Tags

, ,

Ahad, 10 Mei 2015, saya berkesempatan ke Kota Kasablanka. Mall terlihat ramai dengan para pengunjungnya. Saya tertarik dengan mengunjungi salah satu panggung yang ramai, dan terpampang tulisan, Jakarta Marketing Week 2015.

image

Jakarta Marketing Week 2015 diadakan oleh MarkPlus.Inc. Kegiatan ini sebagai sebuah sarana networking dan pengetahuan. Tidak hanya itu, dapat juga menghubungkan para marketing dengan artis, bisnis, dan pemerintah. Selama tujuh hari berturut-turut, mulai dari tanggal 6 – 12 Mei 2015, akan hadir berbagai kegiatan sharing dari para tokoh pebisnis, yang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Selama seminggu tersebut akan mendapatkan berbagai acara hiburan gratis.

image

Sore ini, panggung utama dipenuhi oleh muda mudi yang tampan dan cantik. Mereka berpakaian batik rapi dan elegan. Saya sempat duduk bersama mereka di bangku penonton, kemudian berjalan menelusuri arena Jakarta Marketing Weeks 2015.

Di Area Mozaik Walk, di antara deretan stand, milik Creativity Zone Blibli.com, ada panggung mini sedang mengadakan talkshow dengan tema, “Cerdas Berbudaya dan Bermanfaat bersama Abang None Jakarta.” Dengan dipandu oleh MC, Danar Gumilar dan Astri Ovie. Hadir sebagai pembicara, Bang Zul dan Non Vina sebagai Abang None Jakarta 2914, Bang Nana sebagai Ketua Ikatan Abang None Jakarta (IANTA), Maudy Kusnaedi sebagai None Jakarta 1993 sekaligus pembina Teater Abang None Jakarta, Bang Cucu sebagai Abang Jakarta 1995 sekaligus perwakilan Dinas Pariwisata DKI Jakarta, dan Pak Hermawan Kertajaya dari MarkPlus Inc sekaligus juri Abang None Jakarta.

Wuih, ada artis dan Abang None. Saya pun turut serta menyimak talkshow yang membahas Abang None Jakarta serta kiprahnya. Mereka turut andil di Jakarta Marketing Weeks 2015 sebagai promosi Abang None Jakarta yang akan masuk final bulan Juni besok sekaligus seni budaya Betawi.

Ternyata, muda mudi tampan dan cantik di depan itu adalah para finalis Abang None Jakarta 2015. Di antara mereka, ada yang tampil dengan seni dan tari di panggung. Saya yang penyuka tarian tradisional, senang melihat gerak lincah mereka.

Dari talkshow tersebut, saya menjadi tahu bahwa Ikatan Abang None Jakarta memiliki komunitas-komunitas sebagai wadah hobi dan keahlian Abang None.

Seni dan tari menjadi bagian dari Teater Abang None. Salah satu komunitas yang konsen dengan seni dan budaya Betawi. Tahun 2009, Teater Abang None berhasil menampilkan teater dengan tema, “Cinta Dasima.” Itulah awal pertunjukkan yang memanggil para Abang None pecinta seni dan budaya Betawi untuk turut serta dalam Teater Abang None. Demikian kata Moudy Koesnadi, None Jakarta 1993 dan Pembina Teater Abang None.

Tahun ini, tepatnya 24 dan 25 Oktober 2015, Teater Abang None akan menampilkan pertunjukkan, temanya, “Jawara! Langgam Hati dari Marunda.” Waaah, saya kebayang adu silat dalam pertunjukkan ini. Dari judulnya sudah jelas akan menampilkan pertunjukkan silat khas Betawi. Nggak sabar saya ingin melihat langsung pertunjukannya.

image

Setelah mendengar pengalaman dan menambah wawasan tentang Abang None Jakarta, saya kembali ke panggung utama yang isinya para finalis Abang None 2015. Saya menyaksikan tarian para finalis, perpaduan tari tradisional dan modern. Sangat menarik dan cukup memikat perhatian penonton. Bagi yang tertarik ingin mengetahui lebih jelasnya tentang Teater Abang None Jakarta, bisa dilihat di http://www.teaterabnon.com, twitter @TeaterAbnon dan instagram @TeaterAbnon.

Advertisements