Tags

,

woman-hand-smartphone-desk-large

Perempuan pintar

Menjadi perempuan pintar dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi dan komunikasi dengan sebaik-baiknya. Di era teknologi komunikasi sekarang ini, tak dapat diragukan bahwa siapa pun memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Teori-teori yang berasal dari psikologi dan sosiologi menyatakan bahwa disparitas gender dalam kompetensi dan penggunaan teknologi informasi terjadi karena adanya pembentukan peranan berdasarkan sex. Ketika masyarakat mengasosiasikan digital dengan karakteristik pria, maka perempuan akan menghindari teknologi informasi. Hal ini akan menyebabkan perempuan mengalami ketidakunggulan di tempat kerja.

Hadirnya media sosial seakan menjadi wadah bagi para perempuan dalam berkembang dan bereksistensi diri untuk berbagi dan berjejaring, sekaligus dalam memanfaatkan teknologi informasi.

 

Perempuan Pintar dalam Memanfaatkan Media Sosial

Ketika saya sebagai perempuan menggunakan media sosial, seperti Facebook, blog, Twitter, Instagram, dan Whatsapp, maka saya harus menjadi perempuan pintar dalam memanfaatkan media sosial. Media sosial telah menjadi bagian sehari-hari, tetapi tetap saja harus bijak dalam menggunakannya. Ada banyak manfaat media sosial yang saya rasakan, di antaranya:

  1. Untuk bersosialisasi. Tak dapat diragukan lagi, namanya sendiri media sosial telah menunjukkan sebagai tempat untuk bersosialisasi. Kita bisa berkomunikasi dengan teman lama dan mendapatkan teman baru. Saya sendiri mendapat banyak teman baru melalui media sosial. Pertemanan dengan perempuan dari berbagai wilayah atau daerah di seluruh Nusantara, bahkan yang ada di luar negeri. Namun, tetap saja dalam pertemanan ini harus selektif dan memiliki etika berkomunikasi meski berada di dunia maya. Di sini, kita bisa memperbanyak networking atau jejaring, sehingga memiliki banyak teman.
  2. Catatan Harian. Media sosial bisa berfungsi sebagai buku diary. Masih ingat dulu, saya memenuhi berhalaman-halaman buku diary dengan catatan harian saya. Ketika ada media sosial, blog bisa menjadi salah satu tempat untuk mencatat keadaan sehari-hari tanpa mengumbar rahasia diri. Meskipun bisa menjadi media catatan harian, tetapi tetap saja harus menjaga privasi atau kerahasiaan diri, karena media sosial adalah ruang publik. Dalam menulis catatan harian, kita harus tetap memerhatikan bahwa media sosial tetaplah ruang publik, yang khalayak umum sedunia bisa membaca atau mengetahui yang kita tulis. Oleh karena itu, menulis catatan harian di sini bisa menuliskan keseharian yang bersifat umum. Kita bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat menuangkan ide atau gagasan yang terpikirkan oleh pikiran kita, sehingga membentuk catatan inovasi, insprasi dan kreasi.
  3. Hiburan. Media sosial bisa menjadi hiburan dengan berbagi cerita-cerita lucu atau gambar lucu. Saya sendiri sering keasikan membaca kumpulan cerita bodor berbahasa Sunda, dan akan ngakak tengah malam ketika melihat dan membaca meme (plesetan gambar). Di sini, kita sebagai perempuan bisa juga berkreasi dalam membuat hiburan, baik cerita, gambar, foto atau musik.
  4. Penyaluran hobi. Bagi yang memiliki kebiasaan menulis, maka menulis di media sosial sudah melebihi dari buku diary. Di sini saya juga bisa menyajikan berbagai tulisan dan foto hasil jepretan. Bagi yang hobi musik, bisa merekamnya dan mempublikasikannya di Youtube. Ada banyak hobi yang bisa dipublish di media sosial sebagai saluran hobi kita sehari-hari.
  5. Update informasi. Ketika membuka media sosial, seperti Twittter, ada banyak informasi terbaru yang saya dapatkan. Saya dapat mengetahui gempa dan skala richternya. Ada banyak kejadian yang kita ketahui secara cepat melalui media sosial. Meskipun begitu, kita harus tetap waspada dan hati-hati terhadap informasi yang kita dapatkan. Kita harus pintar dan bijak dalam mencerna informasi.
  6. Bantuan. Dengan media sosial, kita bisa meminta bantuan kepada teman-teman tentang masalah yang sedang kita hadapi, seperti tidak tahu rute jalan, maka lewat Facebook, Whatsapp dan Twitter bisa menanyakannya. Bisa juga kita menjadi pelantara yang mengabarkan akan seseorang yang sedang butuh bantuan.
  7. Menambah pengetahuan. Ada banyak teman media sosial yang memiliki kemampuan dan pengetahuan yang berbeda-beda, mereka sering berbagi ilmu, sehingga kita menjadi tambah pengetahuan.
  8. Berbagi informasi. Kita juga bisa berbagi informasi di media sosial akan hal yang kita ketahui. Tanpa kita sadari, bahwa apa yang kita ketahui, belum diketahui oleh oarang lain. Maka bebragi informasi di media sosial menjadi salah satu pemanfaatn media sosial.
  9. Mencari uang. Tak jarang timeline media sosial kita berseliweran iklan atau tulisan testimoni produk, maka media sosial telah menjadi media marketing digital bagi para pengusaha. Bagi yang ingin memulai bisnis, media sosial bisa menjadi salah satu market yang menjadi sasaran dari produk penjualannya.

Demikianlah, beberapa hal yang menunjukkan bahwa media sosial sangat bermanfaat bila kita pintar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Menjadi perempuan pintar dalam bermedia sosial, dengan tetap berpaku bahwa dalam menggunakannya harus memiliki kontrol, tidak sembarangan mengumbar diri di media sosial.

Perempuan Pintar dalam Bermedia Sosial

Untuk itu, dalam bermedia sosial, perempuan pintar akan memanfaatkan media sosial dengan bijak, di antaranya:

  1. Tidak menyebarkan berbagai data yang terlalu pribadi.
  2. Tidak meghujat atau mencela orang lain.
  3. Bijak menggunakan media sosial seperlunya.

Dalam menjaga privasi, pemerintah juga sudah menggulirkan regulasi adanya UU-ITE yang masih lentur sehingga bisa menyeret siapa saja. Oleh karena itu, yuk dengan bijak dan menjadi perempuan pintar dalam memanfaatkan media sosial.

Advertisements