Haiiiiii… beberapa hari lagi kita lebaran, tak terasa ya sebentar lagi kita berpisah dengan Ramadhan.

Ramadhan itu suatu bulan yang sangat indah, mudah-mudahan di pengujung Ramadhan kita dapat menjalankan ibadah dengan lebih maksimal.
Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar… Laa ilaha ilallahuwallahu akbar… Allahu akbar walillahilham…
Gema takbir di sepenjuru negeri seperti kata-kata perpisahan sekaligus penyambutan bulan baru. Takbir adalah ungkapan kemahabesaran Allah yang telah mengantarkan kita bertemu dengan Ramadhan dan dapat melaluinya sehingga tiba Idul Fitri. Semua yang terjadi atas kemahabesaran Allah… perpisahan, pertemuan, mengantarkan kita untuk terus berjalan menapaki ketetapan Allah.
Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar… Laa ilahailallah wallahu akbar… Allahu akbar walilahilham…
Ya Allah, sujud syukur hamba kepada-Mu. Semua amal dan ibadah hamba atas kehendak-Mu. Sungguh Engkau Maha Besar dan Kuasa.

Lirih takbir terus terucap dalam diam dan gerak, sampai bertemu dengan shalat sunah Idul Fitri.

Ya Rabb… tak ada yang hamba syukuri selain semua kehidupan yang telah Engkau beri.

Selepas shalat sunah Idul Fitri, disusul dengan khutbah Id yang seringkali ustadz mengingatkan akan langkah-langkah manusia untuk kembali kepada Allah swt.

Selepas Shalat Id, biasanya kami bersalaman dan mohon saling memaafkan.

Saling memaafkan inilah momen terindah di hari lebaran. Tak ada benci atau marah, semua melebur dalam maaf.

Terkadang orang mengabaikan saling memaafkan ini, padahal inilah poin penting manusia, khalifah di muka bumi.

Sebagai makhluk sosial, beda paham dan pendapat pasti terjadi. Maka, kelapangan dan keluasan hati untuk saling memaafkan yang akan membawa damai di bumi.

Advertisements