Tags

,

Penjualan online tanpa iklan bukan hal yang mustahil ternyata. Media sosial menjadi salah satu media alternatif dalam penjualan online. Rabu, 11 Juni 2014, saya mengikuti seminar tentang penjualan online tanpa iklan. Tema seminar yang sangat menarik bagi saya yang memang ingin memiliki bisnis atau usaha sendiri. Seminar yang dihadiri oleh para pengusaha ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Julianto dan Riyeke Ustadiyanti.

Secara teknis, Julianto, praktisi Google Plus memaparkan manfaat Google plus dan teknik sharing jualan di Google Plus. Belum lagi dengan pemaparan tips dan trik dalam beriklan di Google Plus.

Seminar yang bertempat di Gedung Indosat ini juga menghadirkan dari Marketing Indosat yang diwakilkan oleh Enang, untuk berbagi tentang penjualan online.

Pembicara selanjutnya, Riyeke Ustadiyanto, seorang Guru SEO Indonesia, memaparkan tentang pentingnya reputasi bisnis yang kita lakukan. Riyeke menjelaskan cara membangun repurtasi secara online, tentu dengan tip-tipnya.

Dari seminar ini, saya mendapatkan berbagai tips dalam penjualan online, terutama dalam menggunakan Google Plus. Penjualan dan review produk secara online ini menjadikan saya teringat dengan teori marketing public relations yang dipelopori oleh Thomas M. Harris (1993) dalam bukunya, The Marketer’s Guide to Public Relations, yang mengemukakan bahwa MPR merupakan proses dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program yang mendorong minat beli serta kepuasan konsumen melalui penyampaian informasi dan kesan yang meyakinkan dalam usaha memperlihatkan bahwa perusahaan dan produk-produknya sesuai dengan kebutuhan, keinginan, kepentingan, dan minat konsumen.

Advertisements