Tags

Teh Javana sajikan teh rasa khas Indonesia. Minum teh sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Di keluarga saya sendiri, setiap pagi dan sore hari kami menyeduh teh di teko yang khusus sebagai tempat minum teh.

Kebiasaan keluarga kami, minum teh pada pagi dan sore hari. Kami minum dalam seduhan langsung tanpa menggunakan gula. Memang, di daerah Sunda, kebiasaannya minum teh tawar.
Rasa teh yang pekat menjadi khas sebagai aroma pembawa nikmat. Sajian teh ini seringkali ditambah dengan gorengan atau rebusan.

Meminum teh bukan hanya pada saat pagi atau sore saja, sajian teh digunakan ketika kedatangan tamu. Sajian teh manis sebagai bentuk penghargaan pribumi atau yang punya rumah kepada para tamu.

Setelah makan, maka minumnya pun tidak lepas dari minum air teh tawar hangat. Betapa kentalnya masyarakat Indonesia dengan tradisi minum teh. Tidak berlebihan bila kebiasaan teh sudah sangat lekat dengan masyarakat Indonesia, karena keberadaa teh di Indonesia kurang lebih sudah 200 tahun. Demikian kata Ibu Ratna Sumantri, Dewan Teh Indonesia, pada acara peluncuran Teh Javana.

Teh yang bermula dari daerah China, sekitar 5000 tahun lalu, kemudian berkembang ke Jepang, Eropa dan negara lainnya. Setiap negara memiliki tradisi sendiri saat minum teh.

Tradisi minum teh ini yang membuat Belanda, yang kontur tanah di negaranya tidak memungkinkan untuk menanam teh, mereka menanam teh di Indonesia. Mereka terus menerus mencoba penanaman teh di Indonesia. Alhasil, Indonesia menjadi penghasil teh di dunia.

Teh Indonesia memiliki ciri khas tertentu, di antaranya kepekatan dan kekentalan rasa teh hitam, serta warnanya coklat kemerahan,  sesuai dengan tanah Indonesia. Teh ini sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Rabu, 14 Januari 2015, bertempat di Lounge XXI Plaza Senayan, Wings Food, perusahaan produsen makanan dan minuman kemasan meluncurkan Teh Javana. Teh Javana bereferensi pada teh Indonesia, baik rasa ataupun aromanya.

Kebiasaan masyarakat Indonesia meminum teh, maka Wings Food membidiknya sebagai target pemasaran Teh Javana. Teh yang dibuat dari kualitas ekspor ini menawarkan teh Indonesia. Demikian kata Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages Wings Food.

Peluncuran teh ini dihadiri oleh media mainstream dan digital. Pemandu acara oleh Indri Barens, dengan narasumber Bu Ratna Sumantri dari Dewan Teh Indonesia, Bapak Aristo dari Wings Food dan Tohpati dari seniman.

Dengan mengusung teh Indonesia, maka Wings Food mengadakan kampanye manaIndonesiamu. Kampanye yang dimulai sejak Desember 2014 ini dapat dilihat di instagram @manaIndonesiamu.

Dengan harga Rp.3000, kita dapat menikmati Teh Javana yang berciri khas Indonesia. Aroma melati sebagai kekhasan teh Jawa. Maka, dengan adanya kemasan Teh Javana ini, dapat menjadi pilihan dalam meminum teh di mana saja dan kapan saja. Selamat minum teh… 🙂

Advertisements