Tags

,

Bagi yang berminat menempuh pendidikan dan penelitian di Jerman, pada hari Sabtu, 10 Oktober 2015, pukul 10.00 – 12.00 WIB, ada seminar, Studi dan Penelitian di Jerman, yang akan mengupas belajar sekaligus tips program beasiswa sekolah dan penelitian di Jerman. Acara ini bertempat di Ruang Auditorium, Museum Nasional, atau yang lebih kita kenal dengan Museum Gajah.
image

Tiada yang tidak mengenal Jerman sebagai negara yang terkenal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam bidang akademik, negara ini telah melahirkan banyak para ilmuwan dan teknokrat. Salah seorang teknokrat sekaligus negarawan yang sangat terkenal di Indonesia adalah BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3.

Hal tersebut menunjukkan kerjasama bilateral Indonesia-Jerman sudah berlangsung lama. Jalinan kerjasama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah menelurkan beberapa hasil karya, dan karya-karya terbaru dapat kita saksikan pada pameran Sains dan Teknologi Indonesia-Jerman di Museum Nasional atau yang dikenal dengan Museum Gajah.

Pameran yang berlangsung pada tanggal 5 sampai 15 Oktober 2015 ini bertema, Fostering Ideas, memperlihatkan gambaran kerjasama Indonesia-Jerman. Jerman ingin menunjukkan tentang sains dan penelitian dalam mewujudkan keunggulan ilmiah, inovasi, dan kesuksesan ekonomi. Pameran ini sebagai rangkaian dari perayaan Jerman Fest di Indonesia yang diadakan oleh Goethe Institut Indonesia bersama dengan Kedutaan Besar Jerman dan EKONID. Selain pameran sains dan teknologi, ada banyak acara yang berlangsung pada pameran tersebut, seperti seminar belajar di Jerman dan lokakarya hubungan bilateral Indonesia-Jerman.

image

Rabu, 7 Oktober 2015, saya berkesempatan mengikuti lokakarya kerjasama bilateral Indonesia-Jerman. Saya mendengarkan para nasumber yang memaparkan tentang perkembangan kerjasama Indonesia dan Jerman. Michael Rottmann, dari kedutaan Jerman, yang menjelaskan kerjasama Jerman pada ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah berlangsung lama. Kerja sama tersebut pada bidang penelitian keanekaragaman hayati, ilmu kelautan, kedokteran, dan lain-lain.

Dalam kerjasama ini, hadir pula perwakilan dari DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst German Academic Exchange Service), Muji Rahayu. Secara ringkas dan detail, Mbak Muji memaparkan tentang DAAD, yang membantu masyarakat Indonesia yang mencari informasi, konsultasi, persiapan dan pameran beasiswa pendidikan dan penelitian di Jerman.

Selanjutnya, Annina Lottermann, dari Deutsche Forschungsgemeinschaft Funding of Science in Germany, memaparkan tentang DFG yang membantu para peneliti dalam memdapaatkan funding bagi penelitian mereka. Lebih lanjut, Stefan Schwarze, dari Uni Gottingen, memaparkan proses penelitian dari mulai konsep, proposal, penelitian sampai pada hasilnya. Pemaparannya secara detail dan ringkas menyebutkan tahapan-tahapannya.

Pemateri berikutnya, Ida Bagus Narayana, yang menjelaskan tentang peran pentingnya kerjasama universitas dengan industri dalam penelitian. Kemudian, Monika Huber, memaparkan tentang perkembangan kerjasama dalam kesehatan dan pengobatan.

Menyimak para pemateri sekaligus tanya jawab dengan para peserta, telah menambah wawasan dan pengetahuan. Ada banyak penelitian yang telah diterapkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Kadang kita tidak menyadari bahwa peralatan yang sekarang kita nikmati merupakan hasil dari pendidikan dan penelitian yang mendalam.

image

Untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang sains dan teknologi, saya dan teman-teman blogger lainnya mengunjungi tempat pameran Sains dan Teknologi Indonesia-Jerman. Di sana, saya melihat langsung hasil karya para peneliti tersebut. Hal pertama saya lihat bagian simulasi stasiun tsunami dan gempa. Hasil kerjasama Indonesia-Jerman, sekarang Indonesia telah memiliki stasiun-stasiun yang mendeteksi tsunami dan gempa. Hasil dari deteksi tersebut akan terekap di BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), kemudian akan mengabarkannya kepada masyarakat Indonesia.

Selama ini saya memang sering memantau kabar gempa dari BMKG lewat media sosial. Kejadian-kejadian gempa yang terjadi di seluruh Indonesia bisa kita ketahui melalui media sosial BMKG yang selalu update kejadian. Stasiun-stasiun deteksi gempa ini sangat penting bagi Indonesia, karena luas dan keadaan alam Indonesia yang kepulauan dan gunung berapi.

Setelah puas melihat dan mendengar penjelasan tentang fungsi stasiun deteksi tsunami dan gempa, saya kemudian pertanian. Di sana saya melihat penampakan karet dan kelapa sawit. Iya, sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia sekarang ini seperti sedang ekspansi dari hutan lindung ke perkebunan karet dan kelapa sawit. Maka, dibutuhkan keseimbangan dalam mengelola hutan dan perkebunan agar sustainable atau berkelanjutan. Bagaimana pun, sumber daya alam Indonesia merupakan titipan yang akan diwariskan secara terus menerus pada anak keturunan kita.

Berikutnya, saya melihat ke bagian air dan laut. Di sini disajikan simulasi pemanfaatan air dan limbah yang mempengaruhi laut. Kehidupan laut sangat kaya, di antaranya ada terumbu karang. Laut yang bersih akan menghasilkan terumbu karang yang sehat. Saya pun diajak melihat-lihat keadaan dalam laut. Ternyata, kehidupan kita sehari-hari sangat berpengaruh pada kehidupan makhluk lainnya. Salah satunya dalam mengelola air, yang memengaruhi kehidupan makhluk bumi dan laut.

Dari sini saya berlanjut ke pesawat nasional Jerman, Lufthansa. Dengan menggunakan kacamata gaya, eh maksudnya kaca mata sejenis 3D, saya diajak jalan-jalan melihat pesawat Lufthansa, mulai dari parkiran sampai ke kabin pesawat.

Berkunjung ke pameran sains dan teknologi ini sangat bermanfaat. Banyak ilmu pengetahuan dan wawasan yang saya dapatkan. Selain itu, penyajian pameran yang tidak kaku, membuat saya merasa enjoy dan menikmati ketika menyerap ilmu pengetahuan yang dipaparkan oleh para narasumber. Dengan pameran ini menunjukkan bahwa karya-karya tersebut dihasilkan oleh tekad, interaksi, dan sinergi di bidah ilmiah, serta kerjasama independen antara pendidikan, sains dan bisnis.

Advertisements