Tags

Pemuda harapan bangsa, pemimpin masa depan Indonesia. Gerak dan langkahnya mengejar cita dan citra, membentuk karakter masyarakat Indonesia di masa yang akan datang.

Fajar menyingsing seiring derap langkah kaki berlarian. Terdengar keras teriakan, maling… maling… Aku terbangun dan tertegun mendengar banyak suara langkah kaki dan suara  yang membentak-bentak.

Suara itu sangat dekat, karena berada di jalan gang kosan. Seorang laki-laki bertanya banyak hal, tentang kenapa bolak balik di depan rumah dan meloncat pagar rumah. Seabrek pertanyaan aku dengar dalam bauran suara ta’mir menjelang adzan Subuh.

Ada sepuluh orang yang berkeliaran malam itu. Satu per satu mereka ketemu oleh warga yang mencurigai mereka sejak semalam. Sampai fajar menyingsing, para pemuda tersebut dibawa ke kantor polisi.

“Apa yang kamu cari malam-malam di halaman rumah orang lain? Kenapa tidak menurut orangtuamu tinggal di rumah, bukannya jam 2 malam berkeliaran? Sekarang jadinya dibawa ke kantor polisi,” tanya seorang lelaki tua pada anak muda terakhir yang ditangkap warga.

Dari obrolan warga yang saya dengar, ada yang bilang mereka maling, ada juga yang kabur dari tawuran, dan ada juga yang bahas tentang superter bola. Fajar yang terang, seakan mengabarkan akan peran pentingnya karakter para pemuda Indonesia sebagai karakter bangsa.

Sumpah pemuda, kata sakti yang mengikat para pemuda dan pemudi Indonesia dalam memerdekakan negeri tercinta Indonesia. Tahun 1928, para pemuda dan pemudi Indonesia sadar akan pentingnya mereka dalam menegakkan kedaulatan bangsa, merdeka dari penjajahan.

Melihat fenomena remaja dan pemuda pemudi Indonesia sekarang ini, saya merasa sedih. Seakan sebagai diri belum sanggup membangun diri dalam karakter pribadi yang dapat membangun negeri.

Ingatan saya melayang pada Hos Tjokroaminoto, yang mendidik para pemuda dengan melahirkan para tokoh, seperti Sukarno. Sekarang, dibutuhkan para tokoh seperti Tjokroaminoto yang dapat membangun karakter para pemuda Indonesia menjadi sosok-sosok yang belajar dan pembelajar untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam tarikan takbir shalat Fajar, ada doa yang teriring bagi para remaja dan pemuda Indonesia, semoga tumbuh dan berkembang generasi penerus yang cinta damai dan sadar akan perbedaan kebinekatunggalikaan masyarakat Indonesia. Semoga dapat bekerja sama, saling mencintai dan menghormati antar sesama warga Indonesia, dan menyayangi semua makhluk penghuni bumi, termasuk mencintai lingkungan dan alam semesta. Aamiiin

Advertisements