Tak terasa sudah memasuki hari keenam bulan Ramadhan 1436 H. Dari tahun ke tahun, bulan Ramadhan selalu memberi kesan tersendiri bagi saya. Ramadhan menjadi perjalanan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt.

Ramadhan selalu menyajikan menu makan yang mengandung cita rasa, karena ketika berbuka dan sahur, sengaja menyiapkan makanan yang enak dan nikmat.

Ramadhan tahun ini saya memiliki target untuk mengkhatamkan Al-Qur’an beserta terjemahannya. Kenapa dengan terjemahannya? Karena ketika membaca biiar tahu arti dan maksud dari ayat tersebut.

Ide ini belum lama, baru beberapa hari lalu niat tersebut ada. Saya pun seperti mengebut meninggalkan ketertinggalan saya dalam membaca Al-Qur’an. Setiap saat saya membaca Al Qur’an terjemahan, sampai di bis atau KRL pun saya membacanya, padahal saya termasuk yang pusing kalau membaca di kendaraan. Tetapi, hal tersebut malah menjadi sekedar membaca saja. Tanpa memahami ayat demi ayat. Baiklah, saya pun mulai dengan mengikuti tips yang saya dapatkan dari salah seorang teman di group WA.

Jadwal tilawah atau membaca Al Quran bisa dengan beberapa tahapan berikut:

1. Satu kali khatam selama bulan Ramadhan, maka jadwal tilawahnya, bisa dengan jadwal shalat membaca per halaman atau membaca per juz setiap hari.

a. Jumlah halaman: Subuh membaca 4 halaman, Zhuhur membaca 4 halaman, Ashar membaca 4 halaman, Maghrib membaca 4 halaman, dan Isya membaca 4 halaman.

b. Juz. Setiap hari membaca satu juz selama bulan Ramadhan.

2. Dua kali khatam selama bulan Ramadhan, maka jadwal tilawahnya, Subuh membaca 8 halaman, Zhuhur membaca 8 halaman, Ashar membaca 8 halaman, Maghrib membaca 8 halaman, dan Isya membaca 8 halaman.

3. Tiga kali khatam selama bulan Ramadhan, maka jadwal tilawahnya, Subuh membaca 12 halaman, Zhuhur membaca 12 halaman, Ashar membaca 12 halaman, Maghrib membaca 12 halaman, dan Isya membaca 12 halaman.

4. Seminggu sekali selama bulan Ramadhan, maka jadwal tilawahnya bisa jumlah halaman dan jumlah surah.

a. Jumlah halaman: Subuh membaca 10 halaman, Zhuhur membaca 10 halaman, Ashar membaca 10 halaman, Maghrib membaca 7 halaman, Isya membaca 20 halaman dan sahur 30 halaman.

b. Jumlah surah: Sabtu membaca surah Al Baqarah sampai Ali Imran, Ahad membaca surah Ali Imran sampai Al Maidah, Senin membaca Al An’am sampai At Taubah, Selasa membaca surah Yunus sampai An Nahl, Rabu membaca surah Al Isra sampai An Nur, Kamis membaca surah Al Furqan sampai Saba dan Fatir, Jum’at membaca surah Yasin sampai Al Hadid, Sabtu membaca surah Al Mujadilah sampai An Naas.

5. Setiap hari khatam selama bulan Ramadhan, maka jadwal tilawahnya, Subuh membaca 100 halaman, Zhuhur membaca 90 halaman, Ashar membaca 50 halaman, Maghrib membaca 80 halaman, Isya membaca 180 halaman dan sahur 100 halaman. 

Ramadhan tahun ini dapat lebih tertib dan teratur dalam membaca Al Qur’an sehingga bisa khatam selama bulan Ramadhan. Saya pun memilih poin pertama, dengan membaca 4 halaman setiap kali shalat wajib. Sebelumnya untuk mengejar ketinggalan, saya sempat membaca 8 halaman setiap shalat, lalu setelah tiga hari menjadi 4 halaman. Waktu membacanya fleksibel, bisa sesudah shalat atau sebelum shalat.

Demikianlah, semoga bulan Ramadhan 1436 ini saya mendapat ampunan dan hikmah. Dan dengan posting tulisan, saya mendapat berkah uang sejuta dari blogdetik. šŸ™‚

 

Advertisements