Tags

,

Revolusi Telko atau telekomunikasi sangat penting. Perkembangan teknologi komunikasi yang melaju pesat memang sangat menyenangkan, tetapi sekaligus dapat membuat mengkhawatirkan. Kenapa demikian?

Kemajuan teknologi komunikasi telah memperkenalkan internet sebagai media komunikasi lintas wilayah dan negara. Internet bak new age yang memperkenalkan dunia baru yang canggih dan terkoneksi lintas linimasa. Internet seperti media ajaib yang membuat kagum semua orang yang bersentuhan dengannya.

Internet telah mengenalkan media sosial sebagai daya tarik dalam berinteraksi satu dengan lainnya. Mc Luhan, ahli komunikasi menyebut media sosial sebagai global village. Secara interaksi, media sosial telah membentuk perkampungan baru lintas batas wilayah. Ada banyak media sosial yang anggotanya tumbuh pesat di Indonesia, seperti Facebook, Twitter, instagram, blog, dan Path. Pada perkembangan selanjutnya, komunikasi pun berlanjut data massenger, seperti massanger Facebook, whatsapp, Line, BBM, dan Twitter.

Banyaknya animo masyarakat terhadap internet, tidak heran bila perusahaan telekomunikasi mendapat keuntungan yang luar biasa. Kebiasaan komunikasi yang beralih dari sms dan telephone ke data massenger telah memberikan peluang pada perusahaan telekomunikasi untuk mengembangkan layanannya pada data massenger.

Berawal dari 2G, 3G, kemudian sekarang sudah mulai hadir 4G LTE, sebuah layanan untuk perkembangan komunikasi yang lebih cepat. Namun, apakah para perusahaan telekomunikasi ini telah memuaskan para pelanggannya?

Senin, 22 Desember 2014, para netizen berdiskusi tentang internet dan layanan telekomunikasi. Untuk saat ini, internet telah menjadi hal yang penting dalam berkehidupan. Ada yang memisalkan internet sebagai nyawa kedua.

Memang tidak dipungkiri bahwa internet sudah menjadi tempat mencari nafkah sekaligus gaya hidup. Banyak perusahaan yang memilih promosi dan iklan melalui media internet. Tidak hanya itu, dalam percaturan politik, internet memiliki peran penting dalam keberhasilan pemilihan.

Dalam berkomunikasi, saat ini banyak yang memilih data massanger seperti whatsapp, Line atau BBM. Walau tidak dipungkiri kalau sms atau telephone masih ada yang menggunakannya. Melihat fenomena tersebut, tidak heran bila ada yang menyebut internet sebagai nyawa kedua.

Diskusi semakin seru ketika banyak yang mengeluhkan akan layanan dari para pengusaha telekomunikasi. Layanan paket yang ditawarkan, dan terutama pelayanan komunikasi atau custemer service dari para operator telephone yang banyak mengecewakan.

Layanan paket data yang ditawarkan dengan memilah-milah jumlah kuota, disinyalir telah mengubah pola hidup pelanggan dalam berinternet. Kemudian dengan pelayanan keluhan yang membuat ribet pengadu sehingga pelanggan banyak yang memilih diam atau pasrah saja. Ada juga yang bersikap prontal dengan menegur kasar para custemer service operator telekomunikasi.

Memang miris bila melihat fenomena yang didiskusikan. Maka, dari hal tersebut digagas #Revolusi Telko sebagai bentuk pembelaan bagi para konsumen. Untuk selanjutnya diajukan wacana akan peran konsumen dalam memilih apa yang diinginkannya tanpa ada ketentuan jam kuota. Tentunya, hal tersebut tidak lepas dari pelayanan yang baik dan memuaskan dari para pengusaha telekomunikasi.

Dari diskusi tersebut, ada beberapa hal yang menjadi titik poinnya. Pertama, perusahaan telekomunikasi harus memberi  ketentuan atau syarat penggunaan paket data dengan jelas dan konsisten. Kedua, para pelanggan harus memahami akan syarat dan ketentua dari kesepakatan yang ditetapkan. Ketiga, para pengusaha telekomunikasi harus lebih meningkatkan pelayanan custemer service kepada para pelanggan. Keempat, penambahan sekaligus perbaikan infrastruktur telekomunikasi sehingga semua warga Indonesia dapat menikmati layanan internet.

Semoga dengan #RevolusiTelko, semua warga Indonesia dapat menikmati internet dengan lancar dan cepat.

Advertisements