Setiap kali pulang ke rumah saudara, selalu saja menonton sinetron Kian Santang. Tidak pernah terlewat untuk menontonnya sekalipun terlewat, ia akan mencari tahu episode yang tertinggal.

Kebiasaan saudara saya menonton acara ini, saya pun terbawa turut menonton acara tersebut.

Kian Siantang adalah sosok yang melegenda dalam sejarah Sunda. Kisahnya turun temurun menjadi legenda bagi warga Sunda.

Kian Santang sering terdengar, tapi banyak yang tidak tahu sejarahnya. Ada banyak versi mengenai kisah Kian Santang, apalagi berkenaan dengan bapaknya, Prabu Siliwangi.

Karena terbiasa menonton, saya tertarik akan sejarah Kian Santang itu sendiri, apakah Kian Santang ini sejarah, mitos atau legenda? Tentunya penelusuran ini menjadi riset dalam menapak jejak karuhun.

Sinetron Kian Santang menjadi titik awal keingin tahuan akan sejarahnya. Ada tambahan pengetahuan mengenai sejarah, walau kadang bingung dalam salah satu episodenya ada Putri Salju.

Ini menjadi titik menyesal saya akan sinetron ini. Ketika sinetron sejarah berbaur dengan imajinasi penulis skenario, seperti Putri Salju.

Membingungkan dan menjadi yakin, bahwa penyinetronan Kian Santang penuh imajinasi.

Mungkin ini untuk memanjangkan sinetron yang memang banyak ratingnya, sehingga cerita pun terus diperpanjang sampai Putri Salju muncul di daerah yang tidak bersalju hehehehe…

Memang, film-film sejarah Indonesia masih dihitung dengan jari. Namun demikian, dalam memfilmkan tokoh, harus diperhatikan sejarahnya sehingga tidak mengaburkan penonton pada sejarah leluhurnya.

Advertisements