Tags

, ,

Keliling dunia bukan hal yang mustahil. Setiap orang dapat melakukannya, asal punya uang hehehe. Sejak lama saya ingin keliling dunia, mengikuti jejak leluhur kita yang berlayar sampai ke Madagaskar. Setidaknya saya ingin berkeliling ASEAN, napak tilas wilayah Nusantara pada masa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Mengenal dan memahami ragam budaya mereka, dan menikmati keindahan alam, ciptaan Sang Maha Kuasa.
Berkeliling dunia ternyata bukan hanya modal uang dan kenekatan seperti jaman dulu, tetapi sekarang ini harus tertib administrasi, seperti harus ada paspor dan visa. Karena kalau tidak ada keduanya, jangan harap bisa masuk ke negara tujuan.
Paspor adalah dokumen identitas kita untuk perjalanan, sedangkan visa adalah ijin dari negara tujuan kepada kita. Visa ini biasanya secarik kertas atau stiker yang ditempel pada salah satu atau dua halaman paspor.  Pembuatan visa ini ternyata agak sedikit ribet, ada tahapan-tahapan tertentu seperti mengisi  formulir, melampirkan syarat kelengkapan, wawancara, dan yang jelas biaya pembuatannya.
Alhamdulillah, sekarang ini ASEAN sudah menerapkan bebas visa, jadi kita bisa berkunjung ke Negara ASEAN tanpa harus membuat visa. Namun tidak demikian dengan Negara Myanmar, salah satu warga baru ASEAN, kita tetap harus membuat visa bila kita berkunjung ke sana. Mungkin ada banyak pertimbangan dari pemerintah Myanmar untuk menerbitkan visa pada warga ASEAN. Tentunya ini agak mengganjal, tetapi kita juga harus tetap menghormati keputusan pemerintah Myanmar. Semoga suatu hari nanti kita bisa berkunjung ke Myanmar dengan bebas visa. Dan bila Anda seorang traveller, visa bukanlah suatu masalah untuk melakukan kunjungan ke Myanmar.

 

Advertisements