Tags

Tiada yang tak ingin terkena sakit, tetapi seringkali sakit datang tanpa permisi dan tidak melihat usia. Ketika terkena sakit, baik yang sakit maupun keluarga yang sakit hendaknya memiliki pengetahuan akan gejala penyakit, pencegahan dan pengobatannya.

Dalam pemahaman akan hal tersebut, tak semua orang mengetahuinya. Maka, edukasi tentang kesehatan sangatlah penting, terutama bagi daerah-daerah terpencil dan perbatasan di Nusantara. Oleh karena itu, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia membuat program Nusantara Sehat dengan fokus tidak hanya pada kegiatan kuratif, tetapi juga promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa Cita.

Nusantara Sehat

Nusantara sehat merupakan sebuah harapan bahwa penduduk Nusantara hidup sehat dan sejahtera. Sebuah harapan yang Kementrian Kesehatan RI tetapkan dalam program Nusantara Sehat. Sebuah program penempatan tenaga kesehatan berbasis tim di daerah-daerah tertentu di Nusantara.
image

Nusantara Sehat menjadi salah satu program Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), yang pada periode 2015-2019 telah memfokuskan kebijakan pada penguatan pelayanan kesehatan primer, yaitu pembenahan infrastruktur, pembenahan fasilitas dan penguatan tenaga kesehatan.

Program Nusantara Sehat ini melibatkan anggota dengan berbagai jenis tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi dan tenaga kefarmasian.

Secara kajian, program Nusantara Sehat ini tidak diragukan hasil kajian distribusi tenaga kesehatan yang dilaksankaan oleh Kementrian Kesehatan pada tahun 2012, yang merekomendasikan penempatan tenaga kesehatan untuk daerah tertentu dengan bebasis tim. Maka, program Nusantara Sehat bersifat komprehensif.

Saya sendiri mengetahui Program Nusantara Sehat sejak tahun lalu pada salah satu acara gathering blogger akan Nusantara Sehat, yang saya tulis di sini. Sejak awal saya sudah tertarik ingin menjadi bagian Tim Nusantara Sehat sebagai kontribusi warga negara dalam bela negara. Namun sayang, saya bukan lulusan tenaga kesehatan, saya blogger sekaligus netizen.

Akan tetapi, beberapa hari lalu saya mendapat informasi dari Facebook Pak Anjar, sedang dibuka peluang bagi para blogger untuk turut berkunjung ke tempat Tim Nusantara Sehat daerah Batam. Saya menyadari bahwa tawaran ini peluang sekaligus tantangan bagi saya sebagai blogger dalam mengejawantahkan pemikiran saya dan mempraktikkannya ketika berada di lapangan. Walau saya belum pernah ke Batam, wilayah perbatasan Indonesia, saya sadari, ini bukan piknik, tetapi perjalanan dalam mengabdi dan berkontribusi pada negara melalui media sosial.

Dengan “bismillahirrahmanirrahim,” saya menyambut peluang ini dengan  bila mendapat kesempatan saya ikut Tim Nusantara Sehat, maka saya sebagai blogger telah memikirkan beberapa hal ketika blogger menjadi tim Nusantara Sehat.

Ketika Blogger Menjadi Tim Nusantara Sehat

logo nusantara sehat

 

  1. Sehat.

Tiada yang menginginkan sakit, oleh karena itu menjaga kesehatan sangat penting. Saya sendiri menjaga kesehatan dengan berpola makan sehat dan teratur. Kalau olahraga, saya sangat senang dengan jalan kaki. Di dalam tubuh yang sehat, ada jiwa yang kuat. Saya melihat sebagai satu paket kesehatan. Karena ketika seseorang sakit, motivasi kuat dari jiwanya untuk sembuh, maka tubuhnya pun insya Allah kuat. Dorongan motivasi dirilah yang menjadikan orang tersebut sehat dan kuat.

2. Memiliki pengetahuan tentang edukasi kesehatan.

Ketika menerapkan berpola hidup sehat, maka kita mengetahui pola hidup sehat. Iya, ketika kita ke lapangan Tim Nusantara Sehat, kita sendiri harus sehat dan mengetahui informasi kesehatan. Setidaknya pengetahuan dasar tentang kesehatan diri, keluarga dan lingkungan. Pengetahuan dan wawasan kesehatan ini sangat penting, selain sebagai tambahan rujukan di lapangan, terlebih dahulu kita memiliki pengetahuan dan wawasan kesehatan.

3. Mengetahui peta wilayah lapangan.

Mengetahui peta wilayah yang akan kita tuju sangatlah penting sebagai referensi perjalanan. Batam merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Singapura. Daerah ini terletak di Provinsi Kepulauan Riau. Berada di wilayah perbatasan Indonesia, maka Batam sebagai teras Indonesia.

Saya sendiri mengetahui Batam sebagai kota industri. Namun demikian, saya mencari referensi bahwa Batam berada pada kecamatan Belakang Padang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Perpaduan wilayah perbatasan dengan kota industri, saya semakin tertarik untuk mengetahui keadaan di sana.

4. Update Informasi.

Di era teknologi informasi sekarang ini, informasi bukan hanya mencari atau menerima, tetapi kita dapat memberi informasi kepada khalayak dengan baik dan benar. Hal ini saya sadari ketika mulai berbagi tulisan di media sosial, termasuk blog.

Berbagi informasi di media sosial tentunya harus tetap berdasarkan kaidah penulisan yang gamblang dan referensi yang jelas dan kredibel. Di sini, saya bukan hanya melihat dan mengamati, tetapi menginformasikannya dengan berpatokan pada kode etik peliputan, yaitu 5W+1H.

Demikianlah, beberapa yang saya pikirkan ketika blogger menjadi tim Nusantara Sehat.

Advertisements