutrisi, kurang tidur dan merokok, 6) obat-obatan/cairan daerah kewanitaan seperti spermicide, lotion, semen, 7) usia, 8) menstruasi, 9) kontrasepsi.

Faktor yang meningkatkan keputihan payologis adalah hygiene buruk, keadaan imunokompromise, nutrisi dan kesehatan yang menurun, unsave sex, dan praktek hygiene daerah kewanitaan yang salah.

Dengan demikian, betapa pentingnya menjaga kesehatan vagina, karena bila tidak merawatnya dan berulang infeksi akan meningkatkan infeksi panggul, infeksi saluran kencing. infertilitas, kanker serviks, vulba vagina, kerusakan sistem imun tubuh ddan infeksi menyeluruh.

Untuk itu, dalam tingkatkan kesehatan vagina saat menstruasi di antaranya:

  • Cuci darah vulva dengan air bersih dan sabun yang tidak menimbulkan iritasi.
  • Tidak melakukan praktik douching/internal cleaning secara mandiri.
  • Cuci cebok dari arah depan ke belakang, dikeringkan dengan handuk atau tisu lembut dengan arah yang sama tidak berulang.
  • Gunakan handuk/tisu sekali pakai.
  • underwear yang nyaman terbuat dari kain katun yang dapat menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.
  • Bila lembab segara ganti.
  • ganti embalut/pantyliners secara berkalaa maksimal 3-4 jam sekali.
  • tidak menggunakan bahan-bahan.lotion/cairan bila tidak direkomendasikan dokter.
  • tidak memberi bedak/minyak.
  • ganti tampon/cup secara berkala (setiap 3-4 jam skeali).
  • Cuci tangan dengan sabun sebelum cebok.
  • Cuci pakaian/pakaian dalam baru beli sebelum dipakai.
  • tidak aling menukar/pinjam handuk atau pakaian dalam.
  • Save sex.
  • Tidur cukup, olahraga, nutrisi baik, menghindarkan rokok dan alkohol.
  • bila terdapat keluhan daerah vulva vagina segera cek.
  • perempuan yang sudah berhubungan seksual, lakukan pengecekan genetilia internall dan pap semar secara berkala.

Betadine Feminime Hygiene Help

Penjelasan yang cukup gamblang dan menambah wawasan pengetahuan tentang kesehatan kewanitaan saat menstruasi. Hal yang membuat saya semakin tertegun ketika Alodita, femous blogger ternyata suviver kanker. Ah, sukses yang diraihnya sekarang tidak lepas dari perjuangan dirinya dalam menjaga kesehatan. Untuk itu, sudah saatnya kita juga menjaga dan memelihara kesehatan kewanitaan.

Betadine feminime hygiene merupakan pembersih antiseptik kewanitaan sebagai desinfektan vagina untuk mengobati gejala iritasi, gatal, dan keputihan serta menjaga flora vagina normal tetap ada saat bekerja menurunkan infeksi hingga batas minimum.

Produk yang dipercaya oleh rumah sakit di seluruh dunia selama 50 tahun untuk mencegah dan mengobati infeksi. Betadine ini digunakan untuk pengobatan dengan pemakaiannya 2 kali sehari selama 5 jari berturut-turut. Pada saat haid, gunakan setiap mandi. Adapun untuk menurunkan resiko infeksi, bisa digunakan 2 kali seminggu setelah mandi pagi dan sore.

 

Cara penggunaannya, tuangkan 1 tutup botol Betadine Feminime Hygiene dan campurkan dengan 1 liter air bersih. Basuhkan pada area kewanitaan, biarkan selama 1 menit kemudian bilas kembali dengan air bersih.

Demikianlah, kesehatan tubuh sangatlah penting, teutama bagian tubuh kewanitaan. Oleh karena itu, sebagai perempuan mari kita tingkatkan kesehatan kewanitaan saat menstruasi agar tubuh kita sehat dan segar.

 

Advertisements