Sajak Jalan

Hidup dengan menjalankan perjalanan yang sudah ditetapkan. Berjalan dengan keinginan Tuhan. Lalu bagaimana dengan keinginanku sendiri, bukankah aku ada bagian dari keinginan Tuhan.

Pernyataan yang berat sekaligus ringan. Tetapi itu yang menjadi titik poin dalam membentuk posisi dan superposisi.
Keadaan diri berada dalam level yang belum diketahui, yang memaknai dalam kehidupan dan perjalanan. Kadang ada yang berkata bahwa posisi kita di bumi, lalu geser dari posisi ke superposisi.

Seperti keadaan yang berbeda, dalam jeda waktu yang beda. Begitu yang berada dalam ketetapan. Setelah semua dalam titik yang ada, seperti keadaan yang sesungguhnya.

Bahasan dalam perjalanan, tak ada yang tahu dengan hal tersebut. Secara utuh, itu berada dalam suara yang tidak diketahui.

Cerita ketika melihat dalam sudut pandang dan persepsi yang berbeda, ada yang seperti itu dalam setiap kejadian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: