Kenapa kau lepas rindu pada sang waktu
Sedang waktu bertalu dengan irama yang sudah tentu
Jangan lepaskan pandanganmu
Sekar dalam bayang menghalangi perjalanan dulu
Jika kau ulang dengan merindu, bukan Aku yang kau temukan itu
Hanya aku yang tak pernah puas dalam batas saru
Bagian rindu mengoyakmu
Rintihan pilu menjaringmu
Serpihan itu bukan untuk merandu
Sendu telah kau habiskan tanpa malu
Merobek ikatan dalam setiap helai benang rindu
Jejak aku sudah cukup membuatmu kembali tak menentu
Apakah akan kau ulangi untuk terus mengaku-aku…
Ah, itu aku…
Bukan aku
Tapi batu
Wallahu’alam

Advertisements