Tak terasa sudah ketiga kalinya dengan sekarang saya mengikuti #Ngablogburit bulan Ramadhan. Alhamddulillah, segala syukur terhatur kepada Allah swt yang masih memberi saya kesempatan menikmati perjalanan hidup pada bulan Ramadhan. Ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah dan berkah. Bagi saya sendiri, bulan ini menjadi bulan saatnya untuk intropeksi diri atau muhasabah sekaligus tafakur atas segala kekuasaan dan kemahabesaran Allah Swt.

Bergulirnya waktu, bergeraknya keadaan menjadi tanda bahwa manusia hanya makhluk dan hamba semata. Semua yang terjadi atas kehendak Allah swt. Laa haula wala quwwata ila billah (tidak ada daya dan kekuatan selain atas kehendak Allah swt).

Ramadhan menjadi momen untuk mengamati setiap gerak pikir dan langkah, melihat kembali kepada diri sendiri atas perjalanan hidup. Kembali untuk melihat dan mengetahui akan diri, sebagaimana yang tertuang dalam hadis, man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu (Barangsiapa yang mengenal diri, maka dia telah mengenal Tuhannya).

Dalam pengenalan diri, manusia yang tidak lepas dari sifat kelupaan dan kekhilafan sebagaimana hadis, al insanu ma’alul khatha wa nisyaan (manusia itu tempat salah dan lupa), maka menulis atau mencatat setiap hikmah perjalanan menjadi salah satu hal untuk mengingatkan dari lupa.

Ketika Blogdetik kembali menghadirkan NgaBLOGburit bulan Ramadhan, maka saya sangat berterima kasih kepada Blogdetik yang telah mengadakan Ngablogburit pada bulan Ramadhan. Meskipun ini memasuki tahun ketiga pada bulan Ramadhan saya mengikuti Ngablogburit dan belum pernah menang, tetapi saya sangat senang karena sudah mengikutinya. Dalam mengikuti Ngablogburit pada bulan Ramadhan, yaitu:

1. Dapat memanfaatkan waktu ngabuburit dengan menulis blog. Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya merupakan hal penting bagi setiap muslim. Bahkan, secara tegas dalam surah Al-Ashr, Allah bersumpah demi waktu Ashar. Dan manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan beramal saleh, serta orang-orang yang saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Sungguh jelas betapa pentingnya memanfaatkan waktu untuk ngeblogburit, menulis dengan sebaik-baiknya. Dari sini saya mengambil hikmahnya untuk terus menulis hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi yang lainnya.

2. Melatih Menulis. Dengan diadakannya ngaBlogburit, saya mendapat hikmah untuk latihan menulis. Setiap hari menulis, tentunya akan melatih kemampuan saya dalam menuangkan ide atau pemikiran pada tulisan. Ada yang bilang, ala bisa karena biasa. Begitu pula dengan menulis, Ngablogburit ini menjadi tempat latihan saya menulis.

3. Mendapat hadiah. Tidak dapat dipungkiri, kompetisi NgaBlogburit ini memicu untuk terus dapat memperbaiki tulisan menjadi lebih baik. Tentunya, hadiah dari Blogdetik dangat diharapkan, tetapi menjadi hadiah tersendiri bagi saya ketika saya dapat menuliskan pelajaran-pelajaran hidup menjadi hikmah hidup yang lebih baik di masa yang akan datang.

Demikianlah, ada banyak alasan untuk ngablogburit pada bulan Ramadhan di Blogdetik, dan selama mengikuti ngablogburit tersebut, saya mendapatkan 3 hikmah hidup selama ngablogburit Ramadhan di Blogdetik. Dengan adanya ngablogburit tahun ini, semoga saya dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Terima kasih

Advertisements