Tags

raywhite

Harga rumah setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga jual rumah dapat mencapai 100 juta rupiah setiap tahunnya. Tingginya harga rumah ini membuat sebagian orang mengeluh karena tidak mampu membeli rumah dengan harga fantastis tersebut. Meski begitu, ada salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi tingginya harga rumah ini, yakni dengan cara menggunakan sistem over kredit. 

Sistem over kredit adalah salah satu metode kepemilikan rumah yang dilakukan dengan cara melanjutkan kredit pemilik rumah sebelumnya serta memindahkan pinjaman dari satu bank ke bank lainnya. Keuntungan sistem ini ialah para debitur dapat membeli rumah dengan bunga yang lebih ringan sekaligus mendapatkan dana pinjaman. Meskipun prosesnya lebih panjang, metode over kredit ini dinilai sebagai metode yang sangat baik untuk mendapatkan harga jual rumah yang murah dalam waktu yang cepat. Nah, agar pengajuan rumah over kredit bisa berjalan dengan lancar, 4 prosedur penting ini perlu dipahami:

1. Negosiasi dengan penjual

Sebelum menggunakan sistem over kredit untuk membeli rumah, pastikan bahwa Anda sudah berdiskusi dengan penjual terlebih dahulu. Dalam beberapa kasus, ada penjual yang tidak ingin melibatkan pihak bank dalam penjualan rumahnya karena ingin menghindari riba. Jika Anda sudah menemukan hunian dengan harga jual rumah yang sesuai dengan budget, segera negosiasikan prosesnya dengan pihak penjual terlebih dahulu. Komunikasi yang lancar antara penjual dan pembeli tentunya akan memperlancar proses jual beli yang dilakukan.

2. Laporlah ke bank

Jika Anda sudah bernegosiasi dan mendapat persetujuan dari penjual, Anda bisa mulai melapor ke pihak bank. Saat pergi ke bank, sebaiknya Anda mengajak penjual  untuk melaporkan rencana transaksi tersebut. Hal ini dilakukan karena penjual juga wajib datang untuk memberikan laporan terkait pemindahan pinjaman.

3. Ikuti prosedur pemeriksaan bank

Selanjutnya, Anda diwajibkan untuk mengikuti prosedur pemeriksaan setelah melaporkan transaksi yang dilakukan kepada pihak bank. Setelah itu, pihak bank akan melakukan pemeriksaan dokumen yang wajib diserahkan oleh calon pembeli. Melalui dokumen tersebut, pihak bank akan menganalisis kemampuan calon pembeli untuk membayar cicilannya. Riwayat kredit calon pembeli juga akan dipertimbangkan.

4. Tunggu keputusan dari bank

Anda akan menunggu keputusan dari pihak bank untuk sementara waktu jika semua tahapan di atas sudah dilakukan. Jika riwayat cicilan Anda tidak pernah bermasalah, biasanya pihak bank akan menyetujui permohonan yang diajukan. Sebaliknya, jika Anda pernah mengalami kredit macet atau menunggak cicilan, pihak bank mungkin akan menolak pengajuan over kredit Anda. Jika pihak bank sudah menyetujui, sertifikat rumah akan diubah menjadi atas nama pembeli.

Itulah beberapa prosedur untuk melakukan over kredit pembelian rumah. Semoga bermanfaat!

Advertisements