Tags

, ,

Tanggung jawab sosial perusahaan atau lebih dikenal dengan istilah corporate social responsibility (CSR) telah menjadi  salah satu bagian penting dalam menjalankan bisnis perusahaan. Kegiatan yang bermula sebagai tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan dan keluarganya, kemudian berkembang terhadap masyarakat luas yang bersifat filantropi serta lingkungan.

Secara formal, pemerintah telah mengatur perusahaan untuk melaksanakan CSR, dengan ketetapan hukum undang-undang nomor 40 tahun 2007 pasal 74 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 47 tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas. Indti dari kedua pasal ini mewajibkan perusahaan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan, lalu melaporkannya dalam laporan tahunan dan dipertanggungjawabkan dalam RUPS.

Banyak perusahaan yang telah mengambil bagian dalam mengembangkan daerah sekitar dengan isu-isu sosial yang terjadi seiring dengan penetapan pemerintah yang mewajibkan program CSR melalui undang-undang. Menyadari bahwa perusahaan juga harus bergiat membangun good business ethic, good corporate governance dan good corporate citizenship, maka para perusahaan membentuk Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Adapun salah satu agenda tahunan dari CFCD adalah Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya. Pagelaran yang bekerja sama dengan Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya (Kemenko PMK) ini diumumkan pada hari Rabu, 29 Juli 2015 di Hotel Kartika Chandra.
image

Pagelaran ini awalnya bernama Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat Awards sudah diselenggarakan sejak tahun 2009, namun dengan adanya pemerintahan baru, tahun ini berganti nama menjadi Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Award 2015.

“Keberadaan company atau perusahaan di lingkungan akan membuat masyarakat kita mandiri, terutama mengembangkan masyarakat desa yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Perusahaan bukan hanya untuk award oriented, tetapi utk memenuhi tiga hal, yaitu good business ethic, good corporate governance dan good corporate citizenship.” Demikian kata Tri Harjono, Ketua CFCD.

Hadir pula Sugihartatmo, Sesko KPMK, yang menekankan bahwa koordinasi kementrian dengan swasta untuk menghasilkan masyarakat mandiri.
Gerakan desa yang didukung oleh semua institusi pemerintah, diharapkan pihak swasta dapat bekerja sama dgn memberikan kontribusi pada negara.
Corporate tidak boleh memberi rekening ke instansi pemerintah, yang ada sharing program dalam program CSR. Revolusi mental yang mendorong perubahan mental menjadi negara yang berdaulat mandiri dan berbudaya. Pembangunan desa semesta dan menyeluruh.

image

Ada 2 ketegori awards yang diperlombakan, yaitu 1) tipe partisipasi perusahaan/lembaga, dengan pencapaian 12 tujuan SDGs dari 17 SDGs yang diikuti oleh 96 perusahaan. 2) tipe kegiatan perseorangan, yang diikuti oleh 9 peserta.

Aqua Group sebagai salah satu peserta GPMB, mendapat 13 penghargaan gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya 2015. Ada 8 Platinum, 4 Glod dan 1 Silver. Tidak berlebihan bila Aqua Group dalam GPMB Award 2015 mendapatkan banyak penghargaan, Parmaningsih, Pimpinan Aqua Group, dalam press realeasenya mangatakan bahwa program yang mereka kembangkan selalu didahului oleh kajian kebutuhan masyarakat dengan memerhatikan program-program yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

3 AQUA GPMB Awards 2015

Adapun penghargaan GPMB Award 2015 yang didapatkan oleh Aqua Group pada program-program pemberdayaan sebagai berikut:

Penghargaan Platinum

  1. Program peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan di Kecamatan Polanhardjo, Kabupaten Klaten.
  2. Program kali bersih (Prokasih) dan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat di Desa Karanglo, Polan, Ploso, Keprabon, Wareng dan Margod, Kabupaten Klaten.
  3. Program kesehatan ibu dan anak (Posyandu) dii Kecamatan Polanhardjo, Kabupaten Klaten.
  4. Program sekolah lapang, pengendalian hawa wereng dan tikus dengan burung hantu di Desa Karanglo dan Ponggok, Kecamatan Polanhardjo dan Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.
  5. Program kampung sehat dan bersih (peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan di desa Ciburuy dan Cigombong, Kabupaten Bogor.
  6. Program koperasi bina usaha mandiri (Biru Mandiri) di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
  7. Program konservasi berbasis masyarakat di Desa Pancawati, Kabupaten Bogor.
  8. Program Asyung Lestari di Dusun Bukian, Desa Plaga, Jempanang, Desa Beloksiden, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Penghargaan Gold

  1. Program pengelolaan samah berbasis masyarakat di Cianjur.
  2. Program peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan di Dusun Kelok Battuang Jrong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.
  3. Program usaha ternak lebah madu di Desa Doulu Dalam dan Doulu Pasar, Kecamatan Brastagi dan Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
  4. Program koperasi tenaga kerja bongkar muat di Kabupaten Klaten.

Penghargaan Silver

  1. Program integrated community development (ICD) di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Tentunya, penghargaan ini bisa menjadi sebuah bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh pihak untuk mewujudkan komitmen bersama Millenium Development Goals (MDGs) menuju Sutainable Development Goals (SDGs).

Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR menjadi media yang turut dalam menyejahterakan masyatakat, menjaga budaya dan lingkungan.

Advertisements