Tak terbayangkan ketika tiga brand ambassador So Klin berkumpul. Ketiganya hadir dengan talenta-talenta yang mumpuni. Mereka adalah Titiek Puspa, Indy Barends dan Rina Node.

image

Kamis, 7 Mei 2015, bertempat di Atrium Laguna Central Park Jakarta, ketiganya bercerita dan memberi tips tentang pengalamannya dalam hal mencuci dan merawat pakaian pada acara House of So Klin yang diadakan pada tanggal 5-10 Mei 2015.

Titiek Puspa menjadi brand ambassador sejak tahun 1996-2007, Indy Barends menjadi brand ambassador So Klin Liquid, dan  Rina Nose menjadi brand ambassador So Klin All in One.

Seru dan menarik mendengar ketiga bercerita dan berceloteh tentang pengalaman mereka. Awal tahun 90-an, So Klin mengusung tagline, “So Klin is the best.” Setelah bertahun-tahun, tagline berubah ke tagline, “So Klin 3 in I, kemudian berubah dengan tagline, “So Klin Power.”

image

Dalam pengembangan tersebut, ada tiga kata kunci yang selalu ada pada iklan So Klin, yaitu membersihkan pakaian dari kotoran, menjaga serat pakaian hingga serat terdalam, dan menjaga pakaian tetap cerah.

Tahun 2000, So Klin tampil dengan teknologi tinggi dan formula baru yang dapat mengubah tenaga surya menjadi oksigen aktif. Tahun 2003, So Klin mulai memikirkan packeging development. Dengan menampilkan So Klin Smart, lalu So Klin Automatic, dan So Klin Bio Matic tahun 2006. Selanjutnya, tahun 2007, So Klin menghadirkan So Klin Softergent.

Sekarang, So Klin tampil dengan formula anti bacterial, dapat membunuh kuman dan bakteri pada pakaian. Dengan tampilan produk So Klin Higienis.

So Klin Higinis sebagai solusi dari pakaian yang berkuman. Kuman pada pakaian tanpa kita sadari dapat menimbulkan bau yang tak sedap dan dapat menjadi mediator kuman di sekelilingnya. Pada setiap lembar kain, ada 400.000 kuman jenis aspergillus yang mengancam kesehatan. Demikian kata Joanna Elizabeth Samuel, Product Manager So Klin Fabric.

Adapun tips yang diberikan oleh ketiga brand ambassador So Klin dan Joanna, saya rangkum sebagai berikut:
1. Memisahkan pakaian kotor. Pakaian yang kotor sekali, kotor, dan sedikit kotor dipisahkan cara merendamnya.

2. Cukup sebentar saja dalam merendam pakaian yang menggunakan ditergen. Bila tidak menggunakan ditergen, maksimal 1 jam perendaman.

3. Pakaian yang berbahan halus dan bagus, pakaian langsung dikucek sebentar saja tanpa direndam.

4. Pakaian anak-anak dipisahkan secara khusus kadar kekotoranya, kemudian direndam dengan So Klin Liquid yang berguna untuk menjaga serat kain dan menghaluskan pakaian.

5. Ketika musim hujan, sebaiknya menggunakan So Klin Higines. Ini karena seringkali pakaian tidak terjemur kering, maka So Klin Higinis menanggulangi bau apek dan bakteri.

Demikianlah inovasi dan kreasi perusahaan So Klin dalam mengembangkan bisnisnya. Selaras dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, So Klin berusaha tetap hadir di tempat cuci warga Indonesia.

Advertisements