Tags

,

Sepuluh tahun lebih saya tinggal di daerah Jakarta, Ibukota Negara Indonesia. Bermula dari menuntut ilmu, kemudian berlanjut dengan mencari nafkah. Selain ibukota Negara, Jakarta merupakan pusat bisnis Indonesia. Kecepatan dan kreatifitas menjadi modal dalam menghadapi kompetisi bisnis. Berkembangnya aktivitas bisnis yang ditunjang juga oleh kemajuan teknologi, secara jelas menggiring pada tataran gaya hidup (lifestyle) masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi ini telah banyak membantu dan merubah gaya hidup. Aktivitas saya sebagai mahasiswa, blogger dan editor serasa sangat penting untuk selalu membawa notebook. Beban tugas kuliah yang serasa berat, akan terbantu dengan notebook yang bisa dibawa ke perpustakaan dan kampus. Saya dapat mencatat aktivitas kelas kuliah dan mengerjakan tugas-tugasnya secara langsung di perpustakaan.

Sebagai editor dan penulis, notebook merupakan alat penting bagi pekerjaan saya. Semua data bisa saya simpan dan bawa kemana-mana dengan notebook. Belum lagi dengan hobi saya yang suka jalan-jalan, menelusuri wisata kuliner dan sejarah, saya sangat membutuhkan notebook yang ringan dan tipis. Ini karena saya sering merangkumnya dalam tulisan dan diposting ke blog. Suatu kebahagiaan tersendiri ketika dapat berbagi dan bercerita dengan teman yang lainnya. Maka, saya sangat senang bila mendapat undangan acara dari KEB. Tidak hanya mendapat ilmu, tetapi dapat berbagi dengan yang lainnya.

Rasanya baru kemarin saya berkutat dengan komputer PC, sekarang ini sudah punya laptop pun masih terasa berat. Saya teringat ketika awal berada di Jakarta, tahun 2000, bila mengerjakan tugas, maka saya akan pergi ke rental komputer. Saat itu, untuk menyimpan data, saya menggunakan disket. Kepingan segi empat, dengan aneka warna yang menarik.

Akhir masa kuliah, dunia maya sudah dimulai. Semua informasi dapat diketahui dari sana, bahkan ketika menulis satu kata yang ingin kita cari, maka informasi langsung keluar berkenaan dengan kata tersebut. Dalam proses administrasi, surat menyurat dan pengiriman data mulai terasa mudah dengan cara mengirimkannya lewat email. Jalinan komunikasi pun mulai terjalin memalui milis, kemudian ke chatting. Dunia maya terus bergerak dan berkembang. Media sosial tumbuh bak jamur di musim penghujan, menjadi wadah untuk saling terhubung dan berbagi (sharing and connecting). Tidak berlebihan bila McLuhan menyebutnya dengan global village.

Bukan hanya dunia maya yang terus melaju, teknologi informatika pun terus berkembang. Di penghujung kuliah, saya sudah tidak menggunakan disket, tetapi sudah memiliki flash disk untuk menyimpan data skripsi.

Komputer PC pun mulai beralih ke notebook atau sering disebut laptop. Memang sampai sekarang PC masih digunakan, terutama di pekantoran. Jeroan komputer (software dan hardware) pun terus meningkat dengan berbagai toolsyang serasa semakin mudah dan nyaman digunakan.    

Acer itu Lebih Tipis dan Ringan

Banyaknya aktivitas saya dengan dunia tulis menulis dan kerapnya berada di jalan (mobile), sehingga saya membutuhkan notebook yang tipis dan ringan. Dan seperti pada tulisan sebelumnya, bukan hanya saya, banyak orang membutuhkan notebook ringan, termasuk Uwa saya.

Dalam tulisan sebelumnya di sini, saya telah memaparkan tentang Acer AspireE1 Series. Sebuah terobosan dan inovasi dari Acer untuk memenuhi kebutuhan sekarang ini.

Untuk ketipisannya, bisa kita lihat pada gambar berikut:

Dari gambar tersebut, terlihat jelas perbedaannya, Acer lebih tipis sampai 30%.

Ketipisan Acer AspireE1-432 yang 30% lebih tipis dari notebook konvensional.

Bukan hanya ketipisan dan keringanan, Acer Aspire E1menampilkan warna yang elegan, Piano Black dan Silky Silver.

Untuk Aspire E1-432 ada desain pattern bintang-bintang yang dinamakan Starry Swirls pada casing dan keyboardnya, sehingga notebook ini terlihat semakin cantik.

Dengan demikian, kita tidak perlu lagi merasa berat atau kerepotan membawa notebokk jika kita memiliki notebook Acer AsipireE1 Series.


*Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis”

 

Advertisements