Ketika mentari terlihat merah merona di balik ketinggian gedung di ujung sang lembayung, langkah kaki Aini semakin cepat seakan ingin mengejar matahari.

“Apa yang terjadi?” Kata Aini menatap sang bintang pagi. Bersinar dalam sepi, tapi cahayanya menebus setiap pemilik hati.

“Aku bukan bagian misi ini, Aini. Jangan kau ganggu keluarga Kami,” terdengar suara datar di ujung telepon seluler.

“Kenapa mesti dengan jalan seperti ini, pengetahuanku dan pengetahuanmu berbeda dalam kurun waktu. Seperti Bayu Aji dan Saga Sakti.

Aini menatap kembali jalan yang sudah tak berumput lagi. Kenapa semua jadi Gemini?

Advertisements