Sepuluh hari telah berlalu. Tak terasa sudah 10 postingan yang sudah saya rutinkan tiap hari.

Dari sepuluh postingan itu, hanya sekali saya mengetik dan mempostingnya lewat komputer PC, sisanya menggunakan hape.

Tulisan yang saya tulis kebanyakan tulisan ringan yang bercerita kisah keseharian dan fiksi.

Menulis dari hape gampang-gampang susah, tetasa berbeda dengan menggunakan PC komputet ataupun laptop.

Hal yang saya suka menulis dengan menggunakan hape adalah kita bisa menulis ketika di kendaraan dan tidak mesti duduk, bisa menulis sambil berbaring.

Hal yang tidak menyenangkan menulis dengan hape adalah ketika menulis tiba-tiba tidak ada sinyal. Tulisan kita pun bisa hilang. Tentunya berbeda bila di komputer, kita bisa menulis di world terlebih dahulu sebelum diposting.

Kedua, kita tidak bisa menulis tulisan berat karena terbatasnya googling, apalagi saya yang biasa menulis dengan Opera Mini.

Ketiga, Hurufnya yang kecil-kecil, sehingga seringkali terjadi typo penulisan. Maka, sebelum diposting lebih baik tulisan dilihat kembali.

Keempat, keterbatasan sinyal, seringkali tulisan tidak bisa diperkuat dengan gambar. Selain itu, proses uploadnya pun terasa lama.

Kelima, ada beberapa fasilitas ngeblog yang terlihat di komputer, tetapi tidak nampak di hape. Termasuk dalam mengkopi tulisan, link ataupun banner. Saya melakukannya semaksimal mungkin. Awalnya dalam mengkopi link saya kesulitan, tapi karena tiap hari ngeblog, lama-lama sudah terbiasa dan mudah.

Bila banyak kekurangannya, kenapa masih menulis dan memposting tulisan dengan hape?

Memang tidak mudah untuk memutuskan ngeblog dengan hape, tapi ada keterbatasan-keterbatasan yang mau ataupun tidak, saya ngeblog dengan hape.

Dengan demikian, kesibukan dan alat bukan masalah dalam belajar ngeblog, karena kita bisa menulis waktu dan tempat mana saja asalkan kita mau. Yuk, ngeblog! Walaupun dengan hape.

Advertisements