Tags

,

Anak muda adalah generasi penerus bangsa. Tiada yang dapat menjadi bagian dari sebuah kemajuan bangsa kecuali dengan semangat dan kreatifitas anak muda. Apalagi di MEA sekarang, daya saing semakin tinggi untuk dapat terus eksis dan maju. Salah satu yang menjadi daya saing pada bidang ekonomi adalah pasar modal. Untuk itu, Indosat Ooredoo memfasilitasi dalam peningkatan daya saing dengan pengembangan literasi finansial pada pasar modal.

rps20160813_121332_633.jpg

Kamis, 11 Agustus 2016, saya berkesempatan menyaksikan peluncuran program Indosat Stock Trading Contest (ISTC) untuk mahasiswa. Program inibekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Dengan Program ISTC, Indosat mengajak generasi muda berinvestasi saham dengan memanfaatkan teknologi mobile dan aplikasi digital. Kesadaran dalam berinvestasi di Indonesia jumlahnya belum mencapai 1 persen dari total penduduk Indonesia.

Secara peningkatan jumlah investor Indonesia memang meningkat, apalagi dengan return yang dimiliki oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 50-10 tahun terakhir, maka pasar modal seharusnya bisa memberi kontribusi lebih banyak untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

ISTC 2016 merupakan event yang diadakan secara rutin. Tahun 2014 lalu telah berhasil sukses menjaring 8.819 calon investor. Kontes ini merupakan prgram CSR pilar edukasi Indosat Ooredoo.

rps20160813_121222.jpg

Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo mengatakan bahwa dengan ISTC diharapkan dapat mencetak investor-investor muda. ISTC merupakan program yang tanamkan kepada generasi muda bahwa pasar modal merupakan salah satu roda penggerak penting ekonomi Indonesia. Dengan menjadi investor yang aktif di pasar modal, maka secara tidak langsung membantu perekonomian negara.

Sangat menarik. Saya sendiri pernah tertarik dengan trading, namun karena keterbatasan pengetahuan, saya seperti hanya ikut-ikutan dan tidak tahu apa-apa. Di ISTC, peserta kompetsisi akan mendapatkan edukasi dan melakukan transaksi saham secara virtual terhadap sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di BEI dengan harga saham diperoleh secara realtime. Aplikasi ISTC, hasil kerjasama dengan Trimegah akan menjadi tempat belajar para peserta bertransaksi saham secara virtual.  ISTC pun akan melengkapi programnya dengan “Yuk Nabung Saham,” seiring yang digalakkan oleh BEI.

Hosea Nicky Hogan, Direktur Pengembang BEI, mengakui bahwa kampanye Yuk Nabung Saham sangat menguat. Program ISTC akan mempercepat pengenalan masyarakat kepada investasi di pasar modal dan mendongkrak jumlah investor baru.

Untuk sosialisasi ISTC 2016 ini akan diadakan roadshow ke delapan universitas di Indonesia. Dengan tahapan bagi yang ikut kompetisi ISTC ini ada dua tahapan, yakni pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum. Peserta yang lolos kemudian akan diundang dalam bootcamp selama dua hari untuk mendapatan edukasi mengenai pasar modal.

Bagi yang berminat mengikuti ISTC, infoo lengkapnya bisa dilihat di Website: www.indosatooredoo.com/istc, twitter:@indosatistc, facebook: Indosat ISTC, instagram: indosatistc.

Advertisements