Tags

,

Seorang sahabat arsitek pernah bilang bahwa yang dibangun dalam gambar adalah komunikasi antara arsitek (sebagai konsultan estetika dengan memenuhi kebutuhan dan kemauan klien) pada pihak lain yang terkait (konsultan terkait (struktur, listrik, sanitasi,  pemborong, dll).

Suatu penjabaran mengenai hal yang menggambar dan membangun, semuanya membutuhkan komunikasi efektif untuk mewujud dalam sebuah gedung. Sinar Mas Land sebagai perusahaan properti yang telah berkiprah lebih dari 40 tahun dalam pengembangan properti di Indonesia memahami hal tersebut. Sinar Mas Land mencari dan memilih bibit-bibit muda arsitek dalam sayembara arsitek 2014.

Arsitek muda hadir membangun negeri. Dengan segala inspirasi dan imajinasi pembangunan, para arsitek muda ini mengejar mimpi dengan berkompetisi meraih prestasi, menggembleng jiwa kreatif, dan memicu semangat untuk berkarya. Belum sebulan negeri tercinta ini memperingati sumpah pemuda, ikrar setiap pemuda Indonesia untuk mencintai ibu pertiwi. Semangat pemuda adalah permata Indonesia. Pemuda pemudi sebagai harapan bangsa. Dari tangan-tangan merekalah Indonesia masa depan digenggam. Ketika semangat pemuda tersalurkan dalam kompetisi, maka wujud karya hadir dalam membangun negeri.

Sinar Mas Land selama ini terkenal dengan proyek-proyeknya yang luar biasa, di antaranya pengembang kota mandiri paling berhasil melalui BSD City Development, pelopor dalam pengembangan konsep klaster resedential seperti Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata. Kemudian pelopor/pioneer pengembangan proyek inovatif strata mall atau Trade Center (ITC).

Keberhasilan-keberhasilan tersebut, Sinar Mas Land sayembarakan dalam kategori kompetisi Sinar Mas Land Young Architect Cimpetition 2014. Tiga kategori teersebut adalah Master Plan, Residential, dan Commercial.

Sayembara yang berlangsung selama empat bulan ini, dari 24 Juni 2014 sampai 20 November 2014 telah menghasilkan 9 juara tim dengan tiga juara dari masing-masing kategori tersebut. Sinar Mas Land mensosialisasikan sayembara ini di empat kota, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Hadiah yang diperebutkan adalah uang Rp.100 juta bagi pemenang pertama, Rp.75 juta bagi pemenang kedua, dan Rp.50 juta bagi pemenang ketiga.

Penilaian lomba melibatkan tim dewan juri yang piawai di bidangnya, yaitu Budi Sukada (praktisi sekaligus akademisi yang mahir di bidang masterplan), Gregorius Supie Yolodi (arsitek professional Ikatan Arsitek Indonesia-IAI), Ir. Alexander Sastrawan MSP (Universitas Parahyangan), Ardi Jahya (praktisi IAI), Budiman Hendropurnomo (praktisi IAI), serta Sofian Sibarani Sat, MUUD (praktisi AECOM). Dibantu juga oleh para profesional dari manajemen Sinar Mas Land.

Sabtu, 22 November 2014, Sinar Mas Land mengumumkan para pemenang SMLYAC 2014. Bertempat di studio Metro TV yang akan disiarkan pada hari Jum’at, 5 Desember 2014, pukul 19.30-20.00 WIB. Dengan MC Choky Sitohang dan Cathy Sharon, dimeriahkan oleh penampilan Maliq & D’Essentials.

Peserta yang mengikuti sayembara SMLYAC 2014 karya desain arsitekturnya tidak kalah dengan karya para profesional. Demikian kata Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land dalam sambutannya. Sinar Mas Land sangat senang dengan antusiasme para peserta sekaligus bangga karena dapat memberi kesempatan kepada calon-calon arsitek terbaik negeri untuk berkarya dan mengembangkan kemampuan mereka secara kreatif untuk membangun negeri. Lanjut Ishak Chandra, dalam sambutan penganugerahan pemenang SMLYAC 2014.

Berikut adalah nama para pemenang Sinar Mas Land Young Architect Cimpetition 2014 yang lahir dari berbagai perguruan tinggi  Indonesia. Untuk kategori Master Plan, pemenang pertama Tim Patriot Negeri dari Institut Teknologi Bandung, kedua diraih tim Evan Kriswandi dari Universitas Pelita Harapan, dan ketiga oleh tim Indra Prasasto dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).

Kemudian kategori Residential, pemenang pertama tim Estevantra Sunandirjaya dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), kedua oleh tim Raynaldo Theodora dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), dan ketiga oleh tim Ephraem Joseph dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).

Selanjutnya, kategori commercial yang pemenang pertamanya tim Raynaldo Theodora dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), kedua tim Dio Guna Putra dari Universitas Indonesia (UI), dan ketiga oleh tim Adrian Immanuel dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).

Selamat bagi para pemenang, dan bagi para peserta lomba yang belum menang, tetap semangat dan terus berkarya. Dengan mengikuti acara ini, saya merasa bangga dengan generasi muda yang terus semangat dan berkarya. Menginspirasi untuk terus berbuat yang lebih baik, dan terbaik. 🙂

Advertisements