Tags

,

Kemajuan teknologi komunikasi telah menggiring pada pengembangan ilmu pengetahuan dan wawasan melalui media internet, termasuk dalam bidang hukum. Salah satu website yang membahas tentang hukum adalah hukum online dan Hukumpedia. Seringkali kita mendengar kalau bicara hukum, maka itu bicara pengadilan dan keadilan. Pada dasarnya, adanya hukum untuk melindungi setiap warga negara. Undang-undang dibuat untuk pengaturan masyarakat dan segenap penduduk Indonesia. Pembuatan undang-undang dengan seperangkat hukum yang terkandung di dalamnya. Namun, masih banyak yang awam tentang hukum. Padahal, bicara hukum, maka itu bicara tentang kita.

Awalnya, saya pun demikian, tidak memerhatikan keterkaitan hukum dengan kehidupan sehari-hari, saya menyimak hukum bila mendengar adanya kasus, tanpa tahu sendiri peraturan dan perundang-undangannya. Ada denda dan hukuman. Dengan penjabaran pasal-pasal serta istilah-istilah hukum yang membuat saya mumet tidak mengerti.

Ketika saya tertarik pada salah satu kasus hukum waris, saya menemukan website hukum online dan Hukumpedia. Kedua website ini tampil menarik dan mudah dipahami oleh orang awam seperti saya. Pada hukumonline, dibahas berbagai macam kasus dan studi hukum yang langsung diasuh oleh redaktur hukum online.
kumpedialogoweb
Berbeda ketika membuka website Hukumpedia, di sini kita bisa berkontribusi bicara hukum. Menulis kehidupan sehari-hari yang berkaitan tentang peraturan dan norma. Karena kalau bicara peraturan, maka biasanya akan muncul sanksi dan hukuman.

Pada dasarnya, kita memiliki keterkaitan dengan hukum. Misalnya, ketika akan pergi kerja, bagi pengendara motor, jangan lupa bawa helm untuk keselamatan. Bila tidak mengikuti peraturan lalu lintas, maka akan kena tilang karena melakukan pelanggaran. Dari sini, sebagai pengendara motor, mengetahui tata tertib berkendaraan sangat penting.

Contoh lainnya adalah sampah. Membuang sampah bukan pada tempatnya, ternyata itu melanggar hukum. Hal demikian, seperti sepele dan berada dalam kehidupan sehari-hari, tetapi bila tidak mengikuti aturan dan tata tertib, maka ada sanksi dan hukumnya.

Untuk lebih asik menulis tentang hukum, maka kita bisa mendaftar dan turut berpartisipasi dalam menuliskan tentang hukum. Ada 4 tahapan dalam mendaftar di Hukumpedia, yaitu registrasi, aktifasi email, verifikasi akun, dan melengkapi data diri. Setelah melalui empat tahapan tersebut, kita bisa menulis di Hukumpedia. Mudah bukan? Saya sudah daftar, bagaimana dengan Anda?

Hukumpedia tampil dengan aspirasi masyarakat yang berbicara tentang hukum. Ada sepuluh kategori yang tampil pada menu Hukumpedia, yaitu pidana, bisnis dan ekonomi, kenegaraan, kekayaan intelektual, pembangunan dan kerjasama internasional, hak asasi manusia dan humanitarian, sumber daya agraria, humaniora, telekomunikasi dan teknologi, serta karir dan prosesi hukum.

Tidak hanya itu, Hukumpedia juga menayangkan artikel terbaru dan terhangat. Sajian tulisan-tulisan ini hadir dengan dimoderatori oleh admin Hukumpedia. Kita bisa saling mengenal dan bertegur sapa di antara komen tulisan. Dari saling mengomentari ini akan lahir keakraban dan pertemanan sesama anggota. Untuk memotivasi penulisan, ada peringkat keanggotaan, yaitu dengan tahapan tamu, pemula, penulis, pegiat, peneliti, pemikir, dan penasehat.

Ada juga lencana yang diberikan oleh Hukumpedia kepada para anggotanya, yaitu lencana pengakuan dan lencana penghargaan. Sangat menarik bukan? Hal ini akan semakin seru dan mendorong para anggota untuk terus berkarya.

Advertisements