Tari adalah ekapresi diri dalam gerak dan langkah yang diiringi oleh irama dan nada. Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak suku bangsa dan budaya, tentunya mempunyai seni dan tari yang beraneka warna. Ada banyak tarian daerah, tapi sudahkah kita mengetahui semua tarian daerah tersebut?

Hari ini, Ahad, 12 April 2015, saya menyaksikan aneka tarian tradisional yang ditampilkan oleh anak-anak dan remaja. Mereka berusia lima tahun ke atas. Anak-anak dan remaja ini bergerak dan meliuk seiring irama musik daerah yang terlantun dari pangeras suara.

Gerak kaki dan tangan bukan hanya soal keindahan, tetapi tarian merupakan release dari semua hal yang ada di dalam raganya. Sebuah perjalanan dalam menghadapi suatu keadaan.

Setiap tarian mencerminkan budaya daerah yang diwakilinya. Hadir pada saat itu yang ditarikan oleh anak-anak adalah tarian dari daerah Betawi, Sunda, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Banjar dan tarian dari berbagai daerah.

Mengenalkan tarian sejak dini pada anak-anak seperti mengenalkan budaya daerah Indonesia pada mereka. Namun demikian, anak-anak juga harus mengetahui sejarah atau filosofi lahirnya tarian tersebut, sehingga dapat menjiwainya dalam setiap gerakan. Saya pun menjadi penasaran akan filosofi setiap gerak tarian ataupun makna dari tarian tersebut. Mungkin akan ditulis selanjutnya…:)

Advertisements