Tags

, , ,

Pulau Bidadari berada di Kepulauan Seribu, masih termasuk pada wilayah Provonsi DKI Jakarta. Sering saya mendengar tentang Pulau Bidadari, namanya yang eksotis menggambarkan kecantikan. Pulau yang cantik dan eksotis. Alhamdulillah, tak disangka saya mendapatkan kesempatan untuk berkunjung dan menjelajah Pulau Bidadari berkat Viva.co.id yang bekerjasama dengan PT. Seabreez Indonesia mengadakan One Day Trip Pulau Seribu. Ternyata, berwisata ke Pulau Bidadari sangat menyenangkan. Ada lima alasan yang menyebabkan saya terpukau dengan pulau ini, bagaimana dengan teman-teman? image

Kamis, 16 April 2015, selepas Subuh saya sudah bersiap berangkat. Saya naik angkot arah Cawang, karena berniat naik Transjakarta ke Ancol, rute PGC – Ancol. Bisa juga naik Transjakarta dari Kampung Melayu. Namun sayang, ketika masuk jalan Kalimalang, angkot berhenti dan tersendat macet. Melihat jam masih jam 06.00 pagi, saya masih santai karena jarak ke Cawang cukup dekat. Tetapi angkot tidak bergerak sampai jam 06.30 WIB, saya pun berpikir bahwa tidak mungkin sampai Cawang jam 07.00 sedangkan jam segitu saya masih aja daerah Borobudur padahal janjian di Marina jam 08.00 WIB. Maka, saya pun turun dan mencari ojek arah Stasiun Klender. Berdasarkan petunjuk teman, saya naik KRL dan turun di Stasiun Kampung Bandan. Dari sana saya naik Transjakarta untuk masuk ke pintu Ancol. Ternyata, memang dekat sekali Stasiun Kampung Bandan ke Ancol, perjalanan hanya satu halte. Naik dari halte bis Transjkarta Pademangan yang letaknya memang di depan Mall Mangga Dua.

Di Marina sudah hadir teman Blogger lainnya. Ada keceriaan dan kegembiraan, serta ada selfie sebagai bukti telah mengikuti one day trip Pulau Bidadari. Hal yang sebagian teman khawatirkan tentang mabok laut, alhamdulillah dapat dilewati. Perahu yang kami naiki adalah perahu dengan kondisi yang bagus, ada musik, diiringi tour guide, kursi yang empuk dengan keamaan yang nyaman, dan yang jelas setiap penumpang telah mendapatkan asuransi kendaraan.

Hanya berperahu 20 menit dari Marina, Ancol, kami sudah sampai di Pulau Bidadari. Wow… pulau yang indah dengan fasilitas yang mewah. Setelah sejenak beristirahat melepas lelah, kami diajak keliling pulau. Dari sini saya menyimpulkan lima alasan kenapa kita harus berwisata ke Pulau Bidadari. Belum lagi dengan penjelasan pada saat talkshow dari Bapak Agus Rochiyardi sebagai Presiden PT. Seabreez Indonesia. Beliau memaparkan perkembangan pariwisata di Indonesia, termasuk bagaimana dalam mengelola dan mengembangkan wisata Indonesia. Dalam perkembangan wisata Indonesia, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan para pengembang wisata.

Untuk pengembangan wisata, Viva.co.id turut serta dalam mempromosikan setiap objek wisata. Dengan media agrigatornya Vivalog, menerima tulisan dari para Blogger. Viva.co.id. sudah menyiapkan sistem dan server terbaik untuk mempermudah dalam penyampaian pesan Blogger. Demikian kata Maryadi, Chief Editor Viva.co.id.

Pulau Bidadari sebagai tempat wisata menyediakan paket-paket wisata. Fasilitas dan wahana yang tersedia menjadikan Pulau Bidadari sangat mudah dan nyaman untuk dikunjungi. Demikian kata Ibu Andi Asteryna, Marketing PT. Seabreez.

