Tags

, ,

Sering mendengar pepatah, gantungkan cita-cita di awan. Kali ini, bukan hanya cita-cita yang bisa disimpan di awan, tetapi semua data bisa kita simpan di awan, atau cloud.

Cloud, Sistem Penyimpanan Data

Cloud, istilah yang sering saya dengar tetapi belum saya kenal. Ketika bicara data, maka cloud pun menjadi tempat penyimpanan pavorit. Awalnya saya sendiri kurang begitu tahu tentang cloud. Beberapa teman menyarankan menyimpan data email atau media sosial di Cloud, biar tidak menghabiskan memori komputer. Saya sih yes aja biar disangka kekinian, padahal mah saya belum tahu tentang Cloud. Alhasil, saya penasaran dan coba telusuri dari berbagai data Mbah Google tentang cloud dan pusat data.

image

Cloud merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi pengguna. Kita sebagai pengguna bisa menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan untuk mengaksesnya.

Bagi para pengusaha yang bergerak di jaringan online, pusat data sangat penting untuk menyimpan data-data. Pusat data adalah fasilitas tempat yang digunakan untuk meletakkan sistem komputer beserta komponen-komponennya. Sistem ini meliputi sistem komunikasi dan sistem penyimpanan data.

Saya sendiri dalam berinternet tentunya menggunakan banyak data, dari mulai data bisnis sampai data pribadi. Semua biar terasa ringan di laptop atau smartphone, maka saya simpan aja di cloud. Selama ini sih biasanya di Google Drive.

Misalnya, ketika saya menggunakan android dengan aktivasi gmail, maka data beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya.

Saya hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo atau Google. Melalui sistem cloud, kita tidak memerlukan software dan memori atas data pada laptop atau android, yang terpenting terhubung dengan internet.

Cloud memiliki banyak manfaat, seperti sebagai penyimpanan data online, keamanan data, fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi, serta investasi jangka panjang.

Hal ini menjadi menarik, karena selama ini yang saya tahu hanya Google Drive, padahal ada banyak perusahaan IT yang mengembangkan cloud seperti Microsoft dan IBM. Hadir pula Indosat Ooredoo yang mulai mengembangkan IT Service.

IT Services Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo bersama anak perusahaannya Lintasarta mengembangkan IT service bekerjasama dengan IBM. Keduanya akan melakukan investasi dan msmbangun layanan solusi IT, command center, dan Security Operation Center (SOC) yang terintegrasi untuk melayani pelanggan sekaligus perusahaan dengan memonitor dan mengelola operasional IT mereka.
image

Pelanggan akan mendapat akses untuk secara solusi membangun bersama solusi berbasis data center, cloud, dan akses untuk tergabung dalam IBM cloud global. Oleh karena itu, kita akan mudah menyimpan data dengan berbasis cloud.

Kemitraan dengan IBM memiliki makna strategis, terutama bagi para pengusaha Indonesia yang ingin meningkatkan kemampuan IT dan memberi pelayanan IT terbaik. Demikian kata Alxander Rusli, Director & CEO Indosat Ooredoo.

Kerjasama yang ditandatangani pada hari Jumat, 11 Maret 2016, di Gedung Indosat, ini bagi saya menjadi berita gembira, karena adanya penguatan dalam penyimpanan data cloud dan kualitas vendor. Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. So, sekarang saatnya menyimpan data di cloud, biar memori tidak kepenuhan.

Advertisements