Dari penjelasan dan hasil keliling pulau, saya mendapatkan lima alasan untuk berkunjung ke Pulau Seribu, yaitu:
image

1. Lumba-lumba
Lumba-lumba adalah binatang yang lucu dan cerdas. Saya menyukai lumba-lumba, bahkan berkeinginan punya boneka lumba-lumba. Untuk kesehatan, lumba-lumba bisa menjadi media terapi bagi penderta autis karena gelombang senor yang dipancarkan dapat merangsang saraf-saraf tubuh bila dilakukan secaa intensif. Yang jelas, saya memang suka lumba-lumba.

Dengan memilih paket Swim with Dolphin atau Feeding Dolphin, kita bisa melihat dan berinteraksi dengan lumba-lumba. Lumba-lumba ini memiliki jadwal makan, makan pagi atau sarapan sekitar jam 09.00-09.30, makan siang pukul 13.30-14.00, dan makan sore pukul 16.30-17.00 WIB. Pada jam makan tersebutlah kita bisa melihat lumba-lumba. saya sekali, karena kemaren datangnya di luar jam makan, saya hanya melihat lumba-lumba dari kejauhan.

2. Benteng Martello
image

Benteng yang dibuat oleh Belanda ini masih berdiri cukup gagah meski sudah diterjang ombak dan badai. Benteng menara pengawas atau Martello ini dibangun pada tahun 1849. Bentuk bangunannya lingkaran, lantainya bertingkat, dan di sekelilingnya terdapat jendela besar. Saat berkeliling, tourguide menanyakan tempat masuknya, karena sampai sekarang, pintu masuk benteng masih misteri.
image

Serangan dari Britania Raya sekitar tahun 1800 M yang melatarbelakangi pembangunan benteng ini. Pada tahun 1803, Belanda kembali menguasai pulau ini lalu membangunnya sejak tahun 1827 dengan pekerjanya melibatkan Tionghoa dan para tahanan. Di benteng ini pernah ditemukan adanya gudang penyimpan amunisi.

3. Labirin Bidadari
Labirin Bidadari sebagai lintasan untuk melewati hutan lindung. Pohon merupakan sumber mata air. Meskipun berada di kepulauan, air di pulau ini ketika saya wudhu tidak berlendir ataupun asin. Adanya pohon-pohon besar yang mengisi pulau ini, tidak berlebihan bila pulau ini memiliki sumber air bersih. Memelihara pohon dan alam sekitar menjadi hal penting dalam berkehidupan. Bukan hanya pohon bakau yang berderet, pohon-pohon besar masih terdapat di pulau ini.

4. Daur ulang Sampah
Hal menarik lainnya adalah daur ulang sampah. Di pulau ini, setiap sampah dapat dimanfaatkan menjadi kasesoris yang menarik. Kita juga dapat melihat dan turut serta dalam proses daur ulang sampah.

image

5. Pulau Bidadari
Saya menyebut Pulau Bidadari sendiri sebagai alasan saya untuk berkunjung ke pulau ini. Kenapa pulau ini dinamakan Pulau Bidadari. Setelah mendengarkan tourguide dan ngubrek Om Google, bahwa penyebutan Pulau Bidadari ini berasal orang-orang Belanda yang menyebut pulau ini dengan Purmered. Nama Bidadari mulai dikenal sampai sekarang. Belanda menjadikan pulau ini sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

Banyak temuan sejarah di tempat ini, seperti angkur besi, ubin, dan batu andesit. Bahkan, ada bak air yang fungsinya diperkirakan sebagai pengatur debit air.

Jelaslah, bahwa pulau ini mengandung nilai sejarah. Unsur eksotiks dan sejarah menyatu pada Pulau Bidadari. Tidak berlebihan bila pulau ini akan menjadi pulau wisata heritage, sebagai wisata sejarah dalam memperkenalkan sejarah sekaligus alam Indonesia.
image

Dengan fasilitas resort, restoran, dan hiburan lainnya seperti banana boat menjadi daya tarik tersendiri. Kita bisa rekreasi sambil mendalami sejarah. Untuk informasi lebih jelas tentang paket dan harga wisata bisa dilihat di websitenya, http://www.pulaubidadariecoresort.com dan twitter @bidadaripulau. Itu lima alasan saya untuk berkunjung kembali ke Pulau Bidadari, bagaimana dengan Anda?

http://log.viva.co.id/iframe

http://news.viva.co.id/iframe/kabarterbaru

Advertisements